Halo guys curhat dikit dong.. Entah aku yg lagi baperan atau gimana aku sendiri juga nggak tau.
aku ngerasa makin kesini tuh readerku makin nambah setiap chapter, tapi kenapa yg komen justru makin ngilang ya...?
Aku jadi mikir apa story' ini jadi ngebosenin karena udah tembus 50 chapter lebih.
😞😞😞😞
Gulf menatap ketiga orang yg ada didepannya penuh tanda tanya, tak lama ia menangis hingga membuat suami dan kedua temannya itu panik.
"Apa aku tidak normal phi..? Bagaimana bisa aku hamil dan melahirkan...hikss..?". Ucap Gulf menangis sambil menutupi wajahnya.
"Tenanglah Gulf, kau ini pria normal aku akan menceritakan semuanya nanti, sekarang fokus saja dulu pada kesehatan mu na...,?". Jawab Mew menarik Gulf kedalam pelukan.
New dan gun hanya bisa menatap keduanya, "phi, aku bawa baby Jong pulang saja na .. sepertinya keadaan Gulf masih belum sehat...". Ucap gun lalu menggendong nona Jong, diikuti New yg menggendong tuan Jong.
"Maaf na... Sudah merepotkan kalian berdua..". Jawab Mew.
Keduanya pun meninggalkan ruangan Gulf dan menuju ke rumah.
**Di RUMAH MEWGULF**
Setelah 2 Minggu semenjak Gulf sadar, Off mengizinkan pasien nya itu pulang ke rumah.
Gulf yg sedang duduk di ruang tengah, melihat kedua bayinya itu sedang bermain bersama gun dan New.
"New ini sudah waktunya mereka berdua tidur siang, aku akan membuat Susu dulu ke dapur..". Ucap Gun lalu pergi ke dapur meninggalkan si kembar.
New pun mengangguk dan tak berapa lama ia tiba-tiba memegangi perutnya yg sakit. "Pond tolong jaga dulu si kembar na.... Aku ingin ke toilet..!!". Teriaknya.
Sudah hampir 10 menit tapi tidak ada satu orang pun yg datang hingga membuat si kembar menatap kearah Gulf, karena memang hanya dirinya lah yg sedang berada disitu.
"Da...da...da...da....". Ucap kedua bayi itu merangkak kearahnya.
Gulf yg masih bingung dan takut mendengar dirinya lah yg mengandung kedua bayi itu, hanya bisa berusaha menjauh saat keduanya mendekat.
Nona Jong memegangi kaki Gulf sambil tersenyum kearahnya.
"Pond, phuwin...!!". Teriak Gulf, keduanya pun datang lalu menggendong tuan dan nona Jong.
"Ada apa Gulf...". Jawab Gun yg juga terkejut mendengar teriakkan Gulf, ia bahkan berlari dari dapur.
Gulf tidak menjawab, ia lalu pergi meninggalkan semuanya dan berlari menuju ke kamar.
Gun pun menatap pond dan phuwin kebingungan, ia lalu meminta agar mereka berdua menggendong kedua bayi kembar itu ke kamarnya.
Pria mungil itu lalu membaringkan kedua bayi itu dan memberinya botol susu.
"Apa aku boleh ikut tidur disini phi..?". Tanya phuwin ikut berbaring disebelah tuan Jong. Mereka semua tidur di lantai yg dialasi karpet.
Selang beberapa jam, rumah besar itu pun langsung terasa hening karena si kembar sedang berada di kamarnya.
Tak lama Gulf keluar dari kamar, pria manis itu jalan dengan sangat perlahan lalu mengintip kedua bayinya yg berada di kamar karena sangat penasaran.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.