45. Broke My Rules for You

59.5K 3.5K 118
                                        

"Akhirnya bangun juga," suara Salshabilla terdengar dari sampingnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Akhirnya bangun juga," suara Salshabilla terdengar dari sampingnya. "Lo bikin gue panik, tahu nggak? Kalau lo mau mabuk, kenapa nggak ngajak gue sekalian?"

Agatha meringis sambil memejamkan mata lagi. "Maaf..." gumam Agatha pelan.

Salshabilla duduk di kursi, menatap Agatha dengan ekspresi khawatir bercampur kesal. "Gue udah kasih tahu Kak Theo semalam, kalau lo di rumah sakit. Tapi nggak tahu kenapa dia belum dateng."

Agatha mendengus, matanya kini terbuka penuh. "Dia mana ada waktu buat gue," ucap Agatha dengan suara serak. "Jawabannya pasti sama, sibuk, sibuk, dan sibuk."

Salshabilla terdiam sejenak sebelum akhirnya menghela napas. "Tapi lo masih nunggu dia, kan?"

Agatha menatap langit-langit kamar dengan tatapan kosong. "Gue nggak tahu, Sal. Gue capek. Rasanya kayak gue selalu ada di urutan terakhir buat dia."

"Lo butuh istirahat. Jangan mikirin Kak Theo dulu. Kalau dia peduli, dia bakal datang."

***

Agatha duduk di tempat tidurnya, bersandar lemah pada bantal. Pandangannya kosong, masih berusaha mencerna kekacauan yang terjadi semalam. Salshabilla baru saja keluar untuk mengambil makanan yang ia pesan, meninggalkan Agatha sendiri di kamar.

Namun, beberapa menit kemudian, suara langkah kaki terdengar di lorong. Agatha mengabaikannya, mengira itu hanya Salshabilla yang kembali. Tapi suara seseorang berbicara dengan nada ceria membuatnya mengangkat kepala.

"Eh, Kak Jean? Lagi apa di sini?" suara Salshabilla terdengar jelas.

"Lah? Lo ngapain di sini?" Jean balik bertanya, "Gue mau nengok Theo. Katanya dia kecelakaan semalam. Gue kira lo juga di sini buat jenguk dia," jawab Jean santai.

Agatha langsung menegakkan tubuh, matanya membulat. Theo kecelakaan?

"Hah? Kecelakaan? Kak Theo dirawat di sini?" Salshabilla terdengar terkejut.

"Iya, gue baru tahu pagi ini. Jadi gue sempatin mampir sekalian bawa buah. Dia di lantai dua, ruang VIP. Gue pikir lo nemenin Agatha terus langsung ke sana," jelas Jean.

"Agatha?" Salshabilla terdengar bingung. "Dia malah nggak tahu apa-apa soal ini."

Agatha tidak bisa mendengar lebih banyak. Dengan tubuh lemas, dia memaksakan diri turun dari tempat tidur dan berjalan pelan ke arah pintu. Ketika membukanya, dia melihat Salshabilla dan Jean berdiri di ujung lorong.

"Jean, Kak Theo kenapa?" tanya Agatha langsung, suaranya serak.

Jean menoleh, sedikit terkejut melihat Agatha yang juga mengenakan pakaian rumah sakit. "Agatha? Lo sakit juga? Gue kira lo di sini buat nemenin Theo."

"Jangan bertele-tele," potong Agatha cepat. "Kak Theo kenapa?"

Jean ragu sejenak, tapi akhirnya menghela napas. "Dia kecelakaan semalam. Nggak parah sih, tapi cukup buat dia harus dirawat. Gue pikir lo udah tahu."

Say My NameCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang