Perlahan namun pasti, Kei melepas pelukan nya dari Arfan. Kei menatap Arfan yang berada di hadapannya dengan tatapan sedih, mata Kei merah karena menangis. "kenapa Yumi jahat sama gue??!" Kei memukul bahu Arfan berkali-kali.
Arfan kaget karena tiba-tiba Kei memukulnya, namun Arfan hanya diam. Yang salah Yumi kenapa malah gue yang di gebuk? Batin Arfan heran tetapi tetap Membiarkan Kei meluap kan semua emosi nya. Kei masih tetap memukul Arfan sambil tersedu sedu, sedetik kemudian Kei berhenti memukul Arfan. Kei terdiam dan menunduk.
Arfan dengan sigap membawa Kei kembali ke mobil. Arfan menjalankan mobil nya menjauhi rumah Yumi, dan berhenti di jalanan sepi. "maaf," ucap Kei pelan, Arfan langsung menoleh dan melihat Kei menundukkan kepalanya.
"buat apa?" tanya Arfan datar. Kei diam menghapus air matanya yang terus mengalir. "maaf gue tadi pukul kak Arfan," ucap Kei dengan suara serak.
"hmm," jawab Arfan singkat.
"lo masih sedih?" tanya Arfan dan Kei mengangguk sebagai jawaban. "ya udah pukul gue lagi," tutur Arfan seraya mendekatkan tubuh nya ke arah Kei. Kei memandang Arfan dengan tatapan serius. "beneran boleh pukul kak?" tanya Kei. Arfan memasang tampang cool nya dan mengangguk. "tapi jangan terlalu kuat, nanti bisa hilang kegantengan gue," ucap Arfan dan Kei langsung membulatkan mata mendengar ucapan Arfan barusan.
"ya udah buruan pukul gue," ujar Arfan. Kei terdiam, "kalo peluk kak Arfan boleh?" tanya Kei ragu. Arfan menahan senyum, "dasar lo, di kasi hati minta jantung, ya udah buruan sini," Arfan menarik Kei ke dalam dekapan nya. Hangat dan tenang itu yang dirasakan Kei saat ini. Kei tersenyum kecil. Makasih Arfan ucap Kei dalam hati.
PACAR CUEK
Jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi, namun Kei masih berlayar di pulau mimpinya. Beberapa kali ponselnya berdering, namun dia mengabaikannya dan tetap memilih memejamkan mata.
"Kei bangun nak, buruan mandi udah jam 7 loh," bunda Kei masuk ke kamar lalu membuka gorden jendela dan cahaya matahari menerobos jendela kaca tersebut. "uhmm.. Bundaaaa Kei masih mau tidur," Kei mengeluh karena cahaya matahari mengganggu tidurnya. "buruan bangun," dengan cepat bunda Kei menarik selimut Kei.
"aihhh bundaaa, hari ini kan libur pokoknya Kei mau tidur lagi," Kei menutup wajahnya menggunakan bantal. Bunda Kei menggeleng sambil berdecak. "Arfan dari tadi nungguin kamu," ucapan bunda tersebut mebuat Kei langsung duduk dan menatap bunda nya dengan wajah serius. Rasa kantuk dari mata Kei tiba-tiba hilang ketika mendengar Arfan sedang menunggunya.
"buruan mandi," ucap bunda sambil membantu Kei merapikan selimutnya. Dengan langkah seribu Kei masuk ke kamar mandi dan segera menyegarkan tubuhnya.
15 menit berlalu....
Kei menatap wajahnya di hadapan cermin, masih terlihat matanya bengkak karena menangis tadi malam. Jujur saja, Kei sangat tidak ingin keluar dari kamar. Dia ingin sendiri namun Arfan datang dan mau tidak mau dia harus segera menemui Arfan.
Dengan langkah pasti Kei keluar dari kamar dan turun ke bawah. Benar saja, Arfan duduk di sofa dan berbincang bersama bunda. "nah itu Kei," melihat Kei turun dari tangga bunda segera berseru. Kei hanya menampilkan senyuman kecilnya.
"ya udah Arfan sama Kei pamit dulu ya tan," Arfan berpamitan dan mencium punggung tangan bunda Kei. "loh? Kita Mau ke mana kak?" Kei yang kebingungan karena tidak tau apa-apa langsung bertanya. "ikut aja," jawab Arfan. Kei memasang tampang bingungnya. "kamu jangan banyak tanya, buruan pergi Arfan udah capek nungguin kamu," bunda menimpali ucapan Arfan dan itu membuat Kei cemberut. Sebenarnya anak bunda siapa sih? Gue atau Arfan? Demen banget belain Arfan. Batin Kei menggerutu.
KAMU SEDANG MEMBACA
PACAR CUEK [COMPLETED✔]
Fiksi RemajaSeorang gadis SMA yang bernama Akeila Zefa dijodohkan oleh orang tua nya dengan seorang laki laki yang bernama Arfanda Pratama yang ternyata adalah kakak kelas Akeila di sekolah. Arfan di kenal sebagai orang yang paling cuek dan tidak peduli terhada...
![PACAR CUEK [COMPLETED✔]](https://img.wattpad.com/cover/169621192-64-k280503.jpg)