Kini jam sudah pukul 20:30 altar sudah rapi dengan pakaian baju putih polos dibaluti oleh jaket hitam berlogo harimau dengan celana jens serta sepatu sneakers warna putih ia meraih kunci motornya lalu menuruni tangga .altar bisa melihat orangtuanya asik menonton tv
"Pi, mi. Altar mau keluar" ucap cowo itu yang berdiri dekat mereka
Faris yang sedang meminum kopi itu menatap tajam putranya "mau kemana lagi kamu, hm, udah malam begini?" Tanyanya
Altar menyengir lebar menampilkan giginya "papi kayak gak pernah muda aja, ya mau kumpul lah pi"
"Emangnya kamu mau kumpul dimana? Pakaian serba hitam begini? Jangan bilang mau balapan lagi kan?" Tebak leska mulai mencurigai
Muka mimik altar seketika berubah agar mereka tidak curiga " seperti biasalah mi, di markas" jedanya "boleh ni pi" izin altar
"Kamu gak bohongin papikan? Papi lihat sepertinya kamu bohong"
Mata altar membulat seketika ia berusaha untuk tidak kaku didepan mereka
"Ah, papi bercanda, yaudah kalo mau kumpul jangan sampe larut malam, ingat pulang besok kamu sekolah dan jangan balapan" tegas faris
Altar menghela nafasnya ia terpaksa berbohong kepada orangtuanya karna dirinya akan balapan, bisa jatuh harga diri nanti jika berhadapan dengan musuhnya
"Serius nih pi? Altar juga gak akan lama jam 10 altar udah balik" balasnya
Faris dan leska mengangguk altar tersenyum lalu menyalami tangan mereka lalu berangkat pergi dimana tujuan altar
________________
Sesampainya di tempat balapan banyak anggota inti volvigers heboh menyambut kedatangan ketuanya dengan gembira serta berkumpul karna didepannya sudah ada ketua warriors serta anggotanya
"Sudah gue daftarin, tinggal lo balapan tar" sahut jefran "semangat bro demin uang 100jt kita bisa happy" ucapnya dengan bangga sambil mengepalkan tangannya satu kedepan
"Tentu. Liat aja nanti" sahutnya
Reksa berdiri diantara tengah mereka dikanan altar disebelah kirinya ada ketua warriors yang tengah senyum menatap remeh altar "gue peringatkan selama kalian balapan gak ada yang boleh saling tendang-tendangan atau saling curang, gue sama anggota warriors akan setia menjaga pergerakan kalian"
Altar dan cowo itu mengangguk, tak lama banyak orang yang berkumpul serta meng live Instagram mereka masing-masing dengan heboh, cewe berpakaian minim berdiri ditengah depan motor mereka setelah reksa pergi ia menaikkan kain Putih di atas
ONE..
TWO..
THEREE..
GO!
Setelah jatuh bendera putih itu kini kedua cowo itu melanjutkan balapannya serta banyak dukung mereka dengan heboh...
__________________
Disisi lain cewe berpakaian kaos putih yang pas ditubuhnya tidak terlalu ketat dan kebesaran hanya pas di tubuhnya dengan memakai celana jens dan sepatu putih yang senada dengan pakaian ia meraih tas selempang. Narsya. Gadis itu akan pergi ke mall setelah melihat room chat bersama temannya narsya bersama kedua temannya akan pergi ke shopping narsya yang akan menjemput temannya.
"Papa aku pergi dulu ya?" Pamit narsya lalu pamit kedua orangtuanya
"Maunya kemana sya? Malam-malam begini? Gak baik gadis main keluar malam" pinta bisma menatap pakaian anaknya yang rapi
"Biasa pa, aku mau ngajak teman baru aku ke shopping, papa udah transferkan uangnya?"
Bisma menggeleng narsya seperti menguras ATM papanya
"Papa transferin kamu 20jt, itu cukup buat kamu yang bersenang senang"
KAMU SEDANG MEMBACA
ALTARSYA
Romansa"Altar sialan, Sini lo! Balikin henpon gue!" Ucap narsya "Pinjem doang, gak bakalan gue jual juga. Gimana kalo kita selfi terus upload di instagram" goda altar "Gak! Balikin! Gue laporin lo ke papi" adunya "Laporin aja, gue gak segan-segan bawain l...
