aku pernah berlari...
namun arahnya menjauhi asa
seketika itu aku merasa lebih baik
namun sekilas kemudian merana,
aku pulang dengan tangan yg bersih
menjadi pengecut semudah itu hayati...
semudah menyerah di jalan bercabang...
KAMU SEDANG MEMBACA
Napak Tilas
PoesiaHanya sekumpulan puisi amatiran, dari seorang pria perindu, penyuka sunyi, perenung, penikmat senja dan kopi, serta pemurung ulung. . .
