part 44

51K 3.4K 1K
                                        

"Ninda" Teriakan Lili menggema di mansion Sofia.

Hari ini merupakan hari sabtu. Dan seperi biasa Sofia mengajak Lyora dan Lili untuk bermain dikediamannya. Main ke mansion Sofia adalah hal yang tidak mungkin dilewatkan Lili setiap minggunya.

Bahkan sejak malam, bocah itu sudah ribut menyiapkan tas dan barang-barang tak penting seperti mainan, boneka dan krayon untuk dibawa. Padahal di mansion Sofia semuanya sudah lengkap.

"Mama kamu tidak ikut, sayang?" Tanya Sofia pada Lyora sambil menggendong Lili.

Lyora menyambut ciuman pipi yang dilakukan Sofia "Mama sedang ada shooting untuk iklan, Ma"

"Oh. Yasudah yuk masuk. Mama sudah masak banyak untuk kamu"

"Buat Lili enggak?"

Rajukan anak itu membuat Sofia tertawa geli "Buat Lili juga dong. Ninda udah buat cupcake untuk cucu kesayangan Ninda ini. Ayo kita masuk, Opa sudah kelaparan didalam"

Lyora ikut tersenyum mendengar itu. Sejak rutin mengunjungi mansion ini, Lyora paham kalau Arnold dipaksa menahan lapar oleh istrinya hingga Ia dan Lili tiba.

Sebelum berjalan mengikuti Sofia dan Lili, Lyora melirik ke arah Edward yang menenteng tas tentengnya berisi baju ganti dan tas roda milik Lili.

Pria itu memang selalu berusaha mengosongkan hari sabtu dan minggunya untuk menemani Lili. Entah mereka akan pergi ke playground ataupun pergi ke mansion keluarga Leonard seperti ini.

Lyora kerap kali mengatakan kalau akan berangkat bersama Pak Maman dan Edward bisa menunggu di mansion saja. Tetapi Edward yang keras kepala itu menolak. Padahal jarak antara gadung tempat Edward tinggal dan mansion keluarga Leonard lebih dekat.

Tiba diruang tamu. Lili langsung turun dari gendongan neneknya "Tas Lili mana, Daddy?"

Edward menyerahkan tas roda bermotif unicorn 3D itu pada putrinya. Dan bocah itu langsung membukanya.

"Ini bisa bunyi loh, Ninda" Bocah itu menekan tanduk unicorn pada tasnya dan tas itu berbunyi serta mengeluarkan lampu berwarna merah.

Sofia tersenyum melihat keantusiasan bocah itu "Iya. Bagus banget. Lili baru beli?"

Anak itu menggeleng "Ini kado ulang tahun Lili. Dari Uncle Drew"

Jawaban anak itu melunturkan senyum dua orang dalam ruangan ini. Senyum Sofia dan Edward.

"Bukannya Uncle Andrew gak datang ke ulang tahun Lili?"

Edward yang bertanya demikian. Karena seingatnya, Ia tak melihat laki-laki lain disekitar Lyora kecuali Noel. Tidak mungkin Ia tidak melihat kehadiran arsitek genit itu.

"Iya, Adrew memang tak datang karena memiliki pekerjaan di luar negeri. Kado itu Ia berikan minggu kemarin ke rumah" Lyora menjelaskan.

"Ke rumah? Ke rumahmu?"

"Ya, memangnya ke rumah siapa lagi?" Jawab Lyora.

"Uncle Drew juga bawa donat buat Lili. Enak"

Mendengar jawaban Lyora dan putrinya itu membuat Edward tak lagi bertanya. Ia menyesal karena membawakan tas unicorn itu. Harusnya Ia membuangnya saat tiba disini.

Sofia yang melihat wajah masam putranya. Mengalihkan perhatian Lili untuk segera menuju ke ruang makan dengan alasan Arnold yang sudah menunggu disana.8

....

Lyora dan Lili memasuki area kolam renang di mansion ini setelah selesai makan dan berganti baju. Kolam renang itu sudah tak seperti awal Lyora kemari. Kini kolam itu sudah dipenuhi oleh floaties beragam bentuk dan ukuran serta dipinggir kolam itu sudah dipasang sebuah perosotan kecil untuk Lili.

Blame The Cupid [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang