72. Jogja: We're Coming

60 18 0
                                        

Petualangan Googoos ke Daerah Istimewa Yogyakarta akan dimulai hari ini. Dari sebelum ujian, Googoos sudah menyiapkan segala kebutuhan di Jogja nanti. Tentunya mereka sudah memesan tiket pulang pergi—agar tidak kehabisan tiket, menyewa apartemen di pusat kota untuk akses ke mana saja yang terjangkau, dan menyewa kendaraan agar bisa menikmati Jogja dengan mudah. Kini Googoos siap terbang ke Yogyakarta dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Internasional Yogyakarta.

.

Karena Googoos belum makan siang, mereka memutuskan untuk makan dan mencari snack sebelum check-in di counter yang tersedia. Pilihan mereka jatuh pada restoran cepat saji Jepang yang terletak di terminal ini. Jaehyun dan Jibeom bertugas memesan makanan sementara Donghyun dan Joochan mencari tempat duduk kosong yang bisa mereka duduki. Setelah berbagi peran, mereka melakukan apa yang telah ditentukan.

.

Di kasir, sambil menunggu giliran memesan makanan, Jaehyun membaca menu di papan. Jibeom yang sudah punya pilihan sendiri tidak peduli, begitu juga Joochan dan Donghyun yang sudah memutuskan ingin makan yang paling murah. Ini bandara, bung! Tentunya harga makanan di sini tidak sama dengan makanan pada umumnya di mall atau pusat perbelanjaan.

"Enakan Yakiniku atau Black Paper ya, Beom?" tanya Jaehyun meminta pendapat.

"Gatau, selera lo aneh."

Perbedaan lidah Jaehyun dan Jibeom tentu saja tidak bisa disamakan. Keduanya memiliki selera yang berbeda. Apa yang disukai Jaehyun belum tentu disukai Jibeom, begitu pula sebaliknya.

"Yakiniku aja kali, ya? Eh, original kali, ya?"

Jibeom menggelengkan kepalanya karena Jaehyun belum mengambil keputusan. Padahal orang-orang di depan mereka hampir selesai dengan pesanan mereka dan sudah waktunya bagi mereka untuk memesan.

"Pake duit lo dulu, Bong!" ujar Jibeom yang malas mengeluarkan uangnya.

Kenapa malas? Karena sudah pasti Joochan dan Donghyun akan menunda-nunda membayar uang gantinya. Jibeom gak mau rugi!

"Iya, selow ... Eh?!"

.

Tepat saat tangan Jaehyun meraba saku celananya, dia dikejutkan oleh situasi yang tak terduga. Jaehyun memeriksa semua bagian celananya, tapi dia tidak menemukan dompetnya. Sontak Bong Jaehyun panik setengah mati sehingga Jibeom yang berdiri di sampingnya mengernyit.

"Ngapa lu?" tanya Kim Jibeom.

Dengan wajah yang sudah pucat pasi, Jaehyun menatap sahabatnya itu dan mengeluhkan masalah yang dialaminya.

"Beom, dompet gue gak ada!" adu Jaehyun

"Jangan bercanda, Bong!" tegur Jibeom.

"Ngapain gue bohong, anjir? Beneran gak ada!"

.

Di saat Jaehyun kalang kabut dengan persoalan dompetnya, giliran mereka yang memesan makan siang. Jibeom yang berusaha tenang terpaksa mengeluarkan dompetnya untuk menombok pesanan mereka.

"Selamat siang, Kak. Mau dine in atau takeaway?" tanya petugas kasir itu.

"Dine in, Mbak." jawab Jibeom

"Silakan. Mau pesan apa?"

Jibeom pun menyebutkan pesanannya yang serupa dengan pesanan Donghyun dan Joochan. Setelah menyebutkan set menu yang diinginkannya, Jibeom melirik Jaehyun yang masih ketar-ketir karena dompetnya hilang. Bongjae boleh sih panik ... tapi sekarang mereka harus pesan makan dulu!

"Bong, pesan dulu! Lo mau makan apa?" tanya Jibeom.

"Heh, terserah, samain aja!" jawab Jaehyun tanpa pikir panjang.

Googoo Child Squad | FRESHMANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang