Suprise!

2.9K 134 33
                                        

Author POV

Arfan baru saja sampai di rumah sambil menenteng beberapa makanan untuk makan malam. Mama nya belum bisa pulang dari rumah sakit, jadilah dirinya harus membeli makanan di luar.

Tepat saat Arfan menaruh makanan itu di atas meja makan, posel nya pun berdering. Panggilan telepon itu datang dari mamanya.

"halo ma?"

"kamu di rumah?"  tanya mama Arfan langsung.

"iya, kenapa? Mama butuh sesuatu?"

"kamu udah tau kalo besok Kei ulang tahun?"

Arfan terdiam setelah mendengar pertanyaan mama nya. Besok Kei ulang tahun? Arfan terlihat berpikir, mencoba mengingat tanggal berapa Kei lahir. Nyatanya nihil ia tidak mengingat apa pun, bahkan bisa dibilang Arfan tidak tahu dengan tanggal penting bagi Kei. Dulu Arfan sempat membaca bidoata Kei, tapi sekarang dia benar benar sudah lupa. Atau jangan jangan Arfan tidak membaca tanggal lahir Kei?

"Fan kamu tau kan?" suara milik mama Arfan kembali terdengar, dan membuat Arfan langsung berucap.

"iya ma," jawab Arfan berbohong, padahal ia baru saja tau tentang hal itu.

"nah nanti kamu datang ke rumah sakit ambil kado yang mama siapkan untuk Kei  ya,"

"iya ma."

Setelah selesai berucap, sambungan telepon dimatikan sepihak oleh mama Arfan.

Dan kini, Arfan terduduk di depan meja makan, memikirkan hadiah apa yang akan diberikannya untuk Kei. Sangat susah membeli hadiah di malam hari seperti ini. Apa lagi ulang tahun Kei besok, Arfan benar benar tidak memiliki persiapan. Sudah hampir 7 menit ia berpikir sambil menatap makanan yang ia beli tadi, tiba tiba saja sebuah ide muncul di kepalanya, Akhirnya Arfan sudah menemukan ide yang cemerlang dan akan memberikan Kei sebuah hadiah yang luar biasa!

PACAR CUEK

Kei menatap jam nya dengan tidak sabar, 2 menit lagi tepat pukul dua belas malam dan umurnya berganti menjadi delapan belas tahun.

Kei sengaja bergadang di malam hari untuk menunggu hal ini. Pada saat jam menunjukkan pukul dua belas tepat, Kei segera berdoa. Kali ini umurnya telah berkurang satu. Sedih? Tentu saja.

Beberapa menit kemudian setelah Kei selesai berdoa, pintu kamarnya terbuka dan memperlihatkan kedua orangtuanya tengah memegang sebuah kue coklat yang lumayan besar dan diberikan hiasan lilin.

"happy birthday sayang," ucap bunda yang langsung memeluk Kei.

Sedangkan ayah Kei yang berniat untuk ikut berpelukan harus menahan keinginan tersebut karena ia sedang memegang kue. Zakky hanya tersenyum menatap kedua wanita yang ia cintai, seorang istri dan seorang putri kecil yang akan selalu menjadi kesayangannya. Tidak perduli berapa pun usia putri nya nanti, bagi Zakky Kei akan tetap menjadi putri kecil baginya.

"Kei ayo tiup lilin nya," ucap Zakky kepada putri nya yang sedang menangis haru tersebut.

Kei tersenyum dan segera meniup lilin tersebut, setelah itu ia memotong kue dan menyuap kan kue tersebut untuk orang tuanya.

"i love you bunda, i love you ayah," Kei segera menaruh kue tersebut di atas nakas, kemudian memeluk kedua orangtuanya. "we love you too sayang," balas, Zakky dan Erika.

PACAR CUEK

Pukul delapan pagi, Yumi dan Karin datang ke rumah Kei membawa kue serta hadiah untuk merayakan ulang tahun Kei.

Dan saat ini, Kei sedang berada di kamarnya bersama Karin dan Yumi yang tengah sibuk menggosip, sedangkan Kei hanya diam mendengarkan obrolan dari sahabatnya.

PACAR CUEK [COMPLETED✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang