Pada pukul 1 malam Jaehyun yang berhasil membawa Joochan pergi dari klub mengajak pria itu ke kafe 24 jam sebagai gantinya. Lebih nyaman bagi Jaehyun mengajak Joochan berbicara di tempat ini walau di sini ramai pengunjung. Maklum saja karena sekarang adalah malam minggu—waktu di mana muda-mudi pergi berkumpul bersama teman-teman mereka. Tapi semua itu tidak menjadi masalah bagi Jaehyun karena mereka memilih untuk duduk di outdoor yang tidak ada live music. Dan juga para pengunjung yang duduk di luar biasanya lebih tenang dikarenakan mereka keluar hanya ingin menghisap batang rokok lalu kembali lagi ke dalam untuk menikmati pertunjukan musik.
.
"Eh Bong tadi Jibeom nelpon gue ngajak ngumpul malam ini,"
"Oh ya?"
Mendengar Joochan membicarakan perihal Jibeom yang menelponnya siang tadi, Jaehyun berpura-pura tidak tahu. Padahal dia juga berada di sana ketika Jibeom menghubungi Joochan tadi.
"Iya dia ngajak kita ngumpul tapi gue bilang ada janji sama Hyungseob makanya gak bisa. Eh sekarang gue malah sama lo di sini!"
Mendengar penuturan Joochan Jaehyun hanya bisa tersenyum kecil. Ya jelas malam ini dia bisa bersama Joochan karena ini telah menjadi rencananya bersama yang lain. Jika Jaehyun tidak menerobos lebih dulu tidak pernah ada waktu untuk Joochan menyempatkan dirinya untuk mereka.
"Lo ngapa nyariin gue? Mau cerita soal muka lo ini?" tanya Joochan kepada Jaehyun.
"Gak ada sih, gue bosan aja di rumah." jawab Jaehyun asal.
"Kalo gitu kenapa lo gak hubungi Jibeom aja? Kan rencananya juga dia mau ngumpul malam ini kalo gue bisa," balas Hong.
"Hmm kalo gue ketemunya ama Jibeom nanti Hyeseong tau. Gue lagi mau bebas aja dari Hyeseong makanya gak nemui Jibeom,"
"Heh? Lo ada masalah sama Hyeseong?"
"Enggak, bukan gitu. Pasti yang namanya orang pacaran pengen punya waktu bebas tanpa ada pacarnya. Pokoknya bukan karena ada masalah deh!"
Entah sampai kapan Jaehyun harus berbohong jika Joochan terus mengajukan pertanyaan. Walaupun dari pergaulannya Joochan sudah berubah, namun ada satu hal yang tetap. Sikap ingin tahu Hong Joochan tidak pernah pudar. Selalu saja Joochan menanyakan berbagai macam hal jika sedang berbicara sampai-sampai si lawan bicara capek untuk memberikan jawabannya.
"Heh iya iya. Terus masalah muka lo ini kenapa sebenarnya? Haknyeon babi ngapain lo lagi?"
"Jadi tuh..."
.
Jaehyun mulai menceritakan permasalahannya dengan Haknyeon yang mengakibatkan mukanya sekarang jadi babak belur. Lebih tepatnya pada lusa lalu Jaehyun dan Hyeseong pergi ke taman bermain untuk kencan dan secara tidak sengaja berjumpa dengan Haknyeon. Berhubung Haknyeon adalah mantan pacar Hyeseong yang meninggalkan bekas luka mendalam bagi gadis itu, ada sebuah ucapan tak pantas yang Jaehyun dengar sendiri dari Haknyeon untuk pacarnya. Maka dari itu Jaehyun terpancing emosi lalu terlebih dahulu melayangkan tinjunya ke orang yang pernah menjadi teman dekatnya dahulu. Permasalahan itu hampir saja berbuntut panjang bila Jaehyun tidak dibantu oleh kuasa hukumnya.
"Aish si brengsek sialan. Mulutnya lemes banget dari dulu gak berubah-berubah!" maki Joochan setelah mendengar keseluruhan cerita Jaehyun. "Di mana dah rumahnya di Bogor?! Biar gue temuin dia sama anak-anak lain biar kasih pelajaran lagi sama dia!"
Melihat Joochan yang emosi Jaehyun pun tertawa geli. Sudah dia prediksikan bahwa reaksi Joochan akan seperti itu. Ini sebabnya Jaehyun tidak mau menceritakan permasalahan yang berhubungan dengan Haknyeon kepada Joochan maupun Donghyun. Kedua sahabatnya itu sudah pasti akan berada di garis paling depan untuk menambah masalah—bukannya malah memperbaiki masalahannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Googoo Child Squad | FRESHMAN
FanfictionJaehyun, Jibeom, Donghyun, dan Joochan telah lulus SMA! Kini keempat pria itu menjadi mahasiswa baru di perguruan tinggi yang sama. Dapatkan Googoos mempertahankan solidaritas mereka atau hubungan itu merenggang karena berbagai faktor tak terduga? ...
