🎶 play now : secret love song - Little Mix & Jason Derulo 🎶
_____
"Siapa sih lo?!"
***
KEMARIN adalah hari yang buruk untuk Atharka. Setelah satu hari mengajak Binara untuk beristirahat di rumahnya cowok itu memutuskan untuk mengantar Binara pulang. Karena tidak ingin ada kesalahpahaman Atharka menceritakan semuanya pada Zio mulai dari alergi Binara yang kambuh. Cowok itu juga meminta maaf karena sebelumnya telah memberikan alasan palsu. Karena memang benar, sebelumnya Atharka menyuruh Binara meminta izin untuk menginap di rumah Cylla.
Benar saja, Atharka mendapat omelan dari Abang pacarnya itu. Karena, Zio sudah selalu memperingati Atharka untuk mengawasi serta menjaga apapun yang dimakan dan dilakukan cewek itu. Dan apa ini? Adiknya pulang dengan bintik-bintik merah di beberapa bagian tubuhnya. Zio juga sangat marah saat mengetahui Binara sampai masuk rumah sakit dan tidak ada yang memberi tahu dirinya.
Atharka tidak marah pada Zio. Cowok itu juga memaklumi. Karena, itu respon yang sangat wajar dilakukan oleh seorang Kakak saat melihat adiknya pulang dalam keadaan tidak begitu baik.
Binara sudah mulai masuk sekolah hari ini. Alergi cewek itu sudah agak mendingan. Walaupun ia harus mengenakan hoodie saat pergi ke sekolah tadi. Atharka tidak pergi sekolah dengan Binara. Zio masih agak marah padanya. Jadi, cowok itu melarang adik kesayangannya untuk pergi sekolah dengan Atharka. Binara berangkat bersama dengan ketiga sahabatnya.
Atharka berjalan malas menuju ke kelasnya. Beberapa dari siswi SMA Aksara Bangsa menyapa Atharka ramah. Siapa yang tidak kenal cowok itu? Selain memiliki wajah yang tampan kepopulerannya juga didukung dengan posisinya di sekolah itu yang merupakan ketua OSIS.
"Sial banget hidup gue!" ujarnya sambil menendang kaleng bekas minuman yang ada di depannya. Entah sudah yang keberapa kali cowok itu mengeluh dan mengumpat.
Berbeda dari yang tadi-tadi, seoeryinya yang kali ini memakan korban. "ADUHHH! SIAPA SIH INI LEMPAR GUE PAKE KALENG!?" teriak seseorang dari arah kaleng yang Atharka tendang mendarat.
Atharka yang menyadari teriakan cewek itu langsung berlari ke arah berlawanan. Cowok itu sangat malas untuk menambah masalahnya lagi. Saat ini saja ia masih bingung memikirkan bagaimana caranya meminta maaf dan meyakinkan Zio kembali.
Namun, tanpa disadari Atharka terdapat seorang cewek dengan sebuah kaleng soda di genggamannya yang sedang berlari mengejar Atharka seolah ingin balas dendam. "WOI, TUNGGU!"
***
"Atharka di mana?" tanya Binara pada Gavin yang berdiri di ambang pintu XI IPS 2.
Suasana depan kelas itu saat ini masih dipenuhi oleh beberapa siswa yang masih nongkrong sebelum bel pertanda jam pertama dimulai berbunyi. Begitu pula dengan Binara. Cewek itu menyempatkan untuk menuju ke kelas pacarnya itu terlebih dahulu sebelum masuk.
Binara merasa bersalah dengan Atharka. Cewek itu merasa tidak enak karena Zio terus memarahi Atharka.
Gavin mengangkat bahunya. "Gue nggak liat Atharka dari tadi. Kayaknya belum dateng."
Binara menghembuskan napasnya. Cewek itu melirik melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya. "Sekarang udah hampir jam tujuh, Vin. Biasanya Atharka jam segini udah di kelas."
Binara terlihat khawatir, ia takut terjadi sesuatu pada Atharka. Menghembuskan napas seraya menggigit pelan bibir bawahnya, mata Binara menelusuri sekeliling mencari keberadaan Atharka. Binara bisa saja mencari langsung ke penjuru sekolah. Tapi, ini sudah hampir bel masuk. Bisa-bisa dirinya akan mendapatkan masalah nanti.
KAMU SEDANG MEMBACA
ATHARKA [SELESAI]
Ficção Adolescente[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini tentang, Atharka Putra Malendric yang temperamental dan Binara Helvana yang penurut, sabar, dan selalu mengalah kepadanya. Selama menjalin hubungan sikap Atharka selalu berubah-ubah. Yang selalu memarahinya walau hanya kare...
![ATHARKA [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/241632267-64-k755108.jpg)