CERITA INI HANYA UNTUK DINIKMATI
DON'T COPY MY STORY!!
Jangan lupa untuk follow akun wattpad author untuk dapat info update.
Konten promosi tersedia di instagram [astihrbooks_] dan tiktok [astihr_] 🥰
Finding Our Way [2]
ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ
“Apa aku masih seberharga itu sekarang?”
Pertanyaan itu memukul Galen seperti angin dingin di sore yang indah. Dia tahu ke mana arah pembicaraan ini.
Ainsley mengingatkannya akan sesuatu yang telah berusaha ia lupakan—masa-masa ketika ia memperlakukan wanita itu dengan dingin, merendahkannya, menatapnya seolah ia tak lebih dari bayangan masa lalu yang ingin ia hancurkan.
“Kau selalu berharga, Ainsley. Dari dulu hingga sekarang.”
Suara Galen terdengar serak, penuh dengan sesuatu yang selama ini ia pendam—penyesalan, cinta, dan kerinduan yang tak pernah benar-benar padam.
Ainsley mendongak, mata mereka bertemu di bawah cahaya senja yang mulai meredup, menciptakan bayangan lembut di wajah mereka. Angin sore berbisik pelan, seolah ikut menyaksikan dua hati yang perlahan menemukan jalannya kembali.
Galen mengangkat tangannya, jemarinya yang kokoh namun lembut mengusap pipi Ainsley. Sentuhannya begitu hati-hati, seakan ingin memastikan bahwa wanita di hadapannya ini nyata, bahwa dia masih di sini, masih bisa disentuh.
Ainsley tidak menjauh. Sebaliknya, ia perlahan mendekat—begitu juga Galen.
Jarak di antara mereka semakin menipis, napas mereka beradu, dan dalam sekejap, waktu terasa melambat.
Lalu, bibir mereka akhirnya bersentuhan.
Lembut, pelan, dan penuh rasa. Namun, seperti api yang tersulut angin, ciuman itu dengan cepat berubah menjadi lebih dalam, lebih penuh kerinduan. Hasrat yang selama ini mereka kubur perlahan bangkit, seolah menuntut untuk diakui.
Galen menggigit kecil bibir bawah Ainsley, membuatnya menghela napas tertahan. Pria itu tersenyum di sela-sela ciuman mereka sebelum akhirnya menarik diri sedikit. Dahi mereka saling bersentuhan, napas mereka masih terengah, dan di tengah kesunyian yang dipenuhi detak jantung mereka, Galen berbisik nakal.
“Aku sudah berkonsultasi dengan dokter.”
Ainsley mengerjap bingung, sementara Galen melanjutkan dengan suara seraknya yang menggoda.
“Dia bilang, berhubungan saat hamil bukan hanya boleh, tapi juga bagus.”
Ainsley membelalak, wajahnya memerah seketika. "Galen!"
Namun sebelum protesnya bisa terlontar lebih jauh, pria itu dengan cepat membungkuk, menyelipkan satu tangan di bawah lututnya dan satu lagi di belakang punggungnya.
Dalam sekejap, Ainsley sudah berada dalam gendongan bridal style.
“Aku bisa jalan sendiri!” serunya, meskipun tawa berkilauan di matanya.
“Tapi aku lebih suka membawamu seperti ini,” jawab Galen santai, melangkah masuk ke dalam rumah tanpa mengindahkan protes kecil Ainsley.
Wanita itu menjerit tertahan, tawa keluar di antara debaran jantungnya yang berpacu. “Lepaskan aku, Galen! Aku serius!”
“Terlambat Nyonya” gumam Galen, bibirnya menyentuh pelipis Ainsley sebelum berbisik dengan nada penuh janji, “Malam ini, aku akan membuatmu percaya bahwa kau masih, dan selalu menjadi milikku.”
KAMU SEDANG MEMBACA
FADED DESIRE
Romans[SUDAH TERBIT - PART MASIH LENGKAP] [BARNABY SERIES I] Ketika cinta lama bertemu dengan dendam, segalanya berubah menjadi permainan yang memabukkan. Galen Barnaby, pengusaha kaya dan berkuasa, tak pernah menyangka akan menemukan Ainsley, mantan keka...
