H-45

35.7K 1.3K 8
                                        

Sudah sekitar 8 bulan setelah kehadiran Sandra dalam rumah tangga Hulya dan Reyhan kini rumah tangga keduanya nampak akur dan bahagia. Reyhan dan Hulya sudau menjalani kehidupan mereka normal seperti biasanya.

Hueekk....

Hulya berlari menuju wastafel dan memuntahkan makanannya. Melihat istrinya muntah Reyhan mengikuti istrinya menuju wastafel.

"Kamu kenapa hmm" tanya Reyhan sambil memijit tengkuk istrinya.

"Masuk angin mungkin mas" balas Hulya setelah membasuk mulutnya dengan air.

"Ah nggak mungkin,sepertinya kamu hamil deh" ucap Reyhan langsung.

"Masak sih mas?"

"Eh kamu yang hamil kok kamu yang gak yakin sih?"

"Soalnya gejala seprti ini biasanya gejala masuk angin aja mas,aku butuh kerokan nih" ucap Hulya sambil memeluk suaminya. Hulya merasa nyaman berada dipelukan Reyhan.

"Gak boleh kerokan sebelum kita cek kerumah sakit! Nanti setelah kita sarapan kita kerumah sakit ya"

"Kamu gak kerja?"

"Iya kan kita priksanya dirumah sakit tempat aku kerja sayang" balas Reyhan sambil mencium kepala istrinya.

"Hmmmm kalo aku gak hamil gimana?" Tanya Hulya menatap suaminya cemas.

"Ya itu artinya aku harus lebih giat lagi berusahanya" bisik Reyhan ditelinga istrinya.

Hulya merinding mendengar suara suaminya ditelinganya,wanita itu segera mencubit perut sixpack Reyhan lalu bergegas meninggalkan suaminya di wastafel kamar mandinya.

"Mama kenapa ma?" Tanya Raisa saat melihat ibunya keluar dari  kamar mandi.

"Mama cuma ga enak badan aja,mungkin kecapean,adek sama kakak makan yang banyak ya,habis itu mama anter kesekolah" ucap Hulya sambil menyentuh kepala putrinya.

Setelah sarapan Hulya, Reyhan, dan kedua anaknya mengantar Raisa dan Rasya ke sekolah, Rasya sudah duduk dibangku Taman Kanak-Kanak, sementara Raisa saat ini sudah duduk dibangku SD.

Setelah mengantar buah hatinya sekolah Hulya dan Reyhan segera menuju ke dokter kandungan guna memeriksakan istrinya.

"Ini bukannya ruangan kak Anggara ya?" Tanya Hulya saat mereka berjalan memasuki rumah sakit.

"Iya,aku mau pamer sama Anggara kalo istri aku hamil" ucap Reyhan sambil memeluk istrinya.

"Kalo aku gak hamil?"

"Aku juga mau pamer sama dia kalo aku udah bebas ngehamilin kamu" ucap Reyhan frontal tanpa disaring terlebih dahulu.

"Iiih apaan sih" Hulya blushing akibat perkataan suaminya,wanita itu bersembunyi didada Reyhan untuk menyembunyikan rasa malunya.

*kreek*

Reyhan dan Hulya membuka pintu ruangan Anggara,membuat Anggara menghentikan aktivitas membaca bukunya.

"Eh kalian ada apa pagi pagi keruanganku?" Tanya Anggara sambil menutup bukunya.

"Mau periksa" balas Reyhan singkat

"Periksa?"

"Ck! Gue minta tolong buat lo mriksa istri gue, yakali istri gue hamil gitu"

"Oo gitu,yaudah ayo kita mulai"

Hulya bangkit mengikuti Anggara dibelakangnya, Hulya juga mengikuti instruksi Anggara untuk berbaring.

"Lo ngapain kesini?" Tanya Anggara pada sahabatnya.

HULYA   [COMPLETE]  ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang