68. Objek Foto Terindah

80 20 1
                                        

Satu hari dalam hidup Joochan akan dihabiskan dengan aktivitas yang bermanfaat. Ya, seperti yang disepakati kemarin Joochan akan membantu Myungsoo hari ini. Pukul 8 pagi ini Joochan sudah berada di kafe INFINITE untuk membantu Myungsoo bersiap-siap mengambil foto produk yang dimiliki kafe ini. Saat ini Joochan sedang membantu Myungsoo menyiapkan alat-alat yang diperlukan, seperti trigger, tripod, dan prop yang akan digunakan selama syuting.

.

"Chan, coba tanyain properti tambahannya mana. Katanya mereka mau pake properti sendiri,"

"Ashiap, Bang!"

Ketika Myungsoo memerintahkannya untuk bertanya kepada staf di kafe ini, Joochan bergegas mencari staf tersebut. Namun saat Joochan melihat ke kasir, Joochan tidak menemukan siapapun yang bertugas—karena ini belum jam operasional.

"Kagak ada, Bang!" adu Joochan.

"Pada di belakang paling lagi siap-siap," balas Myungsoo.

"Jadi gue ke belakang?" tanya Joochan.

"Iya lah,"

"Oke."

Karena Myungsoo memerintahkan seperti itu, Joochan melakukan apa yang dia katakan dengan kembali mencari staf untuk mengajukan pertanyaan.

.

"Permisi?"

Begitu sampai di area belakang, Joochan mencari keberadaan staf. Seperti seekor meerkat, Joochan celingak-celingkuk kesana kemari mencari seseorang untuk diajak bicara. Setelah matanya mencari, Joochan melihat ada pintu yang terbuka dan terdengar suara grasak-grusuk dari dalam. Joochan pun berinisiatif mendekati pintu, karena siapa tahu ada orang di dalam, kan? Lalu di dekat pintu, Joochan melihat seorang anggota staf berusaha mengangkat beberapa tumpukan kotak dalam sekali pegang. Pekerja itu tampaknya kesulitan menyeimbangkan tubuhnya, dan kotak yang dibawanya hampir jatuh apabila Joochan tidak buru-buru membantu perempuan itu untuk menghindari insiden.

"Eh, gapapa, Kak?" tanya Joochan.

Saat ini pandangan Joochan terhalang oleh tumpukan kotak yang dia pegang sehingga dia tidak bisa melihat sendiri bagaimana keadaan wanita—yang merupakan staf di kafe ini.

"Gapapa, Mas. Makasih sudah dibantuin," ujar staf itu.

"Gak masalah, Kak. Mau dibawa ke mana? Biar saya bawain," tawar Joochan.

"Ini untuk properti fotonya, Mas. Mas fotografer, kan?"

"Oh, engga hehe. Saya bantuin doang. Ya udah saya bawain ya ke luar,"

"Makasih banyak, Mas!"

"Iya, Kak, sama-sama!"

.

Joochan berhati-hati membawa tumpukan kotak yang dibawanya dari gudang untuk ditunjukkan ke Myungsoo karena inilah yang dicari ketua. Begitu dia berada di dekat sudut yang menjadi studio pengambilan foto dadakan, Joochan meletakkan kotak yang dia bawa di atas meja dengan hati-hati, lalu dia mengalihkan pandangannya ke orang yang dia bantu. Rahang Joochan terbuka lebar begitu melihat orang yang dia tolong karena dia tidak percaya dia baru saja membantu seorang malaikat. Ya, ternyata wujud kakak yang ditolong Joochan itu sangat cantik dengan rambut pendek sebahunya. Oh, apakah ini pertanda bahwa Hong Joochan adalah Jaka Tarub? Bila Jaka Tarub menolong bidadarinya di tepi sungai, Joochan membantunya di gudang.

"Mas, kalo butuh bantuan bisa panggil saya aja ya. Saya mau siapin dulu minuman sama makanannya," ujar staf cantik itu.

"I-iya, Kak. Makasih, Kak!" ucap Joochan.

"Saya yang makasih, Mas. Kalo gitu saya kerja dulu ya!"

.

Joochan mencuri pandang ke bagian tempat barista bekerja untuk membuat pesanan pelanggan. Sejak saat itu, Joochan tak henti-hentinya melirik staf cantik yang telah ia bantu. Myungsoo yang memperhatikan tatapan Joochan berdeham untuk menyuruhnya fokus pada pekerjaan mereka.

Googoo Child Squad | FRESHMANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang