-52

21 8 0
                                        

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Beberapa teman Jisoo sudah datang pagi-pagi sekali sembari membawa bingkisan serta bahan-bahan yang mereka bagi.

Semuanya kompak setuju membawa bahan-bahan lalu nanti disatukan di apartemen, lebih mudah seperti itu menurut mereka, karena mereka membawa apa yang ada di rumah masing-masing, tanpa mengeluarkan uang lebih.

"Ngapain bawa terigu, gue juga ada terigu kali!" ujar Jisoo pada Naora.

"Gak pa-pa, biar tambah banyak. Nih gue juga bawa cetakan takoyaki, kita bikin takoyaki yuk, guys!"

"Ayo aja kalo Lo bisa bikinnya," timpal Soojin.

"Bisa dong, serahkan kepada Naora imut ulala gemezz!"

"Bentar gue liat list makanan yang mau dibikin dulu, Wihh banyak juga request-an temen-temen," ujar Jisoo seraya menggulir layar ponselnya. "Cireng, BBQ, ayam bakar, bakso, pizza- eh ini siapa yang request pizza, buset dah!"

"Si Tito, tapi katanya dia mau beli sendiri."

"Oalah, oke bagus." Jisoo kembali melanjutkan membaca list. "Seblak, burger, shabu-shabu ... emm, guys, keknya mending kita pilih aja deh mau bikin seblak atau shabu-shabu?"

"Tapi itu yang request beda orang, gak pa-pa kita bikin aja semua. Tenang aja, Ji, pasti abis kok, si Victor gragas!" sahut Grace dengan kebiasaannya, me-roasting Victor.

"Eh, siapa yang mau bawa panggangan?"

"Asqa, tapi belum ada kabar, keknya dia baru dateng jam 9."

"Ooh, yaudah gak pa-pa, kita juga BBQ-an sore atau gak malam."

"Eh bentar, soal minuman, kan kita maunya bikin jus ya, tapi pasti selera temen-temen pada beda-beda."

"Telpon Victor dulu buat beli."

"Lo udah bangun belum?" Grace yang telepon.

"Lah, ini gue udah di supermarket buat beli chiki kali! Paan?" balas Victor sewot.

"Beli minum juga, catat sepetan!"

"Ya, terus apa lagi?"

"Buah gak sih, takutnya yang dibawa Andrew kurang." celetuk Delia.

"Lah ini gua lagi sama Andrew, kita udah beli buahnya."

"Banyak 'kan? Jan sampe kalian beli buat kalian aja, gue jitak ntar!" jelas Grace sedikit mengancam.

"Banyak ini, masih-masing buah 2 kg."

"Oke cukup. Lu nanya aja di grup apa yang kurang di temen-temen."

"Sosis sama bakso aman gak?" tanya Jisoo.

"Aman sih kayaknya, kita 'kan bawa bahan-bahan sesuai yang kita request jadi mereka bawa bahan masing-masing."

Jisoo mengangguk. Gadis itu kemudian menoleh kepada kakaknya. "Kakak gak mau ikut request?"

Yoona yang sedari tadi diam memperhatikan, kini berpikir. "Gimana kalo bikin kue. Kalian suka kue apa?"

"Ide bagus, Kak! Supaya kalo nanti kita kepedesan, bisa ditolongin kue!" Naura menjentikkan jarinya merasa sangat setuju dengan request-an Yoona.

"Bikin kue apa ya enaknya, brownies, donat, pancake, atau apa?" celetuk Bona.

"Churros juga enak," balas Jayne.

"Yaudah kita bikin aja semua, udah gue bilang temen-temen kita pada gragas! Bentar telpon Victor lagi buat beli bahan."

"Vic, Lo ramean gak di sana? Banyak nih yang mau Lo beli!" tanya Grace.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: 13 hours ago ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Lovely \ VsooCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang