Chapter 17

28.1K 1K 39
                                        

CERITA INI HANYA UNTUK DINIKMATI
DON'T COPY MY STORY!!

Jangan lupa untuk follow akun wattpad author untuk dapat info update.
Konten promosi tersedia di instagram [hryntibooks_] dan tiktok [astihr_] 🥰

Someone In The Past [3]

ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ

Siang itu, di tengah gemerlap restoran mewah yang dipenuhi obrolan ceria dan tawa para tamu, Ainsley duduk berhadapan dengan Marvel. Seharusnya, ini menjadi pertemuan lama yang menyenangkan-dua orang teman yang kembali bertemu setelah sekian tahun.

Namun, ada sesuatu di antara mereka. Ketegangan tak kasat mata yang menggantung di udara, membebani percakapan mereka.
Marvel menyandarkan punggungnya, jemarinya perlahan mengaduk kopi di cangkir porselen putih.

"Aku benar-benar tak menyangka kau akan menikah secepat itu, Ainsley." Matanya meneliti wajah wanita di hadapannya, mencoba mencari sesuatu yang tersembunyi di balik senyum samar itu. "Galen tampaknya sangat mencintaimu. Meski kalian sempat berpisah, dia tetap menikahimu."

Ainsley terdiam sejenak. Ucapan itu terasa seperti pisau yang menusuk tepat di jantungnya.

Cinta? Marvel tak tahu apa-apa. Yang ada di antara dia dan Galen sekarang bukanlah cinta. Hanya kepemilikan. Hanya obsesi yang membelenggu dirinya tanpa celah untuk bernapas.

Ia menelan makanannya perlahan, mencoba menyusun kata-kata. Apakah ia harus memberitahu Marvel kebenarannya? Bahwa pernikahannya dengan Galen bukanlah kisah cinta seperti yang orang-orang pikirkan? Bahwa ia lebih seperti burung dalam sangkar emas, indah dari luar tapi terkurung dalam bayang-bayang seorang pria yang tak akan pernah membiarkannya lepas?

Ainsley menarik napas, suaranya nyaris tenggelam di antara hiruk-pikuk restoran. Namun Marvel mendengarnya.

"Dia membenciku," bisiknya.

Marvel menghentikan gerakan sendoknya. Matanya menajam, menatap Ainsley dengan ekspresi yang sulit diartikan.

"Apa maksudmu?" tanyanya, suaranya lebih rendah, lebih serius.

Ainsley menatapnya sejenak, lalu tersenyum kecil-senyum yang tak sampai ke matanya.

"Aku hanya lelucon baginya, Marvel. Pernikahan ini bukan karena cinta."

Marvel mengernyit. Ada sesuatu di balik kata-kata itu, sesuatu yang membuat dadanya mendadak terasa berat. Sesuatu yang membuatnya ingin tahu lebih dalam.

Namun sebelum ia sempat bertanya lebih jauh, Ainsley lebih dulu mengalihkan pandangan, seperti enggan membiarkannya masuk lebih dalam ke dunia yang selama ini ia coba sembunyikan.

Marvel menatap Ainsley lekat-lekat, mencoba mencari celah dalam kata-katanya. "Dia menikahimu, Ainsley. Jika dia benar-benar membencimu, kenapa dia mau berkomitmen seperti itu?"

Ainsley terkekeh pelan, tapi tawa itu lebih terdengar seperti kepahitan yang tertahan. Senyum tipis terbentuk di bibirnya, namun matanya tetap menyiratkan luka yang dalam.

"Justru karena dia membenciku," bisiknya. "Itu sebabnya dia menikahiku."

Marvel terdiam. Kata-kata itu menghantamnya lebih keras dari yang ia kira. Dari luar, Ainsley dan Galen terlihat seperti pasangan sempurna-dua insan yang dipersatukan kembali setelah perpisahan panjang. Namun sekarang, perlahan kepalsuan itu mulai runtuh di hadapannya.

FADED DESIRE Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang