YOU POV
"KENAPA KAU BERIKAN NISHIMURA RIKI PADA JUNGWON, LUCIFER?!" tanya Jake perlahan bangkit setelah bersikap aneh di tengah persetubuhan kami yang sangat nikmat.
Aku yang bingung pun hanya bisa memperhatikan Jake menatap marah ke sekeliling kamar ini.
"Bunuh Jungwon, posisi kalian sekarang sama dan cara satu-satunya menyelesaikan ritual tersebut dengan membakar raga Jungwon seutuhnya!" setelah ku dengar ucapan Lucifer tersebut aku berusaha bangkit dari tidurku sebelum Jake tahan tubuhku menggunakan kedua tangannya.
"BUAT Y/N BERPIHAK PADAKU, SIALAN!!! KATAKAN APA YANG HARUS AKU LAKUKAN AGAR GADIS INI TERUS MEMIHAK PADAKU?!!" tanya Jake seperti orang kesetanan seolah takut aku pergi meninggalkan dirinya.
Aku tahu pertanyaan tersebut ia tujukan pada Lucifer, namun tatapan Jake saat ini terlihat sangat mengerikan yang membuatku semakin merasa ketakutan. Apa maksud perintah Lucifer itu?! Membunuh Jungwon?! Aku pikir selama ini Lucifer berpihak pada kami berdua, ternyata iblis keparat itu hanya menggunakanku untuk mengadu Jungwon dan Jake.
Entah apa yang Lucifer rencanakan, tapi yang jelas aku merasa begitu ketakutan dan cemas akan keadaan Jungwon yang pasti akan langsung diburu oleh Jake Sim.
Merasa tak mendapatkan jawaban dari Lucifer. Jake pun turun dari tempat tidur ini untuk menodongkan pistol ke arahku yang mulai mendudukkan diri di atas kasurnya.
"SUDAH AKU KATAKAN, JIKA AKU TAK BISA MEMILIKINYA, MAKA SIAPAPUN TAK AKAN BISA, LUCIFER! LEBIH BAIK DARI SEKARANG SAJA, JIKA KAU MEMANG TAK BERPIHAK PADAKU, MAKA AKAN AKU BAWA Y/N MATI BERSAMAKU!!"
FUCK! JAKE SIM BENAR-BENAR DEFINISI LELAKI GILA YANG SANGAT MENGERIKAN! BAHKAN LELAKI ITU HAMPIR MENEMBAKKU JIKA TIDAK BERUSAHA AKU HINDARI DENGAN SEDIKIT BERGESER KE SEBELAH KANAN.
Aroma gosong dari peluru yang menembus kasur Jake sukses menyadarkan aku dari mau yang hampir saja mengambil nyawaku! Persetan dengan segalanya! Keselamatan Jungwon atau siapapun itu, KESELAMATANKU LEBIH PENTING DARI SEGALANYA DI MUKA BUMI INI!
"Daddy.." lirihku tak sanggup lagi menahan kegilaan Jake yang hampir merenggut nyawaku. Sadar tembakannya meleset, Jake kembali menggerakkan pistolnya mengikuti pergerakan, berniat menembak ku lagi hingga nekat aku berteriak, "JAKE DADDY MAAFKAN AKU, AKU JANJI TAK AKAN MENINGGALKANMU, AKU JANJI AKAN BERPIHAK PADAMU SETELAH INI. TAPI KUMOHON, JANGAN LAKUKAN INI.." pintaku dengan sangat sampai memejamkan mata karena begitu takutnya atas kemungkinan buruk yang akan Jake ambil lagi untuk membawaku mati bersamanya.
Detik itu juga aku mendengar, "Good job, kau telah mengambil keputusan yang paling benar, Y/n. Saya tak bisa membantu apapun lagi, sikap impulsif ini merupakan bagian dari diri Jake Sim dan tak ada yang bisa menghentikan obsesinya selain dirinya sendiri. Hanya kalian yang bisa menyelesaikan permasalahan ini, saya hanya bisa menuntun agar jiwa dan raga kalian saling terikat dalam kuasa saya!" yang langsung aku jawab dalam hati dengan umpatan pelan. Dasar Lucifer brengsek! Kau sengaja ingin membunuhku ya, bangsat?!
"Kau berjanji?" tanya Jake perlahan mendudukkan dirinya di atas kasur tepat di hadapanku sambil menyentuh air mata yang terus membasahi wajahku. Air mata penuh ketakutan yang tanpa sadar aku berikan setelah semua ini terjadi.
"Iya daddy, aku berjanji. Please, jangan bunuh aku. Aku akan menjadi pasanganmu!" pintaku dengan sangat sambil menatap mata Jake yang menyiratkan kekalutan amarah yang begitu besar. Saking besarnya, Jake sampai membawa ujung pistol yang sebelumnya ia todongkan untuk masuk ke dalam mulutku.
Jake sengaja mengancam ku, "Aku tak segan membunuhmu, Y/n. Bagiku jika aku tak bisa memilikimu, maka siapapun juga tak boleh memilikimu! Akan aku bawa ikatan ini sampai ke dasar neraka sekalipun, aku tak takut!" ucap lelaki itu sukses membuatku merinding sekujur tubuh.
Terutama saat Jake reload kembali pistol yang berada dalam mulutku, memancing diriku meremas tangan Jake dengan tangisan yang tak henti membuat tubuhku bergetar. Sungguh, saking merasa takutnya aku sampai ingin pingsan di buatnya, aku tak peduli dengan orang lain lagi. Yang harus aku pikirkan saat ini hanyalah keselamatanku sendiri.
PERSETAN DENGAN SEGALANYA, BAHKAN LUCIFER TAK BISA MENGHENTIKAN JAKE SIM! PERCUMA SAJA AKU MENJUAL JIWAKU UNTUK IBLIS KEPARAT ITU!
"PLWESEWE~" pintaku susah payah berkat keberadaan pistol Jake di dalam mulutku. Perlahan, amarah dalam diri Jake perlahan mereda dengan mengeluarkan kembali pistol miliknya kemudian membanting tubuhku kembali berbaring di atas kasurnya!
"AKU PEGANG UCAPANMU, Y/N!" setelah mengatakan itu, Jake cium kembali bibirku sambil ia buka kembali kedua pahaku untuk menyatukan tubuh kami berdua. Setelah itu, Jake mulai menghentakkan tubuhnya sangat kencang dan kasar di dalam tubuhku.
Sungguh, aku merasa begitu gila dibuat lelaki itu, nyawaku berada di tangannya bahkan Jake sampai membuatku bergantung padanya dengan memberikan kenikmatan yang teramat nikmat di tubuhku.
Aku tahu, ia berusaha mencapai pelepasannya dengan melampiaskan seluruh amarahnya pada hentakan tubuhnya, hingga aku berhasil pelepasan sebanyak lima kali sampai melepaskan tautan tubuh kami. Tapi Jake tak gentar ingin membuat pikiran dan tubuhku bergantung padanya. Sungguh, persetubuhan ini sangatlah kasar, namun terasa nikmat di luar nalar.
Saking tak kuatnya aku menahan gejolaknya, Jake pelepasan sambil menangkup wajahku dan mengatakan, "Buktikan jika kau benar-benar ingin terikat denganku, Y/n. Bawa Jungwon bertemu denganku, jika kalian berusaha kabur, akan aku seret kau ke neraka paling dalam bersamaku! Aku selalu memantau mu!" sambil ia keluarkan banyak sekali cairan miliknya di dalam tubuhku.
Saking banyaknya sampai mengalir keluar tubuhku dan hal itu malah semakin membuatku kacau. Rasanya, tubuhku benar-benar lemas hingga ku buka kembali mataku dan mendapati Jake kembali menodongkan pistol tersebut ke dahiku.
"Kau dengar perintahku?!!" tanya Jake yang langsung aku jawab dengan anggukan kepala. "Iya, akan aku bawa Jungwon menemui mu, daddy. Tapi izinkan aku menarik napas terlebih dahulu." desan suara yang serak aku meminta hal tersebut pada Jake. Bahkan untuk meyakinkannya aku sampai mencium bibir lelaki itu sekilas sebelum aku kembali memejamkan mataku.
Lucifer bangsat!
TBC
BAHKAN LUCIFER TAK BISA MENGHENTIKAN SEORANG JAKE SIM
40 komen ya guys
