⚠⚠⚠
Dek Echan
"Kak Mark, kalo kakak udah nikah, kakak pengen punya anak berapa?"
"Kembar 3-4 anak"
"Dominan cowok atau dominan cewek?"
"Dominan cowok"
"Malem ini ayah sama ibu pergi, kak.
Kemarin aku nguping hehe"
"Lama?"
"Dua hari kalo gak salah"
"Hmm.. Kak, gak mau ngelakuin
apa gitu selagi mereka gak ada?
Gak bakal makan aku?"
"Banyak, termasuk bikin
kamu hamil malem itu juga"
"Nanti Echan dandan yang seksi!"
"Gak bakal pake celana dalem nanti
gak bakal pake baju aja!!"
"Telanjang?"
"IYA"
"Enak tuh"
"Enak dong"
"Jangan lupa angkat pantat kamu
tinggi-tinggi biar benih kakak cepet masuk"
"Oteyyy"
|||
"Siap, sayang?" Haechan mengangguk takut, bahkan ia dan Mark hanya terpaut 2 tahun. Mark berusia 15 tahun, dan Haechan 13 tahun.
Mark mulai menyentuh titik sensitif Haechan. Mark 'menyusu' pada kedua dada Haechan yang sedikit berisi. Ditambah erangan nikmat Haechan yang mulai terdengar.
"Nghh.. Kakk" Mark meneruskan kegiatannya. Tangannya yang lain mengocok pelan hole sempit milik sang adik.
Awalnya rasa geli yang terasa, seiring berjalannya waktu jari Mark mulai masuk dan terus menekannya seakan memaksa apabila lubang bagian dalamnya tak muat ia masuki dengan dua jari. Ia akan paksa bagaimanapun caranya.
"Nghh ahh ahh.. Ahhh Kakk―AAHHH" Mark tersenyum puas melihat wajah lemah Haechan. Bahkan suara desahnya semakin enak dan membuatnya hilang akal.
"Nghh.. Sakitt, jangan terlalu dalem kakk.." Mohon Haechan. Bahkan tangannya tremor karena rasa perih bercampur dengan rasa enak itu. Mark menulikan telinganya.
Dirinya takkan berhenti sampai tahap ia mengeluarkan semua spermanya masuk kedalam lubang Haechan.
Mark sudah memuaskan dirinya dengan menyiksa Haechan hingga adiknya menangis terisak karena kesakitan. Bahkan itu belum tahap terakhir yang akan mereka lakukan.
---
"Jangan nangis, kamu pengen kan Kakak punya anak kembar dari kamu?" Haechan mengangguk pelan, ia menghapus air matanya dan kembali menelan penis itu hingga menabrak tenggorokannya.
"Lebih dalem, sayangghh.." Haechan mengemut, menjilat dan memainkan lidahnya dengan susah payah saat batang kemaluan itu terasa akan membesar mengeluarkan lava putihnya.
Tetapi kali ini Mark menahan kepala Haechan agar tak mundur dan mengeluarkan miliknya dari mulut hangat sang adik. Ia akan memaksa Haechan menelan semuanya, termasuk cairan kental miliknya.
"Kakk.. Huekk" Haechan hampir memuntahkan cairan yang berada di mulutnya, bahkan sampai menetes keluar dari sudut bibirnya yang membengkak.
"Telan, Haechan.." Haechan menelannya susah payah. Rasanya sungguh aneh dan tak enak. Ia ingin memuntahkannya lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
(Just) Endure and Hurt II ✓
FanfictionBOOK I >>> Just Torment and Leave BOOK II <<< [MARKHYUCK MPREG] : END. 🔞🔞🔞 ⚠⚠⚠ warn: bxb mpreg birth sex 18-21 oneshot-twoshot CHAPTER 51-100 -!! 💀Rank : #92 ― marklee (26/12/24) #142 ― leehaechan (08/02/2025) 📌 Jika tidak suka dengan ceri...
