Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

41. Bad Story

1.1K 110 24
                                        

👻👻👻

.

.

.

Play mulmed to reading effect!

.

.

.

Waktu berlalu begitu cepat. Nggak terasa hidup gue tinggal sejengkal saja. Semakin hari beban hidup gue kian berat. Terasa penat bahkan hampir saja kehilangan napas. Berat. Wajah gue pun mulai sekarang sering kali pucat.

"Jangan dipandangi terus! Kamu akan pusing sendiri."

"Gimana nggak? Tubuh aku aneh, Mas! Aku tambah kurus!"

Ya. Ketakutan gue perlahan mulai muncul saat ini. Gue merasa badan mulai lemas akhir-akhir ini.

Di saat gue mendambakan kelanjutan mimpi indah, justru mimpi buruk lah yang muncul.

Dalam kurun waktu 3 hari ini gue udah tahu bagaimana rupa dan wujud anak gue kelak. Dia manis. Sangat manis. Tubuhnya sempurna tanpa sehelai benang pun. Namun mimpi indah itu hancur begitu saja saat gue terbangun. Wajah gue pucat pasi. Telapak tangan gue memutih dan gue kehilangan kekuatan.

"Hidup aku tinggal beberapa minggu, Mas." adu gue menangis di pelukannya.

"Kamu nggak akan ke mana-mana, Sayang. Kamu selalu di sisi Mas." ucapnya mengelus puncak kepala gue.

"Pakai baju kamu! Badan kamu kedinginan." Mas Yilay menuntun gue kembali ke ranjang untuk memakaikan kain tidur gue.

Saking paniknya, dalam keadaan telanjang bulat-bulat gue berkaca pada cermin lemari. Luar biasa. Hanya dalam tempo 3 malam tubuh gue berubah drastis.

"Harusnya aku nggak minta untuk melihat bayi kita." ucapku sesal.

Suami gue berdesis dan mengunci mulut gue dengan jarinya. "Itu hak kamu."

"Ayo, Mas antar kamu makan!"

Setelah gue mengenakan baju yang pantas, Mas Yilay mengajak gue pergi ke dapur. Gue tahu makanan apa yang sekarang dia maksud.

Gue meronta, menggeleng, bahkan menolak mentah-mentah cairan merah kental itu.

"Nggak enak, Mas!" elak gue.

"Ini jalan satu-satunya untuk menolong kamu, Alice!" ucapnya menyodorkan buntalan kantong darah itu. Dia menunggu gue sampai gue mau meminumnya.

 Dia menunggu gue sampai gue mau meminumnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dengan perasaan jijik gue mengambilnya. Rasanya ingin menelan ludah susah sekali. Gue nggak akan sanggup habisin semuanya. Kecuali mungkin kalau dengan transfusi lewat selang, jadi lidah gue nggak ikut andil merasakannya kayak gini.

MY HUSBAND IS A VAMPIRECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang