Krek..
Suara pintu terbuka mengalihkan perhatian Jaehyun dan Hyeseong yang sejak 30 menit lalu masih berada ruangan Joochan. Tak lain yang membuka pintu barusan adalah Kim Jibeom yang akhirnya sampai juga kemari setelah menyelesaikan perkuliahannya hari ini. Jibeom yang baru masuk ke ruangan disambut aura-aura tak mengenakan dari Bong Jaehyun sementara saudara tirinya melambaikan tangan menyambut kedatangannya.
"Mas!" panggil Hyeseong lalu menepuk sofa di sampingnya supaya Jibeom duduk di sebelahnya.
Jibeom yang tak tahu apa masalah Jaehyun dengannya lebih milih untuk mengabaikan tatapan sengit orang itu. Begitu dia sampai menghampiri Hyeseong, Jibeom duduk di sebelah gadis itu lalu melepaskan tas sandangnya.
"Jangan panggil Jibeom kaya gitu di depan aku, Bee!" celetuk Jaehyun.
Jibeom dan Hyeseong saling memandang karena omelan Jaehyun barusan. Tapi Hyeseong yang tak mau ambil pusing memilih bungkam sementara Jibeom pun membalas ucapan Jaehyun barusan.
"Jangan panggil Hyeseong 'bee' di depan gue! Geli tau gak!?" protes Jibeom.
Tak menyangka Jibeom akan membalas ucapannya Jaehyun pun mengeluarkan laser dari matanya. Tapi Jibeom yang terlalu capek untuk berargumen tak penting dengan Jaehyun lebih milih merebahkan tubuhnya di sofa lalu menghela napas panjang karena kuliah hari ini sangat menyiksanya.
"Capek banget gila!" keluh Jibeom.
"Kuliah dari pagi tadi?" tanya Hyeseong yang diberi anggukan kepada oleh Jibeom.
Seharusnya kuliah Jibeom hari ini selesai siang tadi tapi karena kelas pengganti Jibeom terjadwal sore hari dia pun menunggu di kampus daripada harus bolak-balik rumah-kampus. Alhasil dia pun seharian berada di kampus tanpa punya tempat beristirahat.
"Eh, Donghyun mana, seong?" tanya Jibeom.
"Disuruh adeknya pulang," jawab Jaehyun ketus.
"Gue gak nanya ke lo. Emang nama lo Hyeseong?" sambar Jibeom.
Hyeseong tertawa geli menyaksikan adu mulut antara kakak bawaannya dan pacarnya sendiri. Mereka selalu saja seperti itu setiap berkumpul makanya Hyeseong lebih nyaman kalau mereka dipisahkan bila dia bersama salah satu di antara mereka.
"Ribut mulu. Gak capek apa ribut terus?" sambung Hyeseong.
"Aku capek, Seong. Coba kamu tanyain pacar kamu capek atau ga? Aku baru datang kok langsung dipelototin. Aneh!" keluh Jibeom.
"Ya lo sih bikin kesel! Udah gue bilang berulang kali kan kalo Hyeseong minta tolong ke lo bilangin ke gue aja biar gue yang lakuin, tapi masih aja lo yang ngelakuin sendiri!"
"Aish!"
Jibeom yang tadinya bersandar di sofa langsung merubah posisi duduknya. Ia menegakan bahu lalu merespon lagi argumen Jaehyun kepadanya.
"Gue gatau ya ini masalah apa lagi. Tapi apa lo gak capek yang lo omelin itu itu mulu, hah?!" gerutu Jibeom.
"Bisa-bisanya lo beliin pembalut Hyeseong!"
"Astagfirullah!"
Setelah tahu apa alasan Jaehyun sinis kepadanya Jibeom pun mengacak rambutnya kesal. Lagi dan lagi kesalahannya di mata Jaehyun karena hal yang tak seharusnya diperdebatkan. Hyeseong yang tak kalah heran karena pacarnya masih mempermasalahkan hal itu menghela napas.
"Ya lo pikir pake otak dong, Jaehyun?! Gue serumah dengan Hyeseong ya wajar kalo dia minta tolong gue. Ya kali dia minta tolong ke lo padahal lo lagi di rumah sendiri. Keburu bocor ke mana-mana dah itu!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Googoo Child Squad | FRESHMAN
FanfictionJaehyun, Jibeom, Donghyun, dan Joochan telah lulus SMA! Kini keempat pria itu menjadi mahasiswa baru di perguruan tinggi yang sama. Dapatkan Googoos mempertahankan solidaritas mereka atau hubungan itu merenggang karena berbagai faktor tak terduga? ...
