"END"✔
-SUKA CERITANYA WAJIB FOLLOW PENULISNYA (◍•ڡ•◍)❤
Menjadi cantik itu kutukan!
Lihat Park Jimin sekarang! ia tidak tau apa-apa bahkan ia pria yang sangat baik, yang harus terjebak dengan seorang pria yang berhati dingin, tidak ada rasa peduli d...
Botol-botol bir kosong sudah tersusun rapih dimeja, gelas-gelas kecil juga sudah berserakan disana, para pemuda sedang menikmati malamnya sambil memangku pasangannya masing-masing, termasuk Kim Taehyung yang tengah berpelukan mesra dengan jeon Jungkook.
“Namjoon Hyung sepertinya kau harus mencarikan pasangan untuk Yoongi hyung, kasian dia sendiri mulu.” canda Taehyung kepada yoongi.
Namjoon yang tengah merangkul sang istri hanya terkekeh sambil menuangkan minuman beralkohol itu kegelas yoongi. “Sepertinya iya, Yoongi Hyung apa kau harus ku Carikan pasangan haha.” kekeh namjoon diikuti Taehyung.
Kim Namjoon CEO dari JOON ENTERTAINMENT pendiri agensi K-Pop terbesar dikorea ia menaungi lebih dari 30 idol K-Pop diagensinya, tidak terhitung sudah jumlah uang yang ia dapat setiap idolnya melakukan comeback ataupun konser. Namjoon sudah memiliki Kim Seokjin sebagai istrinya yang merupakan Aktor terkenal yang sudah memerankan banyak drama.
“Tidak perlu, akan ku cari sendiri.” ucap Yoongi setelahnya ia meneguk minum yang dituangkan Namjoon.
“Kau tidak iri Hyung melihat kami saling merangkul satu sama lain, sedangkan kau sendiri, disini banyak loh Hyung, atau ku panggilkan Hoseok agar kau-
“Tidak perlu Taehyung.” tegas Min Yoongi memotong ucapan Taehyung.
“Ya-ya kau ini keras kepala, cari aja sendiri kateriamu yang bagaimana, akan ku pastikan dia semok dan berisi, tidak kerempeng.” cerca Taehyung yang hanya dibalas anggukan Yoongi.
Min Yoongi CEO dari Perusahaan MIN'S COMPANY Yang didirikannya dengan jeri payahnya selama hidup, tidak mendapat sokongan dari kedua orang tua, karena ia lahir dari keluarga miskin, berkat kerja kerasnyalah ia bisa sesukses ini, tidak salah ia memilih untuk sendiri karena ia benar-benar ingin menikmatinya seorang diri. Perusahaan yang ia miliki sudah ada tiga cabang Seoul, Busan dan Daegu. Ketiganya milik MIN'S COMPANY ia hanya memantau perusahaan yang ada diseoul, Sedangkan busan dan Daegu ia serahkan kepada sang Kakak.
“Jimin Hyung!!.” pekik Jungkook tiba-tiba sampai Taehyung menjingkat kaget disampingnya.
“Dia siapa?.” tanya Taehyung dengan alis yang seolah-olah menunjuk Jimin yang tengah berjalan kearah mereka dengan nampan ditangannya.
“Dia pelayan baru disini.” jawab Jungkook.
“Pelayan? Berati dia bisa melayaniku malam ini babe.” goda Taehyung tepat ditelinga Jungkook, Jungkook reflek memukul paha Taehyung.
“Dia bukan pelayan seperti itu, kerjanya hanya mengantarkan minuman saja tidak lebih, hyung-deul jika mau menambah birnya bilang saja sama Jimin hyung.” ujar Jungkook kepada para hyungnya termasuk Taehyung.
“Hyung kau masih kurang puas dengan pelayananku?” tanya Jungkook yang dibalas gelengan kepala oleh Taehyung.
“Tidak! Kau ini lebih Joss!.” ucap Taehyung membuat Yoongi, Namjoon bahkan Seokjin menggelengkan kepalanya.
