Ikuti saja alurnya

4.1K 145 19
                                        

Kei POV

Malam semakin larut, namun mata gue belum mau terpejam, gue duduk dan mengambil ponsel yang terletak di atas nakas. Sedetik  kemudian gue kembali berbaring. 

Gue membuka salah satu aplikasi chatting dan membuka profil Arfan, di profil tersebut tertera nomor ponsel dan info yang menjadi ciri khas aplikasi tersebut. Gue lihat Arfan sedang online.

Ngga tau kenapa akhir akhir ini gue jadi suka kalau dekat sama Arfan, jangan jangan ...  Aishh stop! gue ngga boleh berpikiran yang aneh aneh.

Gue sempat berpikir untuk mengirim pesan kepada Arfan, namun segera gue urungkan pikiran aneh itu, nanti Arfan mikir yang aneh aneh kalo gue chat dia.

Terus sekarang gue mau ngapain lagi? Hwaaa bosan banget.

'TRING'

Ponsel gue berbunyi tanda ada chat masuk, gue langsung membulatkan mata melihat pesan yang masuk dari Arfan.

Arfan:
TIDUR!

Kei:
Iya kak

Arfan:
Hanya mau ngingetin, kalo besok itu hari senin.

Kei:
Siapa bilang besok sabtu?

Arfan:
G tau

Kei:
Gaje ih kak

Arfan:
Iyain

Kei:
Idih

Arfan:
TIDUR

Kei:
OKEEE BYE!

Gue mematikan ponsel dan tersenyum, tumben banget Arfan mau chat gue, ada angin apaan ya? Aish bodo amat lah yang penting sekarang gue harus tidur. Eh tapi kan biasanya Arfan cuek apa si kulkas dengan seratus pintu itu udah rusak? Makanya dia ngga dingin lagi. Atau jangan-jangan... Eh gue kenapa mikirin Arfan terus sih? Kapan gue tidur kalo kayak gini?

PACAR CUEK

Pagi ini Arfan datang menjemput gue, kami  pergi ke sekolah bareng. "minggu depan gue ujian," Arfan memulai percakapan di antara kami saat mobil melaju menuju ke sekolah. "oh good luck," jawab gue seadanya.

Arfan hanya diam, tidak lagi berbicara dan hanya fokus berkendara. Tiba-tiba gue teringat ucapan Yumi yang menyatakan kalau dia menyukai Arfan, terbesit di pikiran gue untuk bertanya suatu pertanyaan kepada Arfan.

"kak," panggil gue, Arfan menoleh sebentar sebagai tanda kalau dia sudah mendengar panggilan gue. "Yumi suka sama kak Arfan, kakak tau itu kan?"  Arfan lagi-lagi menoleh dan mengerutkan alisnya. "hem," jawabnya.

"kak Arfan mau sama Yumi?" gue bertanya dan Arfan menggeleng sebagai jawaban. "kenapa ngga mau? Yumi cantik kok kak, terus ...," gue menghentikan ucapan gue ketika Arfan menatap gue sinis, "lo mau gue pacaran sama Yumi?" tanya Arfan dengan ekspresi datar nya.

Dan pertanyaan dari Arfan itu membuat gue terdiam, entah kenapa lidah gue menjadi kelu untuk menjawab 'iya' gue berpikir keras untuk menjawab pertanyaan spontan dari Arfan. "um ... Bukan gitu kak, gue cuma merasa bersalah ngga pernah ngertiin perasaan Yumi, gue pacaran sama Aldo terus juga pacaran sama kak Arfan, sementara Yumi suka sama kalian berdua, gue merasa bersalah banget kak, seharusnya gue ....,"

"seharusnya apa? Lo nyesal pacaran sama gue? Lo mau putus terus jodohin gue sama Yumi?" Arfan memotong ucapan gue dan menghantam gue dengan beberapa pertanyaan yang gue sendiri ngga tau jawabannya.

PACAR CUEK [COMPLETED✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang