CERITA INI HANYA UNTUK DINIKMATI
DON'T COPY MY STORY!!
Jangan lupa untuk follow akun wattpad author untuk dapat info update.
Konten promosi tersedia di instagram [hryntibooks_] dan tiktok [astihr_] 🥰
After 8 Years
ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ
Galen mendengus frustrasi, membuang pandangan ke luar jendela mobil. Ia melirik sekilas asisten pribadinya yang tengah fokus di kursi kemudi, sebelum pandangannya kembali tertuju pada mobil mewah yang berhenti tepat di depan sebuah gedung dengan lampu neon menyala terang.
“Tua bangka itu benar-benar tak tahu malu,” gumamnya dingin, meskipun nada kesal dalam suaranya tak bisa disembunyikan.
Yang dimaksudnya adalah seorang klien penting—pria tua dengan pengaruh besar, yang kini menjadi kunci dari sebuah kontrak bernilai miliaran dolar. Galen menghela napas panjang, mengingat betapa pentingnya kesepakatan itu untuk perusahaannya.
Namun, ia tidak lupa bahwa pria itu juga dikenal karena obsesinya terhadap wanita muda, sesuatu yang selalu membuat Galen merasa jijik. Malam ini, demi bisnisnya, ia terpaksa menuruti keinginan pria tua tersebut.
Pintu mobil terbuka, dan Galen melangkah keluar dengan langkah tegas. Jas hitamnya tampak sempurna membalut tubuh tegapnya, mencerminkan kekuasaan dan wibawa yang ia miliki. Asistennya mengikuti dari belakang, membawa dokumen penting yang mungkin dibutuhkan selama pertemuan ini.
Di depan pintu masuk, pria tua yang menjadi sumber kekesalannya berdiri dengan santai. Tubuhnya dibalut setelan jas mahal yang tampak kontras dengan kulit wajahnya yang penuh keriput. Di kedua sisinya, dua bodyguard berwajah garang mengapit, menjaga setiap gerak-geriknya.
“Ah, Galen!” sapa pria tua itu dengan senyum penuh kemenangan. “Santai sedikit. Malam ini bukan tentang angka-angka dan kontrak. Mari bersenang-senang sebentar.”
Galen menahan diri untuk tidak menunjukkan ekspresi terganggu. Dengan gerakan kecil, ia meluruskan dasinya sebelum memberikan jawaban singkat, “Apa pun yang Anda inginkan, Tuan D’Arcy.”
Matanya melirik ke gedung di hadapan mereka, tempat lampu-lampu warna-warni berkedip liar seolah menantang dunia luar. Dari dalam, samar-samar terdengar dentuman musik elektronik, bercampur dengan suara tawa dan percakapan yang menggema. Bukan tempat biasa—bukan sekadar bar atau klub malam.
“Jadi di sini kita akan ‘berbisnis’?” pikir Galen sinis.
Ia tahu betul apa yang tersembunyi di balik tembok-tembok itu. Tempat ini bukan sekadar hiburan malam biasa. Ini adalah tempat di mana transaksi terjadi, baik untuk uang, kekuasaan, maupun sesuatu yang jauh lebih gelap.
Dengan langkah berat namun terpaksa, Galen mengikuti pria tua itu masuk ke dalam gedung. Di dalam, dunia yang berbeda menyambutnya—dunia yang berkilauan dan penuh tipu daya.
Begitu Galen melangkah masuk, aroma asap rokok bercampur alkohol langsung menyergap indra penciumannya. Di sepanjang lorong menuju ruang utama, beberapa wanita dengan pakaian minim tersenyum menggoda, seolah-olah sudah terbiasa menyambut tamu dengan pandangan penuh harap.
Namun, perhatian Galen tersita pada seorang wanita dengan gaun emerald yang berdiri di tengah-tengah. Aura otoritas dan misteri terpancar jelas darinya.
“Selamat malam, Tuan-tuan,” sapa wanita itu dengan suara yang rendah namun menggoda, diiringi senyuman kecil yang penuh perhitungan. “Aku sudah siapkan yang terbaik untuk kalian malam ini.”
KAMU SEDANG MEMBACA
FADED DESIRE
Roman d'amour[SUDAH TERBIT - PART MASIH LENGKAP] [BARNABY SERIES I] Ketika cinta lama bertemu dengan dendam, segalanya berubah menjadi permainan yang memabukkan. Galen Barnaby, pengusaha kaya dan berkuasa, tak pernah menyangka akan menemukan Ainsley, mantan keka...