Mereka tidak sadar saking seriusnya dengan candaan kedua mahluk ini sampai tidak menyadari kalau Jimin yang sedari tadi dipanggil Jungkook sudah tiba dihadapan mereka berlima.
“A-ada apa Jungkook?.” tanya Jimin gugup, ia tidak menyangka kalau Jungkook dikelilingi cowo-cowo dingin seperti mereka, ia jadi gugup.
“Hyung, bisa ambilkan bir lagi, sini sangat kurang.” ujar Jungkook.
“Berapa?.” tanya Jimin.
“Sepenuh nampanmu saja, mereka berempat belum mabuk, jadi belum seru.” ujar Jungkook sambil cengengesan.
Jimin yang melihat Jungkook tiba-tiba jadi centil begini merasa takut dengan keadaannya jika pria-pria dingin ini mabuk semua, apa yang terjadi dengan teman barunya itu, ah Jimin tidak bisa berpikir jernih, dia harus cari ide agar Jungkook bisa keluar dari mereka, apa lagi Jimin melihat dipinggang Jungkook ada jari jemari yang merematnya pelan.
“B-baiklah, t-tapi kau bisa ikut aku sebentar.” tanya Jimin dengan gugup, seolah-olah mereka sedang menatap lekat pada Jimin, kecuali satu orang yang tengah asik memainkan ponselnya didekapan pria berbadan besar, sebut saja Kim Seokjin.
Jungkook menatap Taehyung, dan Taehyung mengerti yang diinginkan pasangannya tersebut, akhirnya Jungkook berdiri dan mengikuti Jimin yang sudah berjalan duluan.
Sesampainya dibelakang Jimin langsung menarik Jungkook biar keberadaan mereka tidak terlihat oleh pria-pria tersebut.
“Kau tidak gilakan Jungkook?.” Jungkook menggeleng saja, tidak mengerti yang maksud Jimin.
“Kau-
“aah, aku tau yang ada dipikiran hyungkan, tenang saja Hyung, aku tidak apa-apa, sudah perkerjaanku, siapkan saja bir untuk mereka, sepenuh ini ya.” ujar Jungkook lalu meninggalkan Jimin yang belum selesai bicara dan kembali ketempat Taehyung, karena ia tidak bisa berlama-lama.
Jimin hanya bisa menarik nafasnya, ia tidak bisa berbuat apa-apa Jungkook saja sudah bilang kalau ia bakal baik-baik saja ya sudah percaya aja pada Jungkook, lagipula ia baru pertama mengenalnya, siapa tau mereka memang sudah lama berteman ketimbang dirinya.
Dengan berat hati ia melangkah untuk mengambilkan bir yang sudah dipesan Jungkook, tentu saja bukan Jungkook yang akan membayar sudah pasti tuan muda Kim Taehyung.
“Terima kasih Jimin hyung.” ujar Jungkook yang sedang menyalakan rokok untuk Taehyung.
Jimin tersenyum. “Sama-sama Jungkook-a, semoga kalian menikmati.” ucap Jimin sebelum meninggalkan mereka dan melanjutkan perkerjaannya.
Tetapi Jimin tidak tau kalau seseorang tengah menatapnya lekat dari dia datang sampai pergi meninggalkan mereka, bahkan gerak-geriknya selalu ia tatap.
“Ehem. Hyung sepertinya kau tertarik dengan jimin.” ujar namjoon yang sedari tadi bermain ponsel bersama sang istri.
Yoongi menatap namjoon. “Tidak.” jawabnya.
“Aku ketoilet dulu.” ujar Yoongi lagi.
Mereka yang ada disana menatap Yoongi dengan binggung tapi tak lama mereka mengidikan bahunya saja, mereka tidak terlalu perduli, mungkin yoongi ingin membuang air saja.
•OBSESSED• [Myg&Pjm]
aku kasih Jungkookie. 👇
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.