Hijrah

70 4 0
                                    

ada rindu yang tersemat
pada ramai puji-puji
ada harap yang menyala
pada api obor di genggaman anak-anak itu

ada peluk hangat
pada malam yang dingin
aku terduduk menatap semestaMu
rembulan tersungging tipis

bulan yang baru telah datang
dengan sejuta rindu lagi
dengan hening-hening yang menunggu
menunggu renung
menunggu peluk

dia dibawa Kekasih...
dia dibawa Kekasih...

aku menggigil tanpaMu
cintai aku terus
aku fana Engkau Kekal...

Napak TilasTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang