37: Kesadaran

627 52 49
                                        

YOU POV

Tubuhku menggigil kedinginan dalam pelukan Jake Sim dan Jay Park di atas kasur mereka. Keadaan tubuhku terasa semakin memburuk sejak mereka mengoleskan minyak aneh berwarna merah di sekujur tubuhku. Bahkan saking menggigilnya aku sampai membangunkan Jake Sim dari tidur nyenyak nya berkat getaran yang aku sebabkan di atas kasur tersebut.

Jake Sim terlihat begitu khawatir setelah mengetahui tubuhku menggigil apalagi saat ia melihat wajahku yang sangat pucat. Jake pun meletakkan punggung tangannya di dahiku sebelum ia menyadari suhu tubuhku yang sangat tinggi, walau yang aku rasakan saat ini kedinginan setengah mati.

Sontak, Jake bangkit dari tidurnya lalu keluar dari kamar ini dalam keadaan tubuh yang sedikit sempoyongan sehabis bangun dari tidurnya. Sementara Jay yang memeluk tubuhku dari belakang pun mengecup perpotongan leherku hingga ia menyadari suhu tubuhku yang sangat tinggi dari kecupannya tersebut.

"Hangat banget, kau baik-baik saja, sayang?" tanya Jay yang langsung ku jawab dengan suara lirih, "Dingin daddy, aku tak kuat lagi.." sontak memancing lelaki itu merubah posisi tidurku menjadi terlentang. Ia singkirkan helaian surai yang menutupi wajahku sambil ia bacakan sebuah mantra yang tidak aku ketahui dan diakhiri kecupan singkat yang Jay Park berikan di bibirku.

"It's okay, memang tak mudah melepaskan pengaruh iblis itu dari tubuhmu. Tapi daddy yakin, kamu bisa melewatinya dengan baik." ucap Jay sambil melayangkan kecupan disisian wajahku, mulai dari kedua pipiku, dahi, ujung hidung, pelipis kanan dan kiri, dagu hingga bibirku.

Aku yang begitu penasaran pun nekat bertanya, "Apa yang daddy lakukan pada tubuhku?" dengan suara yang bergetar saking tak kuatnya menahan suhu dingin yang aku rasakan. Padahal Jay Park berbaring tanpa menggunakan baju bagian atasnya saat ini. Menandakan suhu ruangan di sekitaran kami sebenarnya tak sedingin itu.

Belum sempat Jay menjawab, Jake kembali dengan membawa sebungkus kompres tempel yang langsung lelaki itu buka dan tempelkan di dahiku. Sempat Jake berikan kecupan singkat pada bibirku yang bergetar sebelum lelaki itu beranjak untuk mengambilkan air putih yang telah tersedia di meja kamar ini.

"Aku dan Jake Sim telah mengikatmu agar terus menjadi milik kami. Sehingga kau tak bisa meninggalkan kami lagi seperti tadi malam, sayangku!" ucap Jay Park begitu mengejutkanku. Ikatan apa lagi yang ia maksud? Apakah berkat ikatan itulah tubuhku bereaksi hebat karena sebelumnya memang tubuhku telah terikat dengan iblis lucifer bersama kekasihku, Yang Jungwon. Sekarang aku harus memiliki ikatan lain dengan kedua lelaki gila ini? Tunggu dulu! Ikatan dalam bentuk apa ini?!!

"Ikatan apalagi ini, ku mohon jangan seperti ini.." lirihku sampai meminta tolong pada kedua lelaki ini menyudahi rasa obsesi mereka yang semakin tak terkendali. Sialnya, Jake Sim malah mendekat ke arahku untuk mencium bibirku sekilas, "Ada begitu banyak lelaki yang menginginkanmu, Y/n. Kami tak ingin kehilangan untuk kesekian kalinya. Kini, kau benar-benar akan menjadi milik kami, hanya kami bedua." jelas Jake yang bahkan ikut membaringkan dirinya di sebelahku, tak jadi mengambilkan air putih untuk aku minum.

Jay bawa tubuhku yang menegang hebat menghadap dirinya untuk membisikkan, "Kau milik kami Y/n, Jay Park dan Jake Sim. Jangan tahan sensasinya, tubuhmu sendiri yang akan menderita, ikuti hasrat yang menuntun mu agar semakin terikat pada kami berdua." tepat setelah Jay Park bisikkan kalimat tersebut di telingaku, aku tatap mata tajam lelaki itu sambil bergumam pelan, "Daddy.." panggilku dengan suara yang sangat manja.

Hasrat dalam diriku tiba-tiba saja bangkit setelah aku putuskan untuk tidak melawan lagi sensasi aneh yang tercipta sampai membuat tubuhku mengigil kedinginan. Dengan tangan yang bergetar, aku tangkup wajah Jay Park yang amat tampan lalu bertanya, "Daddy, maukah kamu menyentubuhiku?" yang langsung mendapat umpatan kasar dari Jake Sim yang memperhatikan kami.

HUG ME TIGHTERCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang