chapter 22

4.1K 309 30
                                        

Off terus mengejar suaminya yg sedang marah. "Ayolah babe,aku benar-benar tidak tau tentang semua ini,semuanya perbuatan Brightwin dan new".ucap off memeluk tubuh kecil suaminya.

"Lagian kenapa kau sangat marah gun,Mew itu suaminya kita tidak bisa melarang keduanya untuk tidak saling bertemu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Lagian kenapa kau sangat marah gun,Mew itu suaminya kita tidak bisa melarang keduanya untuk tidak saling bertemu..".sambung off lalu mengelus kepala gun lembut.

"Apa kau tidak ingat apa yg dilakukan Mew terakhir kali,aku takut jika dia menyakiti Gulf lagi, bagaimana jika Mew menyakiti bayinya papii,,.". Jawab gun menangis.

"Kau tau seberapa besar cinta Mew pada Gulf,dia tidak mungkin menyakiti orang yg paling ia cintai apalagi Gulf sedang hamil...".

"Hngh...hikss .. hikss...".

Off makin mengeratkan pelukannya tak tega melihat bayi kesayangannya menangis.

"Ini semua kesalahan kalian...". Marah off pada Brightwin dan new yg kini berdiri dibelakangnya.

"Maafkan aku phi,aku kasihan pada p'Gulf dia sangat merindukan P'Mew". Ucap win menyesal.

"Aku juga minta maaf phi, bagaimana pun aku ingin Gulf mendapatkan dukungan dari suaminya,dan aku berharap pertemuan keduanya bisa membuat kondisi Gulf membaik".
Sambung bright lalu memeluk pinggang win.

"Apa pertemuan Mew dan Gulf bisa membuat kondisinya membaik...?". Tanya gun dari celah tubuh off yg sedang memeluknya erat.

"Aku memeriksa Gulf beberapa kali dan memang tidak ada masalah padanya,aku rasa pendarahannya terjadi karena kondisi psikis nya yg terganggu,dia mungkin terlihat baik-baik saja diluar, tapi dihatinya dia pasti sangat tertekan". Jawab bright panjang lebar.

Gun hanya bisa mengangguk, mencoba mengerti lalu pergi bersama suaminya.
..........

Bright menuju ke ruangannya, diikuti win dibelakangnya,ia membaringkan kepalanya ke pundak win yg sedang duduk di sofa.

Bright menuju ke ruangannya, diikuti win dibelakangnya,ia membaringkan kepalanya ke pundak win yg sedang duduk di sofa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Apa kau lelah phi...? kalau gitu ayo kita pulang ..".

"Tidak bisa win,aku harus memeriksa keadaan Gulf malam ini,baru bisa pulang".jawab bright masih menyender manja pada suaminya.

DOMINAN BABY (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang