Dia?

10.1K 315 17
                                        

Waktu telah menunjuk kan pukul sebelas malam, namun mata gue belum ingin terlelap. Gue masih memikirkan keputusan apa yang akan gue ambil.

Tiba tiba saja pikiran gue melayang membayangkan wajah aldo yang mulus, badan nya yang tinggi, hidung mancung, bibir tipis, senyuman nya yang manis, huh! jadi ingin ketemu Aldo.

'TRING...'

Gue mendengar pesan masuk, gue segera mengambil ponsel dan membaca pesan yang ternyata dari aldo. Waaw waw waw gue senang sekali dodol emon. Krik ... Krik ... Krik ... Krik .... Garing bener dah.

Raynaldo:
Belum tidur kei?

Akeila:
Belum al

Raynaldo:
Kenapa?

Akeila:
Belum ngantuk:v

Raynaldo:
Ohh, ya udah chat sama gue aja sampai lo ngantuk dan tidur :)

Akeila:
Beneran

Raynaldo:
Iyaa benerannn, gue belum mau tidur juga

Akeila:
Kenapa?

Raynaldo:
Belum ngantuk ajaa

Akeila:
Ohh gitu

Raynaldo:
Iyaaa, lo lagi ngapain? udah selesai tugas math?

Akeila:
Gue lagi horizontal body battery-saving mode xixi, btw tugas math gue baru selesai tadi

Raynaldo:
Hah?? bilang aja lo lagi rebahan wkwk

Akeila:
Xixixi, supaya lebih keren Al

Raynaldo:
Ya udah lo tidur dulu deh, dah malam ... gue mau mabar bentar, temen gue ribut banget ngajak main

Akeila:
Gajadi temenin gue?

Raynaldo:
Lahh iya ya, bentar biar gue bilang ke temen gue, kalo gue gabisa main

Akeila:
Ahaha santaii, gue mau tidur juga nii

Raynaldo:
Beneran?

Akeila:
Iyaaa Al

Raynaldo:
Okee malam

Akeila:
Malam

Setelah selesai berkirim pesan dengan Aldo, mata gue menjadi berat dan secara perlahan gue mulai memejamkan mata. Hingga pada akhirnya gue terlelap.

PACAR CUEK

Gue membuka mata perlahan karena sinar matahari telah menerobos jendela kaca kamar gue. Gue menggeliat lalu duduk dan menatap jam di atas nakas. Pukul enam pagi.

Argh! rambut gue berantakan, dan mata gue juga sulit untuk terbuka dengan sempurna, "hoam!!" gue kembali menguap. Saat gue hendak berdiri, gue menemukan sebuah kotak kecil yang berada di atas nakas. Karena penasaran, Gue segera mengambil kotak itu dan membuka isinya.

Ternyata isinya adalah sebuah foto dan beberapa lembar kertas berisi data diri seseorang yang ditulis di sebuah kertas kosong.

Gue mengamati foto yang berada di tangan kanan gue. Di foto itu, berdirilah seorang laki laki tinggi yang sedang memegang sebuah bola basket dengan rambut yang basah di penuhi keringat serta kedua alis yang terangkat, seperti orang yang angkuh dan suka memerintah.

Bola matanya berwarna hitam seperti biji kopi, kulit nya putih, dan senyuman yang terlihat dipaksakan terukir di wajah tampan nya, gue yakin pasti laki laki ini yang akan di jodohkan dengan gue.

PACAR CUEK [COMPLETED✔]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang