Bruggg...
Jaehyun ambruk di atas kasurnya karena hari ini benar-benar melelahkan untuknya. Setelah mengantar pulang Hyeseong ke rumahnya Jaehyun langsung balik ke rumah dan saat ini jam sudah menunjukkan pukul 8 malam. Mau makan malam tapi Jaehyun lagi malas. Jaehyun maunya mikirin Hyeseong dan mengingatkan kembali segala ceritanya.
.
Hari ini perasaan Jaehyun bercampur aduk. Dia senang saat tahu kalau semua tuduhan jelek orang ke Hyeseong ternyata hanya salah paham belaka. Dan Jaehyun lebih senang lagi saat tahu bahwa Hyeseong dan Haknyeon benar-benar gak pernah melakukan hal-hal aneh yang pernah diceritain Donghyun kepadanya.
.
Tapi tetap aja sih, Jaehyun kesal. Dia kesal karena Haknyeon brengsek itu memang pintar menghancurkan hidup seseorang. Dia marah karena gara-gara Haknyeon hidup Hyeseong jadi lebih menderita, bahkan Jaehyun lebih marah dibandingkan dengan perbuatan yang dilakuin Haknyeon kepadanya. Kenapa sih Haknyeon jahat? Kenapa dia dan Hyeseong pernah berurusan dengan orang seperti itu?
.
Selain rasa senang dan amarah yang dirasakan oleh Jaehyun, dia juga merasa sedih waktu lihat kelakuan adiknya Hyeseong. Semua penderitaan Hyeseong bermula dari adiknya sendiri. Jaehyun jadi bersyukur karena dia gak punya adik hhhh. Betapa sengsaranya hidup Jaehyun kalau dia harus punya adik kaya Taeseon sementara dia sendiri sudah menderita karena keadaan rumahnya gak seperti teman-temannya?
.
Ddrrrttt....
Waktu lagi tidur-tiduran tiba-tiba handphone Jaehyun yang ada di sampingnya berbunyi. Jaehyun langsung mengambil handphone dan tersenyum membayangkan kalau yang menghubunginya saat ini adalah Hyeseong--yang mana tahu saja mau menanyakan apa dia sudah sampai rumah atau belum. Tapi khayalan Jaehyun barusan mendadak hancur saat Jaehyun melihat nama orang lain di layar ponselnya. Bukan Yang Hyeseong yang menghubunginya melainkan seorang Kim Chaehyun.
.
Walaupun Jaehyun mendadak kikuk dan bingung, Jaehyun tetap menerima panggilan video dari Chaehyun. Ia bangun dari posisi tidurnya dan merapikan bajunya yang sedikit berantakan karena dia tadi tiduran. Begitu sambungan telepon itu telah tersambung sepenuhnya, Jaehyun langsung tersenyum lalu menyapa gadis itu.
"Hi! Long time no see!" sapa Jaehyun.
"Hey! How are you?"
"Uhmmmm not bad. You?"
"Me too! Jaehyun i miss you hehe,"
Mendengar Chaehyun mengatakan kalau ia merindukannya Jaehyun merasa seperti ditampar oleh seseorang. Ah... Dia melupakan tentang Chaehyun karena terlalu sibuk dengan college life-nya sendiri. Dan dia juga tidak sempat membalas chat Chaehyun siang tadi karena seharian bersama dengan Hyeseong. Intinya Jaehyun melupakan soal Kim Chaehyun untuk sesaat.
"Me too hehe. Gimana di sana? Dingin gak?"
"Not really. Lihat deh! Di sini lagi autumn. Ayo main ke sini."
Dari seberang sana, Chaehyun menunjukan pemandangan di sekitarnya. Banyak pohon-pohon yang daunnya berguguran karena di Rusia sedang mengalami musim gugur. Gadis itu memang berkuliah di salah satu universitas yang ada di Moskow dan saat ini dia baru saja pulang kuliah dan berjalan pulang ke asramanya.
"Iya kalau ada waktu aku liburan ke sana ya. Kamu baik-baik aja kan di sana? Tinggal sendirian enak gak?"
"Enak aja sih. Kan tinggalnya di asrama sama anak lain. Di sini aku jadi banyak kenalan baru dari negara yang berbeda hehe."
KAMU SEDANG MEMBACA
Googoo Child Squad | FRESHMAN
FanficJaehyun, Jibeom, Donghyun, dan Joochan telah lulus SMA! Kini keempat pria itu menjadi mahasiswa baru di perguruan tinggi yang sama. Dapatkan Googoos mempertahankan solidaritas mereka atau hubungan itu merenggang karena berbagai faktor tak terduga? ...
