Belum sempat Off dan bright menjawab Mew justru jatuh pingsan beruntung ada Gun dan New yg berdiri di belakangnya.
Off dan bright pun panik melihat temannya itu pingsan, Off memanggil salah satu perawat yg ada disitu dan meminta membawakan brankar untuknya.
"Mew... ". Panggil off sambil memeriksa keadaannya yg terbaring lemas di ruang rawat.
Tidak ada respon dari pria itu, "phi haruskah kita melakukan pemeriksaan lebih lanjut..?". Tanya bright pada seniornya.
"Tidak perlu, dia hanya kelelahan, biarkan saja dia istirahat..".
"Lalu bagaimana dengan Gulf..?".
Off hanya bisa membuang nafas kasar dan tidak menjawab.
..................
Setelah 2 hari Mew mulai sadarkan diri, pria itu terlihat lemah menatap kearah New yg berada disitu.
"New...". Panggilnya lirih.
"P'Mew, kau sudah bangun sebentar na.. aku panggilkan dokter dulu..". Ucapnya berlari pergi meninggalkan kamar.
Mew berusaha membangunkan tubuhnya yg lemah dan berjalan keluar kamar, ia ingin mencari keberadaan istrinya. "Dimana pasien bernama Gulf...". Tanyanya pada seorang perawat yg sedang berjaga.
"Pasien atas nama Gulf sudah dibawa pulang oleh keluarganya untuk di makamkan...".
Mata Mew seketika membulat, "apa katamu, apa kau sudah gila.. tidak mungkin istriku meninggal, dia baik-baik saja saat aku terakhir kali melihatnya.. bagaimana bisa dia pergi meninggalkanku sendiri..". Teriaknya menangis histeris sambil mencengkram kerah baju perawat itu penuh amarah.
Staff lain pun berusaha membantu untuk melerai Mew dan perawat itu.
Tak lama Mew terduduk lemas sambil menangis tangannya tak mampu lagi mencengkeram dan terasa sangat lemas.
"Gulf...Hua... jangan tinggalkan aku....hu...". Tangis Mew, masih duduk dilantai rumah sakit, ia menangis histeris hingga membuat para pengunjung yg datang pun beramai-ramai menatap kearahnya ikut merasa sedih.
"Phi Mew...!!". Panggil Win berjongkok dihadapan nya.
Mew langsung memeluk tubuh adik iparnya. "Bagaimana bisa Gulf pergi meninggalkan ku sendiri Win..?".
"Jangan menangis na ..". Ucap win mengelus punggung Mew mencoba untuk menenangkannya.
Tak lama Off dan Bright pun datang berlari menghampiri keduanya. "Kenapa kalian berdua menangis disini...?". Tanya bright.
"Hikss ...phi Mew.... Mengira... Hiksss.... p'Gulf pergi meninggalkannya ..hiksss...". Jawab win.
"OOOHhh...". Jawab off dan bright bersamaan.
Seketika Mew pun melepaskan pelukannya dan menatap Win. "Gulf tidak meninggalkan ku...?dia masih hidup..?".
Win mengangguk. "p'Gulf ada di ruang rawat phi...".
Mew menghapus air matanya kasar, lalu menunjuk kearah perawat tadi yg masih berdiri didepannya. "Dia bilang Gulf dibawa keluarganya untuk di makamkan..".
"Tapi tadi memang ada pasien atas nama Gulf traipipatanapong yg meninggal...". Jawabnya.
Mew berdiri dan mencengkeram lagi bajunya.. "Apa kau tidak mengenalku...?aku pemilik rumah sakit ini, istriku bernama Gulf kanawut...kau bekerja disini seharusnya tau siapa istriku jika tidak ingin di pecat...!". Marah Mew.
"Maaf tuan..".
Ia pun melepas cengkraman nya dan langsung menuju ke ruang rawat gulf diikuti off, bright dan Win.
KAMU SEDANG MEMBACA
DOMINAN BABY (END)
RomansaKelanjutan kisah cinta Mew dan Gulf setelah pernikahan.apakah anak mereka akan setampan Daddynya atau secantik papanya....
