"Yang Mulia ada yang salah!" Theodore Lark berseru saat Alizeh dinyatakan tidak terlibat dalam kematian putrinya atas dasar kekeliruan kesaksian yang dilakukan oleh sang pelayan.
Tetapi, sebagai seorang ayah dari Isadora. Theodore tahu kalau salah satu dari keluarga Phineas terutama Alizeh terlibat dalam kematian putrinya.
"Marquess, tolong tetap tenang di ruang persidangan." Tegur Hakim saat satu per satu orang mulai meninggalkan ruangan tersebut didahului oleh Raja.
"Hakim!" Theodore masih belum puas dengan keputusan sidang. "Apa yang keluarga Duke berikan padamu sampai kau tega menyatakan gadis itu tidak bersalah!?"
"Nona Alizeh memang tidak bersalah, pernyataan pelayan itu hanya kekeliruan semata. Hasil keputusan sidang telah disetujui oleh Raja maka seharusnya kau menerima." Ujar Hakim sesaat sebelum undur diri meninggalkan ruang sidang.
Melihat Alizeh yang akan pergi, Theodore cepat berlari menuju gadis itu. Hendak meraih kasar lengannya namun Charles lebih dulu menepis karena mengingat Theodore cukup anarkis dalam hal-hal seperti ini.
"Berhentilah menuduh putriku yang tidak-tidak." Tegas Charles merangkul Alizeh sebelum Theodore sampai meraihnya. "Akui saja putrimu meninggal karena kelalaianmu."
"Lantas putramu yang menghamili putriku, bagaimana!?"
"Ada bukti?" Balas Charles tersenyum miring, merujuk pada Isadora yang sudah mati. "Tidak ada bukti sama dengan kasus ditutup, putra dan putriku bersih."
"Aku tahu kalian memainkan permainan kotor!" Desis Theodore masih tak terima. "Akan kubalas kalian nanti, terutama kau." Ia tunjuk wajah Alizeh dari jauh.
"Setidaknya putrimu sudah bebas dari penderitaannya sekarang." Sahut Alizeh tersenyum tipis, sukses membuat Theodore kian meradang.
"KAU--"
"Alizeh, kita pergi." Laverna sigap memeluk Alizeh dan membawa gadis itu meninggalkan ruang sidang beserta Charles yang menjaga Theodore supaya pria itu tidak tiba-tiba menyerang dari belakang.
Selepas kepergian keduanya dari ruang sidang, Alizeh menatap Laverna murung. Wanita itu termasuk ayahnya jelas tahu kalau Alizeh terlibat dalam kematian Isadora. Tetapi, keduanya memutuskan untuk menutup kenyataan itu rapat-rapat dan move on.
"Raja memberikan kamar untukmu beristirahat malam ini, besok sidang Caleb akan dilaksanakan meski sudah dipastikan dia tidak bersalah." Ujar Laverna membuka percakapan.
Tanpa mengharap balasan, Laverna mengantar Alizeh ke kamar. Ia bukakan pintu lalu bertanya apakah Alizeh butuh ditemani atau tidak? Dan saat jawabannya tidak, maka Laverna mengangguk lalu menutup pintu kembali.
'Aku tidak dimanfaatkan.' Alizeh terus menyakinkan dirinya sendiri. 'Aku menjaga keluargaku. Ayah dan ibu sangat adil, mereka menyayangiku... kan?'
'Aku hidup sesuai dengan keinginanku dan keinginanku adalah keluarga ini tetap utuh selamanya.'
Hela nafas berat keluar dari sela bibirnya, di kehidupannya yang dahulu tak pernah sekalipun keinginan Alizeh dituruti. Alih-alih diberikan hadiah tabungan satu milyar, Alizeh disuruh merengung tentang kematiannya yang semakin dekat seiring berkurangnya usia.
Tetapi disini... mereka merayakannya, membuat Alizeh bahagia bahkan membelikan apa saja yang Alizeh suka tanpa perlu diminta.
Sementara Chris... latar belakangnya sudah gila sejak kecil. Biarkan saja, biarkan. Seharusnya pria itu tidak menjadi masalah yang begitu besar.
Seandainya Eros ada disini, pria itu akan berbicara padanya dan memberi pengertian tentang mengapa hidup selalu bertindak diluar kemampuannya secara tidak adil.
KAMU SEDANG MEMBACA
A Little Sister Guide
Fantasy⚠️Ada tiga peraturan di keluarga Phineas; yang pertama tidak boleh ada pertengkaran antar sesama anggota keluarga, yang kedua tidak boleh melewatkan makan malam keluarga, yang ketiga dan paling penting tidak boleh bercinta antara kakak laki-laki dan...
