ditambah lagi sorot matahari yg mengenai tubuh gulf membuat keindahannya semakin nyata.
Gulf terbangun karena merasa lapar, lalu melihat kearah jam yg sudah menunjukkan pukul 2 siang.
Ia menyentuh kening mew yg masih tertidur,mengecek suhu tubuh sang suami,aku rasa demamnya sudah turun,batin Gulf.
Tak lama kemudian bel rumahnya berbunyi, Gulf berjalan perlahan menahan pinggulnya yang sakit.
Ia sedikit terkejut saat membuka pintu rumahnya karena melihat tamu yg tidak diundang.
"Aku menyuruh kalian pulang ke Thailand,kenapa kalian malah kesini..?!".ucap Gulf pada kedua orang yg sedang berdiri didepannya.
"Win bilang dia rindu kakaknya".Ucap bright lalu masuk kedalam rumah tanpa izin sang pemilik.
"Phi..a..".ucap win lalu memeluk tubuh kakaknya.
Gulf yg tadinya ingin marah pun mengurungkan niatnya setelah melihat senyum manis sang adik.
"Jadi apa wanita itu sesuai denganmu Gulf".ucap bright tiba-tiba.
Gulf reflek menendang kaki bright karena tak mau jika sampai mew mendengar ucapannya.
Benar saja tak lama Mew keluar dari kamar dan bertanya. "Wanita apa..?".
Bright sedikit terkejut karena tidak menyangka kalau mew sedang berada di rumah.
"Oh...itu win dia merindukan kakak wanita nya yg lagi di Singapur..". Ucap bright tertawa canggung.
Keadaan hening seketika,setelah beberapa saat Mew menjawab. "Maksudmu Davikah..?".
"Iya phi..apa kau tau, sekarang dia sedang hamil anak p'mild sebentar lagi kita punya keponakan..".sambung win sedikit gugup.
Gulf hanya bisa tersenyum canggung kearah suaminya.
"Kapan kalian datang..?".
"Baru aja phi,..gimana keadaan P'Mew sama p'Gulf disini..?". Ucap win menjawab pertanyaan kakak iparnya.
"P'Mew demam tadi pagi, makanya hari ini dia dirumah..".jawab Gulf.
Bright hanya bisa mengangguk faham,itu sebabnya Mew ada dirumah, hampir aja rencana kita ketahuan, batinnya.
"Kenapa phi bangun..?".tanya Gulf ke suaminya yg masih berdiri didepan pintu kamar.
"Oh...aku ditelpon Kao, katanya ada masalah dikantor".jawabnya lalu berjalan pergi meninggalkannya.
Gulf sedikit bingung dengan kelakuan suaminya, bagaimana bisa dia pergi ke kantor tanpa mandi dan berganti pakaian.
Setelah memastikan kepergian Mew Gulf dan win menjelaskan lagi rencana mereka.
Sebagai pengingat karena ini dunia wattpad jadi apa yang nggak mungkin bisa jadi mungkin.
Tolong jangan bully author ya 🤭
Ternyata dari awal pernikahan Gulf sudah merencanakan semua ini bersama dengan teman-temannya.
Ia berencana akan melakukan transplantasi rahim ke tubuhnya.
Ini Alasan kenapa Gulf dulu minta mahar rumah sakit pada suaminya, agar Mew menyerahkan sepenuhnya pengelolaan rumah sakit pada Gulf.
Ia bahkan meminta sang suami agar mau jadi penyumbang dana terbesar di rumah sakitnya.
Tentu saja uang itu digunakan untuk mendanai kebutuhan lain dan juga penelitian off di rumah sakit.
untuk bisa mewujudkan sampai ketahapan ini, bukanlah sesuatu yg mudah,jika sekedar masalah uang, bagi Gulf mungkin itu adalah hal yg sepele.
bagian tersulit dari ini semua adalah menemukan wanita dengan DNA yg sama persis dengan Gulf.
Bayangkan,jika untuk menemukan wanita dengan DNA yg sama saja sudah cukup sulit, dan kalau pun ada apakah mereka mau memberikan rahimnya kepada orang lain.
