Akeila POV
"Kei, nanti tugas matematika nya tolong di kumpulin ya," ucap salah satu teman sekelas gue, dia Dinda. Entah kenapa semenjak kejadian Dinda merhatiin Aldo, gue jadi mulai merasa ngga suka sama Dinda. Gue mengangguk sekilas menanggapi ucapan Dinda. Karena gue yang di tugasin buat ngumpulin tugas Matematika.
"makasih," ucap Dinda pelan, gue yang tengah fokus berkutat dengan rumus rumus yang menyebalkan dan ditambah merasa malas merespon Dinda hanya menjawab dengan senyuman kecil yang hanya bertahan 3 detik.
"gue duluan ke kantin ya," Dinda buka suara lagi, ni anak kenapa sih? Gue kan lagi fokus, sengaja apa ya? Supaya gue ngga siap nyelesain tugas, dasar rubah betina.
"iya," jawab gue yang tidak menatap Dinda, dan sibuk menulis. "ngga mau ikut ke kantin Kei?" gue berhenti menulis sebentar lalu menoleh ke arah Dinda yang sedang memamerkan senyum manis nya yang fake.
"ngga," jawab gue seadanya dan lanjut menulis, lama-lama kesabaran gue habis ntar. Lagian Karin sama Aldo mana sih? Masa cuma tinggal gue sama rubah betina ini di kelas!
"beneran ngga mau ikut?" Dinda menggeser meja yang menjadi tumpuan gue untuk menulis, sehingga buku gue kecoret, dan ini sungguh menyebalkan. "LO KENAPA SIH?!" gue menggebrak meja sekuat tenaga, sehingga tangan gue kesakitan dan gue melihat ada sedikit ekspresi kaget dari Dinda.
"Kei kenapa kamu bentak Dinda?" tiba-tiba Aldo datang entah dari mana bersama Karin lalu memegang tangan Dinda agar menjauhi gue. "gue cuma mau ngajak Kei makan tapi dia marah Al, terus dia juga tadi dorong gue," mata Dinda berkaca kaca seolah akan menangis, gue menatap Dinda tidak percaya. Bagaimana dia bisa ber akting sebagus itu di depan Aldo.
"lo jangan asal ngomong ya! Sedikit pun gue ngga pernah nyentuh lo! Malahan lo yang ngusilin gue," gue menatap tajam ke arah Dinda. "bohong Al, dia udah dorong gue sampai gue kebentur meja!" air mata Dinda menetes, WOW!! Ratu drama ini sangat cerdik. Aldo menatap gue dengan tatapan kaget, "lo ngelakuin itu Kei? Tapi kenapa? Apa lo cemburu karena kejadian kemaren?!" bentak Aldo sambil mencengkeram bahu gue.
Aldo kenapa jadi begini? Aldo kasar ke gue? Someone please bilang ke gue kalau ini cuma mimpi!!!
"Aldo lo apa apaan sih! Lepasin tangan lo dari Kei!" Karin mencoba melepaskan tangan Aldo dari bahu gue namun hasilnya nihil, Aldo begitu kuat dibanding Karin, gue mulai merasakan sakit akibat tangan aldo yang mencengkeram bahu gue. "uh ... Al lepasin!!" bentak gue sekuat tenaga.
Aldo menatap gue tajam, "lo berlebihan tau ngga?! Gimana kalo Dinda kenapa napa? Lain kali awas lo kalo kasar lagi, gue ngga suka ya sama cewek kasar!" Aldo melepas cengkeraman nya, gue menatap Aldo dengan tatapan marah sekaligus menahan air mata yang siap meluncur, lo harus kuat Kei harus! Gue bisa melihat dari belakang Aldo jika Dinda menjulurkan lidah ke arah gue. Kurang ajar!!!
Gue segera membereskan buku tugas Matematika gue yang berada di atas meja, dan menenteng nya, "sekarang mau ke mana?" tanya Aldo dingin, gue belum pernah lihat Aldo bersikap seperti ini. "bukan urusan lo! Tuh urus aja si rubah betina jadiin aja pacar lo gue ngga masalah!" gue mendorong kasar bahu Aldo, setelah itu gue berlalu bersama Karin meninggalkan Aldo dan si rubah betina.
PACAR CUEK
Saat ini gue dan Karin sudah berada di kantin, mengingat ini adalah jam istirahat jadi kantin sudah ramai oleh para siswa dan siswi yang menyantap makanan mereka.
"yah ... Kei tempat nya udah penuh semua nih," keluh Karin yang berdiri di samping gue, kami menoleh ke sekeliling mana tau aja ada meja yang kosong. "iya, penuh semua," balas gue pada akhirnya saat melihat tidak ada lagi meja yang kosong.
KAMU SEDANG MEMBACA
PACAR CUEK [COMPLETED✔]
Novela JuvenilSeorang gadis SMA yang bernama Akeila Zefa dijodohkan oleh orang tua nya dengan seorang laki laki yang bernama Arfanda Pratama yang ternyata adalah kakak kelas Akeila di sekolah. Arfan di kenal sebagai orang yang paling cuek dan tidak peduli terhada...
![PACAR CUEK [COMPLETED✔]](https://img.wattpad.com/cover/169621192-64-k280503.jpg)