16 - Soraya will know soon

1.3K 32 0
                                        

Mohon memberikan vote nya 🙏








Nadia

Sejujurnya aku merasa sangat kesal saat Mas Arya menjadi suami posesif karena dia membatasi ruang gerakku. Tapi aku mencoba bersabar karena menghadapi pria macam Mas Arya harus dengan kelembutan baru dia akan luluh. Api dibalas api hanya akan membuat segalanya menjadi rumit!

Aku sengaja tidak melayani Mas Arya selama 3 hari ini bahkan malah menyuruh pembantu untuk memasak karena tak mau membuat Mas Arya jadi besar kepala. Dia tahu perasaanku dan menganggap aku mau melakukan apapun yang dia inginkan sehingga lebih baik aku pelan-pelan tidak lagi bersikap menjadi istri yang baik supaya Mas Arya tidak lagi membatasi ruang gerakku. Memang mengesalkan sekali sikap posesifnya padahal aku hanya berteman dengan Mas Ian tidak lebih.

Tapi entah mengapa akhirnya Mas Arya bersedia mengajakku keluar meski dia tak malu bersikap clingy di hadapan banyak orang. Hingga akhirnya dia lagi-lagi mulai menciumku di ruangan VVIP salah satu restoran. Bahkan dia hampir melakukan hal yang mesum jika tak ku cegah, dia seperti pria kurang belaian saja padahal istrinya saja ada dua!

Sudah lama sekali aku tak makan dengan lahap dan merasa puas. Hal ini terjadi karena aku seringkali diet ketat dan ketakutan kembali menjadi gemuk. Meski Mas Arya bilang tetap mencintaiku bagaimanapun rupa diriku tapi lebih baik berjaga-jaga karena pria itu mahluk yang sangat mencintai visual. Saat kecantikan ini hilang dia bisa saja pergi meninggalkanku dan tidak akan ku biarkan hal itu terjadi.

"Hm.. kami bertemu gak sengaja kok! Katanya tadi Nadia bertemu dengan temannya" ucap Mas Arya tenang.

Melihat Mas Arya mulai berbohong di hadapan Soraya, aku hanya bisa merotasikan mata. Memang dia ini pria manipulatif dan pengecut! Dia hebat sekali bermain dengan kata-katanya dan sayangnya aku merupakan salah satu orang yang lemah dengan mulut manisnya.

"Ah begitu.. yaudah ayo pulang Mas katanya Zain udah kangen...."

"Iya sayang sekarang aku mau pulang kok!!"

Mas Arya memeluk dan mencium pipi Soraya hingga tanpa sadar tanganku terkepal. Bahkan tanpa mengatakan apapun padaku, Mas Arya pergi begitu saja dengan Soraya dan meninggalkan aku sendiri disini. Hah bisa-bisanya dia berbuat seperti ini!! Dengan langkah gontai aku berjalan tanpa arah dan tujuan. Perasaanku begitu campur aduk ada cemburu, marah bahkan kesal karena cuma bisa jadi yang kedua.

Di tengah lamunan ini tiba-tiba sebuah mobil hampir menabrakku hingga aku tak kuasa lagi berdiri dan lutut pun terasa lemas.....

"Nadia.... are you ok? Maafin aku.."

"Mas Ian..."

"Kok kamu bisa berjalan di tengah jalan, itu bahaya banget!" Ucap Mas Ian khawatir.

"Ah iya.. aku minta maaf...."

Mas Ian langsung memapah tubuhku yang lemas untuk masuk mobilnya. Beruntung aku tak terluka dan merutuk dalam hati kenapa aku bisa sebodoh ini. Suasana hati yang buruk memang membuatku jadi tak berhati-hati.

"Ayo aku antar pulang kayanya kondisi kamu lagi gak baik-baik aja deh...."





..............







Setelah kejadian di restoran, Mas Arya belum lagi datang mengunjungiku dan dia mengirimi pesan untuk sementara waktu dia belum bisa bertemu denganku lagi. Sejujurnya aku merasa emosi pada dirinya dan kembali membuka toko bungaku karena yakin Mas Arya tidak akan tahu. Aku menyuruh pegawai untuk menata toko agar semakin menarik dan meminta maaf pada para pelangganku karena toko bunga ini tutup lumayan lama.

Secret WifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang