33: Amukan

690 60 16
                                        

AUTHOR POV

"Lebih baik kau cari wanita atau pria lain yang dapat memuaskan mu, Jay. Jangan Y/n, dia milikku." ucap Jake sambil berdiri memperhatikan Niki yang menggendong tubuhmu masuk ke dalam mobil miliknya. Sangat bertepatan dengan keluarnya sang supir untuk membakar selinting rokok sambil menunggu Jake yang masih melakukan panggilan telepon dengan Jay Park.

Ya, tahu kalian makan malam tanpa dirinya membuat Jay Park kalang kabut dan terus berusaha menghubungi Jake untuk meluluhkan hati lelaki itu lagi. Jake sebenarnya masih marah, tapi ia sadar Jay pasti tak bermaksud menjadikan dirimu sebagai bintang situs mereka lagi, semua karena terpaksa atas permintaan banyak sekali penonton setia situs mereka.

"Kau sudah menyetujuinya sejak awal untuk menjadikannya peliharan kita. Bukan hanya kau saja, Jake. Jadi izinkan aku bertemu dengan Y/n lagi. Aku janji tak akan membahas situs itu lagi, sudah aku tutup permanen. Kalian dimana?" tanya Jay masih berusaha meluluhkan hati Jake Sim melalui berbagai cara. Entah mengapa, Jay Park sangat menyukai popularitas yang situsnya dapatkan berkat kehadiranmu, ditambah lagi Jay Park juga sudah pernah merasakan tubuhmu dan begitu ketagihan atas rasa yang kamu berikan. Membuat lelaki itu mulai menaruh obsesi yang berbeda dengan yang Jake Sim rasakan padamu.

Jika obsesi Jake lebih mengarah pada keinginan kuat memilikimu seutuhnya dan menjadi satu-satunya, Jay Park memiliki obsesi yang ingin terus dirimu menjadi bintang situsnya namun tetap dapat menikmati tubuhmu setiap saatnya. Tak ada yang lebih baik memang.

"Fuck! Kenapa kita harus menyukai gadis yang sama, Jay! Aku pikir kau murni gay- YAK NIKI!!" tiba-tiba Jake berteriak kencang hingga membuat terkejut Jay yang sedang duduk di sofa apartemen kalian. "ADA APA?!" tanpa sadar, Jay ikut khawatir atas teriakan mendadak Jake Sim yang begitu kencang. Bahkan sekarang terdengar Jake Sim seperti berlari ke area yang cukup ramai.

Ya, sadar mobil miliknya berjalan meninggalkan gedung restoran ini. Jake langsung berlari keluar diikuti banyak sekali anak buahnya yang ternyata menyamar dalam gedung restoran tersebut.

"YAK NIKI BANGSAT! KEJAR MOBILNYA SIALAN!" perintah Jake begitu kalang kabut pada beberapa anak buahnya, termasuk supir pribadinya yang seharusnya standbye di dalam mobil bersama dirimu dan Niki.

Jay yang penasaran pun kembali bertanya, "KENAPA JAKE?!!" yang langsung Jake jawab dengan tak kalah khawatir oleh Jay Park.

"NIKI MEMBAWA KABUR Y/N MENGGUNAKAN MOBILKU!" ucap Jake mampu membuat Jay Park bangkit dari duduknya hingga membuat Sunoo dan beberapa anak buah yang berada di sekitarannya ikut terkejut.

"FUCK! MOBIL APA ITU?!" tanya Jay.

"ALPHARD PUTIH YANG BIASA AKU GUNAKAN! YAK ANJING! KEJAR DIA!" masih kalang kabut, Jake sempat menjawab pertanyaan Jay sebelum meminta pada beberapa anak buahnya menyiapkan mobil untuk pergi mengejar dirimu.

"Coba kamu lacak menggunakan GPS yang sudah ku pasang di mobilmu tersebut!" saran Jay ditengah kekalutan pikiran Jake saat ini. Jake yang teringat akan GPS tersebut pun sempat meminta pada seorang anak buahnya untuk melacaknya sementara ia juga sempat perintahkan pada anak buahnya untuk memeriksa cctv restoran ini seumpama ada gerakan mencurigakan yang dapat mereka jadikan sebagai petunjuk.

"Fuck!!" kesal Jay masih tak habis pikir dengan segalanya. Namun Jake masih tak merespon dengan memberi perintah berbeda pada masing-masing anak buahnya.

Sempat Jay panggil Jake kesekian kalianya hingga lelaki itu pastikan Jake mendengar panggilan teleponnya, barulah Jay utarakan, "Sejak awal, semua lelaki menginginkan gadis itu Jake! Jooheon bercerita kalau Niki sempat menawarkan diri sebagai pemeran pengganti Sunghoon tadi. Pertanda dia memang sudah mengincar Y/n dalam diam." Sukses membuat Jake tertawa paksa.

"Pantas saja warna bibir Niki sama dengan warna lipstik yang Y/n pakai! Sialan!" kesal Jake Sim begitu membara sampai membuatnya berteriak kesal tak peduli walau ditengah keramaian sekalipun. Kenapa? Ada yang ingin marah? Gedung dan bisnis restoran ini saja miliknya lalu kenapa Jake harus takut melakukan apapun yang ia inginkan dalam lingkungannya sendiri?

"Sudah dapat belum GPS-nya?!" tanya Jake begitu tak sabaran. Bahkan tak bosan ia katakan, "Cari tahu mereka pergi kemana!". Masih tak menyerah atas segalanya. Jay pun juga tak mengakhiri panggilan tersebut walau dirinya juga tak diam setelah mengetahui Niki membawamu kabur dari mereka.

Disaat Jay sedang bersiap untuk menyusul Jake, seorang anak buah Jake datang dan berkata, "Bos, kami punya rekaman cctv saat Niki membawa Y/n naik menemui anda!" Jay tak tahu pasti, apa yang Niki lakukan dalam cctv tersebut sampai membuat napas Jake memburu kesal. Bahkan Jake sampai memerintahkan untuk, "Ambil pistol Glock 19 di brangkas rumah Daegu, lalu isi dengan peluru emas yang telah aku siapkan. Niki harus mati di tanganku sendiri!" setelah mengatakan itu, Jake pukul meja kerja pengawas CCTV tersebut sementara anak buah Jake yang dihubungi oleh Jay pun mulai merekam isi CCTV sampai membuat Jake murka bukan main.

Terlihat Niki mencium paksa bibirmu di dalam lift tersebut. Jay dan Jake sama-sama berpikir kalau dirimu adalah korban dari kegilaan Niki, berkat usahamu yang melakukan pemberontakan untuk melepaskan ciuman Niki yang begitu agresif. Namun, mereka tak tahu godaan apa yang kamu berikan sampai melatarbelakangi tingkah gila anak buah Jake tersebut.

"BANGSAT ANAK ITU! CARI MEREKA SAMPAI KETEMU!" pinta Jay pada para anak buahnya. Entah bagaimana caranya, Jay tak peduli. Pokoknya, ia hanya ingin keberadaan mu segera ditemukan sebelum Niki membawamu kabur lebih jauh lagi.

"Bos saya berhasil melacak GPSnya!" Saat Jay berusaha memutar otak untuk melacak keberadaan mu, Jay mendengar ucapan anak buah Jake dari seberang telepon tersebut. Pertanda, ada secercah cahaya dalam kegelapan ini.

"Cepat! Kita harus secepatnya ke sana!" perintah Jake tanpa diminta pun mengirimkan titik kordinat yang bergerak dari mobil alphard miliknya. Jay pun ikut mengejar mobil tersebut, namun Jay yakin Niki tak sebodoh itu dan kebetulan lokasinya lumayan berdekatan dengan lokasi Jay Park berada kini karena sejak mengetahui Niki membawamu kabur. Secepat mungkin Jay Park beranjak dari apartemen kalian.

"Bos, seingat saya, Niki pernah bercerita mengenai campervan miliknya yang akan ia gunakan suatu saat nanti kabru dari Jake Sim. Saya tahu lokasi disimpannya campervan tersebut dan sepertinya mereka menuju kesana juga!" ucap Sunoo akhirnya memilih berpihak pada bosnya tersebut karena biar bagaimana pun langkah yang Niki ambil ini salah dan dia tak ingin ikut terseret ke dalam kegilaan Jay Park dan Jake Sim.

"Tunjukkan jalannya, kita kesana sekarang!"

TBC

NIKI DAN SUNOO DEKAT TAPI SUNOO MEMILIH BERPIHAK PADA BOSNYA KETIMBANG MENYELAMATKAN REKANNYA TERSEBUT.

Maaf kalau sudut pandangnya loncat loncat dari Jay ke Jake ya guys.

HUG ME TIGHTERCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang