bab 21

2.7K 141 7
                                        

Ify membuka aplikasi Instagram miliknya. Sudah beberapa hari ini ia mengabaikan media sosial yang ada di ponselnya.

Jleb.

Jantungnya berhenti sejenak melihat foto dua orang yang sedang berbahagia, sepertinya.

Rio..dan entahlah siapa dia. Mungkin anak baru yang kemarin ia lihat.

Ify mengangkat bahu nya acuh, mengirim pesan pada sang sahabat.

Jalan kuy, ah. Bosen incess. Kita coping-coping.

Setelah itu, ponsel Ify bergetar.

Kuy, deh. Wa juga ocen. Sekalian mau beli eskim❤

Ify terkekeh lalu mengambil tas sandang nya.

**

"Lo tau? Kemarin gue sama Kak Cakka jalan bareng!uhuy..seru coy."
Pamer Agni.

Via melotot,
"Beneran? Anjirr..gue sama kak Alvin aja belum pernah jalan, bangzat ah."

Ify terkekeh kecil lalu mengaduk-aduk jus jeruk nya tak berselera. Ya, sebelum berkeliling mall, mereka memilih untuk memakan sesuatu, dan sudah pastinya ini adalah ide dari Via.

"Lo, Fy?"
Tanya Agni.

"Ha? Kenapa? Gue kenapa?"
Balas Ify dengan tampang bloon.

"Ck, lo sama kak Rio gimana?"

Ify mengangkat bahu nya acuh,
"Udah yuk, udah kenyang juga. Gue pengen beli baju couple. Buat gue sama kak Rio."

Mereka berdua memgangguk.
Mereka berkeliling, hingga pada akhirnya mereka masuk kesebuah toko pakaian. Nama toko nya Kekinian Store.

Dengan isi pakaian Couple yang jenis dan motif yang berbeda-beda. Dan dikaca depan tertulis,

Garis keras, jomblo dilarang masuk.

Mereka bertiga sempat tertawa melihat tulisan yang terpajang di kaca depan toko tersebut.

"Gue pengen beli ini deh, buat gue sama kak Alvin."
Seru Via memegang baju merah yang terpajang di mannequin.

Agni menyentuh pakaian biru yang motif nya hampir mirip dengan milik Via,
"Gue pengen yang ini. Keren kayaknya kalo gue sama kak Cakka couple an make ini."

"Lo,Fy? Udah dapet lom?"
Tanya Via.

Ify mengangguk,
"Gue beli yang coklat."

Setelah membayar, seperti yang Via butuhkan. Es krim. Mereka mampir ke kedai es krim taman kota, sekalian menghirup udara sore hari yang masih segar.

"Fy, gue kesana bentar."
Seru Agni.

Ify mengangguk. Ia sendirian sekarang. Via sedang pergi membeli jagung dan Agni membeli gula kapas.

Ia melihat sekitar, seketika mata nya terpaku ketika melihat seorang yang ia kenal, bahkan sangat kenal..berada disana.

Baru saja ia ingin berdiri menghampiri pria itu, namun..seperti nya didahului oleh wanita itu.

Hingga Ify kembali duduk, ia mengirim sebuah pesan untuk seseorang.

Kak, lagi dimana?

Drrt..

Lagi mau main basket, yang. Udah dulu, bye :*

Ify terkekeh,
"Lo bohong lagi, kak."
Gumam Ify pelan.

**

Ify memeluk bantal guling nya, sedari tadi ia hanya terdiam didalam kamar tanpa menghiraukan panggilan mama nya untuk segera turun dan makan malam.

Hingga suara ketukan pintu kembali terdengar,

Tok..tok..

"Fy, ada Rio dibawah. Turun gih," teriak sang mama dari balik pintu kamar nya.

Ify terduduk diam, turun-nggak-turun-nggak-turun.

Ah sial.

Ify membuka pintu nya lalu berjalan menuruni tangga.

Rio menoleh menyeringai lalu menghampiri Ify.

"Mau ngapain, kak?"
Tanya Ify lembut.

"Ngajak kamu jalan, boleh kan?"

**

Ify memasuki pekarangan sekolah nya, setelah ia sama sekali tak berani menanyakan perihal semalam pada Rio.
Ia sangat takut.

Ia menenteng kantong berisi baju coklat yang sama sepertinya, yang akan ia berikan langsung pada Rio.

"Eh, itu kak Rio."

Setelah Ify berjalan mendekat, lagi-lagi ada yang mendahului nya.

Hingga langkah Ify terhenti dan bersembunyi dibalik tembok.

"Hai, kak Yo! Temenin aku sarapan, ya?" Tanya wanita itu.

Rio mengangguk,
"Ayo deh, aku juga belum makan pagi."

Ify menggeram kesal, lalu melihat kearah kantong yang ia bawa. Mungkin nanti akan ia berikan.

**

Ify menunggu jemputan nya didepan gerbang.

Tin!!

Ify mendongak, pria itu turun dari motornya menghampiri Ify yang duduk sendirian.

"Mau balik nggak? Apa mau nginap di sekolah?"
Tanya pria itu, Rio.

Mata Rio tertuju pada kantong yang Ify tenteng. Lalu melihat isi dari kantong tersebut.

"Buat gue?"
Tanya Rio.

Entah ada malaikat apa yang lewat, sepertinya dewi fortuna sedang berpihak padanya.

Debo lewat dan turun dari cagiva nya.

"Hay, Fy! Yo!" Sapa Debo.

Ify menarik kasar kantong yang Rio pegang, lalu menyodorkannya kepada Debo.

"Eh apa nih?"
Tanya Debo heran.

"Buat kak Debo. Baju nya couple an sama punya Ify."

💩💩💩

Maafkan daku yg ngaret nya melebihi sempak Cakka yang udah kendor;v

Jan lupa voteee❤

I Need Your L❤veCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang