⚠️WARNING⚠️
Dilarang memplagiat ya gan
Cerita ini berkisah tentang seputar kehidupan sehari-hari Dimas dan Ega serta kawan-kawan yang baru memasuki dunia SMA. Perjuangan Ega yang menderita cinta bertepuk sebelah tangan dan Dimas yang menghadapi pen...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
SOMEDAY
15
BEWAN
Ega berjalan santai di koridor IPS, tiba-tiba sebuah bahu menabraknya hingga membuat Ega oleng, namun pria itu mengacuhkannya yang membuat Ega tersulut emosi.
"Hoy hoy hoy!" ucap Ega sembari memandang bengis punggung cowok itu.
Cowok itu berbalik menghadap Ega yang seinci lebih tinggi darinya, lalu berkata, "hah."
"Hah hoh hah hoh, lu kalo liat, jalan-jalan dong njing!"
"Kebalik cok!" ucap orang random yang lewat didepannya.
"Oh, salah gue ya? Bukannya lo yang jalannya nggak liat-liat," ucap cowok berambut mullet itu.
"Wah, arogan bener cara ngomong lu," ucap Ega lalu mendekati cowok itu sembari menepuk pipinya, "udah lama juga nih gua nggak mukul orang."
Cowok dengan penampilan tak rapi itu mengenyahkan tangan Ega, ia berkata sembari menyeringai, "dari pada mukul orang, mukul bola aja gimana?"
Ega menatapnya tajam, lalu berkata, "bawa raket lu, kita bewan njing."
"Koknya njing."
"Maksud njing?"
"Kok anjing, kok!"
"Kok anjing?"
Cowok mullet itu searching ke mbah gugel dan menodongkannya ke depan wajah Ega sembari berkata dengan kesal, "ini anak ngent*t!"
"Oh," ucap Ega sembari garuk-garuk kepala, lalu ia bertanya sewot, "sok iye lu, siapa sih lu!?"