7. Ke Toko Buku

1.3K 217 19
                                        

          Student center yang seharusnya dipakai untuk mahasiswa belajar atau mengerjakan tugas kini dialih fungsikan oleh Bong Jaehyun sebagai lokasi untuk tidur. Sejak dia sampai ke kampus tadi Jaehyun duduk—atau lebih tepatnya tidur seorang diri di salah satu kursi kosong yang berbuat dari kayu itu. Dia masih mengantuk, soalnya semalam dia tidur tidak nyenyak. Badan Jaehyun sakit karena tidur di tempat tidurnya Jibeom yang tidak empuk seperti kasur miliknya. Lain kali kalau Jaehyun mau kabur dia mau pergi ke rumah Joochan atau Donghyun aja.

.

Di saat Jaehyun sedang memejamkan mata sembari membaringkan kepalanya di atas meja ia merasakan sesuatu yang dingin menyentuh pipinya. Sontak Jaehyun terbangun dan melihat seseorang terkekeh karena responnya lalu dengan santainya di pelaku yang menempelkan minuman dingin ke pipinya Jaehyun itu duduk di depannya.

"Sendirian aja?" tanya orang yang tidak lain adalah Yang Hyeseong.

"Kirain apa.." gerutu Jaehyun yang sebal karena tidurnya diganggu oleh orang lain.

"Ngantuk? Mau?" tanya Hyeseong lagi sambil menawarkan kopi kaleng dingin yang baru saja dia beli di kantin.

"Hmm boleh.." gumam Jaehyun.

Hyeseong memberikan minuman kaleng yang masih utuh itu kepada Jaehyun. Setelah menerima minuman itu Jaehyun lantas membuka tutup kaleng tersebut dan meneguk kopi kaleng berasa americano itu, rasa kesukaannya.

"Ada kelas pagi?" tanya Hyeseong.

"Enggak." jawab Jaehyun.

"Terus? Ngapa datang pagi?" tanya Hyeseong lagi.

"Terpaksa." jawabnya.

"Oh..."

Merasa Jaehyun tidak mau diajak berbicara Hyeseong pun tidak bertanya apapun lagi kepadanya. Gadis itu sibuk memainkan ponselnya mumpung ada wifi gratis di kampusnya. Jaehyun yang sudah kehilangan rasa kantuknya karena kehadiran Hyeseong hanya mengamati gadis itu sambil memikirkan kembali ucapan Donghyun tempo hari yang mengatakan kalau dia perempuan tidak benar.

"Kenapa? Make up gue berantakan?" heran Hyeseong yang sadar kalau dia diperhatikan oleh Jaehyun.

"Bukan apa-apa." jawab Jaehyun dengan cepat.

"Oh.." gumam Hyeseong.

"Lo gak ada kelas?" tanya Jaehyun basa-basi.

"Pak Bernart gak masuk, jadinya kelas bubar deh." jawab Hyeseong.

"Loh Pak Bernart gak masuk? Jam 10 nanti gue masuk kelas dia." kaget Jaehyun.

Bagaimana Jaehyun tidak kaget? Dia menunggu dari jam setengah 8 untuk masuk ke kelas pak Bernart yang berlangsung pukul 10 nanti. Tapi kenyataannya dosen yang mengajar tidak hadir itu artinya Jaehyun melakukan hal yang sia-sia menunggu di kampus. Kalau tahu begitu lebih baik Jaehyun pulang ke rumah dulu lalu ke kampus lagi untuk masuk ke kelas yang diadakan pada pukul 13.45 nanti.

"Iya.. Mending lo pulang aja, lagian gak bakal dibolehi absen sama bapaknya." saran Hyeseong.

"Sial..." rutuk Jaehyun.

Jaehyun melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Sekarang masih jam 9 itu artinya dia masih memiliki banyak waktu bila Jaehyun mau beristirahat di rumah.

"Oh iya, Jaehyun!" seru Hyeseong yang teringat akan suatu hal.

"Ha? Apa?" tanya Jaehyun.

"Lo udah beli buku yang kemarin gue kirim listnya ke lo gak?" tanya Hyeseong.

"Buku? Ah... buku ya..."

Kemarin Hyeseong sudah mengirimkan daftar buku apa saja yang wajib di beli tapi Jaehyun lupa untuk membelinya. Ini lah susahnya kalau teman dekat tidak berada di kelas yang sama, jadinya sering kelupaan untuk membeli barang-barang yang wajib di bawa atau dipakai.

Googoo Child Squad | FRESHMANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang