"Jangan lakukan hal yang merugikan. Kami perintahkan kalian untuk berhubungan badan saja, setelah itu akan kami lepaskan kau Park Sunghoon, jadi turuti perintah kami!" ucap Jake diakhiri tawa khas yang membuat suasana dalam ruangan ini semakin mencekam.
Lalu, bagaimana denganku?
Aku juga ingin bebas tapi menyadari tatapan yang Jay dan Jake berikan padaku di kejauhan sana membuatku menyadari kalau kedua tak mungkin melepaskan aku begitu saja. Aku yang malu pun membuat gesture menunduk sambil berdiri membelakangi kamera. Sementara Sunghoon terlihat menoleh ke sekeliling set kamar yang telah mereka susun sedemikian rupa.
Sunghoon berjalan menuju sisian kasur untuk menuangkan tequila pada gelas yang tersedia. Setelah itu ia buat gerakan meminum yang sangat seksi untuk disorot kamera yang berada di depan kami.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sungguh, Sunghoon terlihat amat seksi yang membuat tubuhku mulai terasa panas hingga tanpa sadar membuatku berdiri dalam posisi yang gelisah. Tak hanya satu gelas, Sunghoon sengaja meminum tiga gelas tequila tersebut sebelum menuangkan gelas keempat untuk dibawanya menuju ke arahku. Tak hanya gelas berisikan tequila itu yang ia bawa, Sunghoon juga membawa botol tequila itu di tangannya yang lain.
"Kau juga harus minum yang banyak Y/n karena kau yang telah membawaku ke dalam masalah ini." ucap Sunghoon sambil memberikan gelas berisikan tequila itu padaku. Awalnya, aku hanya melihat gelas itu dengan tatapan ragu, hingga aku beranikan diri menatap mata indah Sunghoon di hadapanku.
Dengan tangan yang bergetar ragu, aku ambil gelas itu lalu meminumnya secara perlahan hingga habis. Aku sempat menunduk sebentar untuk membiasakan diriku atas sensasi yang diberikan alkohol tersebut sebelum Sunghoon ambil kembali gelas di tanganku. Ia tuangkan lagi tequila ke dalam gelas milikku sampai penuh lalu memintaku meminumnya lagi sampai habis.
Tak hanya dua, tiga, empat gelas yang harus aku minum. Sunghoon bahkan terus menuangkan tequila ke gelasku hingga botol tersebut kosong dan membuatku mulai kehilangan koordinasi tubuhku. Sunghoon bahkan sampai menahan tubuhku saat ia cekoki aku gelas kelima dari tequila tersebut. Setelah itu, Sunghoon letakkan botol tequila beserta gelasnya pada lantai yang jaraknya cukup jauh dari kami, sebelum menangkup wajahku lagi menggunakan kedua tangannya.
Aku hanya bisa memberikan tatapan lemah ke arah lelaki itu hingga aku menyadari ada seorang laki-laki yang mendekat ke arah kami. Laki-laki itu membawa kamera dengan lampu terang yang menyorot ke arah wajahku dan Sunghoon satu per satu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sadar atas betapa eksklusifnya video yang ingin mereka buat, membuat Sunghoon tertawa remeh. "Kau berhutang penjelasan padaku, Y/n." ucap Sunghoon dengan suara yang begitu berat. Sementara diriku hanya bisa menganggukkan kepala sambil memejamkan mataku saat merasakan hembusan nafas Sunghoon mengenai wajahku. Terasa ssmakin dekat hingga akhirnya Sunghoon satukan bibir kami penuh gairah.
Bukannya menolak ciumannya, aku malah membalas setiap lumatan yang Sunghoon berikan sambil mengelus belakang kepala hingga leher lelaki itu. Bibir tembam Sunghoon sangatlah manis terasa yang mampu membakar lebih banyak libido dalam diriku. Aku biarkan tangan Sunghoon mengelus sekujur tubuhku, mulai dari pinggang, meremas bokongku kuat hingga sesekali ia pukul bokongku cukup keras.
"Jujur saja, aku diam-diam selalu memperhatikan tubuhmu yang montok ini. Berharap suatu saat nanti aku dapat memukulnya keras hingga membuatmu meneriakkan namaku, Y/n. Tubuhmu sangat indah!" entah itu sebuah pujian atau godaan yang Sunghoon lontarkan di sela ciuman kami. Namun, setelah mengatakan itu, Sunghoon tanggalkan baju di tubuhku begitu agresif sampai tak menyisakan sehelai benang pun di tubuhku.
Baca cerita lengkapnya pada link di profileku dengan judul yang sama. Sudah aku upload ya!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.