Meskipun dengan iming-iming uang, belum tentu wanita itu mau menyerahkan sebuah rahim yg menurut semua perempuan sangatlah berharga.
Gulf tak pernah putus asa, ia bahkan sengaja menyuruh Mew mengirim semua teman-temannya ke penjuru dunia dengan alasan pekerjaan padahal ada misi tertentu yang Gulf berikan pada mereka,yaitu mencari wanita dengan DNA yg sama dengannya.
Alasan Kenapa Gulf tidak memberi tahu rencananya ke Mew adalah karena mereka sendiri belum bisa memastikan tingkat keberhasilannya.
Dan kenapa teman-teman Mew mau menuruti keinginan Gulf, ia adalah kunci kehidupan seorang Mew Suppasit.
Gulf mengancam akan menceraikan Mew jika mereka semua tidak menuruti keinginannya.
Ini tekanan besar untuk off dan Tay yg merupakan teman Mew sejak lama,tapi mereka sendiri tak punya pilihan mengingat Mew yg berulang kali mencoba bunuh diri saat mereka putus dulu,disitu bahkan hubungan mew dan gulf masih pacaran.
Dan setelah 5 tahun wanita yg memenuhi kriteria Gulf pun ditemukan.
Ia adalah teman Davikah yg berada di Singapur sejak 5 tahun lalu dia sudah tau cerita tentang keinginan Gulf yg ingin memiliki keturunan.
Kini Setelah menikah dan memiliki seorang anak,ia dan suaminya memutuskan hanya ingin memiliki satu anak dan ingin memberikan rahimnya ke Gulf.
Tanpa diduga DNA yg ia miliki benar-benar sesuai dengan Gulf, ia bahkan tidak menjualnya, wanita itu dengan tulus ingin memberikannya pada Gulf.
Jika semua sesuai rencana, Mew akan segera pergi ke Australia, kali ini adalah tugas Tay dan new yg harus membuat suaminya itu pergi.entah alasan apa yg akan mereka berdua berikan nanti. ............. mew dan gulf mengajak Brightwin untuk jalan-jalan dan makan malam diluar.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Wah .. menurutku suasana disini lebih cocok untuk mencari ketenangan, berbeda dengan Amerika disana terlalu ramai". Ucap bright mengagumi keindahan Swiss.
Saat mereka baru saja duduk tiba-tiba ponsel Mew berdering.ia pun mengangkat telponnya dan bicara panjang lebar di telpon .
Mew duduk lalu membuang nafas kasar. "Hah...Gulf kayaknya phi besok harus ke Australia,Tay bilang ada masalah disana..?". Ucap Mew ke suami cantiknya.
"Kalau gitu kamu harus pergi Mew, kalau sampai perusahaanmu bangkrut, terus kamu jatuh miskin, Gulf pasti nggak mau lagi sama kamu". Kata bright meledek.
Win menepuk bright pelan lalu berkata. "Pergi aja phi, mumpung kita ada disini,biar kita yg nemenin p'Gulf, jadi P'Mew nggak usah khawatir...".
Ia pun menatap wajah suami cantiknya. "Pergi aja phi,tapi jangan lama-lama na..!". Ucap Gulf lalu tersenyum padanya.
Padahal kepergian Mew pun sudah termasuk dalam rencana Gulf. ........... Pagi hari buta, Gulf mengantar kepergian Mew ke bandara, ia ditemani sang adik dan juga bright.
Apakah niat ketiganya hanya untuk mengantar Mew ke bandara..,tentu saja tidak, karena jika mengikuti rencana awal,setelah kepergian Mew, ketiganya akan kembali ke Thailand.
Mereka sudah memesan tiket pesawat dengan selisih waktu yg tidak terlalu jauh dengan jam keberangkatan Mew.
Di Thailand pun off sedang bersiap untuk menyambut kedatangan ketiganya,ia sudah menyiapkan semua keperluan dan kebutuhan mereka nanti.
TBC...... Semoga kalian nggak pada pusing ya baca cerita aku.....😁😁🤭 Cukup aku aja yg pusing💆💆