aturan di buat untuk dilanggar, sama halnya seperti janji diucap untuk diingkari, kepercayaan di beri untuk di khianati
Happy Reading
Dokter pribadi keluarga Abraham telah selesai memeriksa kondisi Arnessa. Menurut Dokter, Arnessa hanya stress. Tetapi menurut Askar, ada sesuatu yang aneh dalam diri Arnessa dan Askar harus menggalinya.
Askar mengajak Dokter keluar dari kamar Arnessa. Askar membiarkan mamanya yang menjaga Arnessa.
"Dokter yakin Arnessa hanya stress biasa?" tanya Askar memastikan.
"Apa yang kamu ketahui, Askar?" Dokter bertanya balik.
"Arnessa, sebelum pingsan, dia menangis terisak. Dari matanya saya bisa menangkap bahwa dia sedang terluka. Dia bahkan menyakiti dirinya sendiri dengan menggenggam pecahan cermin di kamarnya. Kemudian saat saya berusaha menenangkannya, dia justru marah dan membentak saya kemudian setelah itu dia tenang lalu pingsan." jelas Askar panjang lebar.
Dokter tampak berpikir.
"Sebelumnya bagaimana? Apakah dia pernah mengalami hal seperti ini?" tanya Dokter lagi.
"Kalau untuk melukai dirinya sendiri, ini pertama kalinya, dok. Tapi sebelum-sebelumnya, mood Arnessa bisa berubah dengan drastis. Kadang dia begitu lembut tapi sesaat kemudian jika ada yang mengusik ketenangannya, ia akan menjadi berani dan kasar. Itu sering terjadi," jelas Askar lagi.
"Sepertinya dia mengindap Bipolar disorder. Tapi saya tidak bisa memastikannya. Lebih baik kamu bawa dia ke psikiater untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Dokter. Askar terdiam. Benar dugaannya selama ini bahwa Arnessa mengindap bipolar disorder.
"Lalu apa yang menyebabkannya dia seperti itu, dok? Karena setau saya, kembarannya normal-normal saja," tanya Askar.
"Bipolar disorder tidak bisa di tentukan karena genetik keseluruhan, bisa saja karena ada tekanan yang mengusik pikiran dan jiwanya," jelas Dokter. "Mungkin karena trauma atau kondisi-kondisi dimana pasien tidak bisa menerimanya. Bipolar disorder bisa terjadi sebagai bentuk suatu penolakan dalam diri."
"Tapi satu hal yang harus kamu ingat, bipolar disorder dengan D.I.D atau yang lebih di kenal dengan kepribadian ganda itu berbeda. Bipolar disorder itu lebih menjurus ke perubahan mood yang signifikan," lanjut Dokter. Askar diam mendengarkan.
"Emm baiklah, makasih dok informasinya," kata Askar.
*
Seperti biasa, Rico menghabiskan malamnya di bar dengan minum. Bagi Rico, tidak ada yang mengerti dirinya selain minuman. Teman-temannya? Mereka hanya sebatas nama di balik gelar teman. Wanita? Satu-satunya wanita yang ia cintai justru terluka karena dirinya.
Cindy datang ke bar bersama teman-temannya. Ini pertama kalinya ia ke bar. Cindy mau ke bar karena tau bahwa Rico sering datang. Dan benar, matanya menatap sosok Rico yang sedang meneguk minumannya di pojok. Cindy menghampiri Rico.
"Hai, kak Rico!" sapa Cindy. Rico memicingkan matanya.
"Cindy?" tanya Rico memastikan. Cindy tersenyum kemudian mengangguk.
"Sendiri aja, kak?" tanya Cindy.
"Seperti yang lu liat," jawab Rico yang sudah setengah mabuk.
"Kakak selalu kesini ya? Kakak gak mikirin kuliah kakak? Kakak udah semester akhir loh," kata Cindy memberanikan diri. "Semua ini karena kepergian Aurella?"
KAMU SEDANG MEMBACA
DOULEUR [COMPLETE]
Romance"Aku, kamu, penuh luka." Arnessa,si gadis cantik dengan rambut ombre sejak lahir. Rambutnya itulah yang membuatnya terlihat istimewa. Arnessa itu ramah,ceria,mudah bergaul. Setidaknya itu menurut orang di sekitarnya. Tetapi siapa yang tau bagaimana...
![DOULEUR [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/122349720-64-k367505.jpg)