Hari ini gue ngga masuk sekolah, karena kaki gue ini sedang ber-masalah. Jadi bunda permisiin gue ke wali kelas. Berdiam diri di rumah sungguh membosankan.
Dengan malas gue mengambil cermin kecil yang terletak di atas nakas untuk melihat luka di jidat gue, luka nya udah mau sembuh, jadi tinggal kaki gue ini aja yang sakit kalo di bawa jalan.
Tak lama kemudian gue mengambil ponsel yang terletak di bawah bantal, dan membuka aplikasi chat untuk melihat apakah ada informasi terbaru tentang sekolah hari ini, gue lihat grup kelas sepi banget, ya iya lah sepi kan lagi pada belajar, fyi (for your information) nih ya grup kelas gue tu ada 2, satu nya yang buat koar-koar ngga jelas dan pastinya tanpa ada wali kelas. Grup yang kedua ada wali kelas dan seketika grup itu sepi, semua jadi alim pas wali kelas nge-chat suruh ini suruh itu, semua nya bilang, oke buk, sip buk, iya buk. Emang salut gue sama bakat akting teman-teman gue.
Gue menatap layar ponsel gue yang sepi banget. Karena ngga ada yang chat gue mematikan ponsel dan kembali ingin tidur lagi, bosan juga kalau ngga sekolah huftt gara-gara Aldo gue jatuh kan!!!
PACAR CUEK
"woy kebo bangun luuu!!!" samar-samar gue mendengar suara cempreng yang mengganggu tidur nyenyak gue. Gue membuka mata, dan melihat Karin, Yummi, serta Aldo berada di kamar gue. Secara spontan gue duduk dan menyisir rambut gue menggunakan tangan. Malu banget gue ketemu Aldo dalam kondisi berantakan seperti ini, ya walaupun gue masih marah sama dia tapi gue harus tetap cantik di depan dia.
Gue tersenyum kikuk kepada mereka, "kok kalian bisa di sini?" tanya gue penasaran. "ya bisa lah! Karin kan hebat," ucap Karin sambil tersenyum bangga.
"ceilah, palingan tau dari nyokap gue," balas gue lalu melirik Aldo sekilas.
"kenapa bisa jatuh?" tanya Aldo pelan, sedangkan Yumi yang dari tadi hanya diam mulai mengalihkan perhatiannya ke arah gue, gue terdiam sebentar melihat ekspresi Aldo yang sedikit khawatir, "ngga tau, tiba-tiba aja jatuh tadi malam," jawab gue asal karena masih kesal dan marah pada Aldo.
"kebiasaan sih dasar ceroboh," Aldo menggeleng kan kepalanya setelah berbicara. Gue hanya mengangkat bahu acuh sebagai respons atas ucapan Aldo.
"Yumi!! Gue rindu sama lo tau!" gue berteriak saat Yumi datang mendekat ke arah gue. Yumi tertawa, "lebay deh Kei," cetus Karin. "biarin," balas gue.
"Kei," panggil Aldo yang membuat gue, Karin dan Yumi menoleh ke arah nya, "gue pulang duluan ya, nanti jam 7 gue jemput kita dinner malam ini Bye Kei," setelah berucap Aldo langsung pergi keluar kamar gue. Gue sedikit sedih karena Aldo hanya sebentar ketemu sama gue.
"cieee ... Yang mau dinner ...."
"si Aldo makin sweet aja njirr, "
"ayo Kei buruan siap-siap!"
"gue bantu cari baju, Karin cari sepatu,"
Dua sahabat gue heboh, mereka mulai mengeluarkan baju gue yang berada di lemari dan menilai baju itu cocok apa nggak buat gue.
Tidak lama kemudian mereka bersorak ria, "Kei!! Ini cocok banget buat lo!" teriak mereka bersamaan. Mereka memilih kan dress selutut dengan motif bunga mawar. "yah sepatu nya belum ada yang cocok," keluh Karin.
"ya udah sih, ntar gue cari sendiri, gue mau pakai sepatu yang biasa aja soalnya kaki gue masih sakit," ucap gue kepada mereka.
Karin melirik gue sebentar, "ya udah deh asalkan jangan sepatu sekolah yang lo pake," canda Karin membuat gue tertawa lalu melemparkan bantal ke arah nya. "ya kali gue pakai sepatu sekolah," kata gue di sela-sela tertawa.
Sesaat kemudian gue, Yumi dan Karin sibuk membicarakan hal seputar sekolah, membicarakan gosip yang sedang panas tak lupa membicarakan cogan. Dan kamar gue udah berantakan karena ulah Karin dan Yumi.
"permisi," sebuah suara dari pintu kamar gue membuat gue, Karin dan Yumi terdiam dan langsung menoleh ke arah sumber suara. Di sana ada ... Arfan, dia masih mengenakan seragam sekolah.
"boleh masuk?" tanya nya sambil memperhatikan kamar gue, astaga kamar gue masih berantakan lagi, gue melirik Karin dan Yumi yang mengangguk mempersilakan Arfan masuk.
"woy kamar gue masih berantakan gimana dong?" bisik gue pelan. Dengan gesit Karin langsung memasukkan baju gue secara asal ke dalam lemari, namun sial nya karin ngga sengaja ngejatuhin bra gue tepat saat Arfan menoleh ke arah lemari gue. Omggg!!! Arfan ngeliat bra gue. Secepat kilat Yumi memungut bra tersebut dan memasukkan nya kembali kedalam lemari sambil tersenyum bodoh di hadapan Arfan. Gue meringis melihat kelakuan sahabat gue.
"Kei gue permisi dulu ya, bye!" Karin dan Yumi langsung pergi dan meninggalkan gue bersama Arfan, sungguh kejam kalian.
"duduk kak," ucap gue sedikit gugup. Arfan hanya mengangguk namun tidak duduk, lalu dia mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya.
"ini," ucap nya pelan seraya memberikan sebuah boneka beruang kecil berwarna biru ke hadapan gue. Gue menerima boneka itu dengan keadaan bingung, "boneka nya buat gue?" tanya gue memastikan. "iya lah, ngga mungkin buat tetangga lo," Arfan berucap sambil sedikit terkekeh.
"makasih," gue tersenyum sambil melihat boneka beruang yang berada di tangan gue. Gue suka banget!! Bonekan nya imut kayak gue:v
"Gws," ucap nya secara tiba-tiba. "kak Arfan tau dari mana kalo gue sakit?" tanya gue bingung. "dari bunda lo," jawab nya singkat .
"ya udah gue mau pulang ya, dah mau hujan nih, sekali lagi get well soon ya Kei, kalo rindu sama gue liat aja boneka nya yaa," kak Arfan mencubit pipi gue pelan lalu berlalu pergi sambil tersenyum kecil. Gue tersenyum menatap punggung Arfan yang perlahan menghilang dari pandangan gue.
Tiba-tiba secara spontan gue menatap boneka yang kini gue pegang. Sebuah senyum kini terukir di bibir gue. Arfan memang selalu bisa membuat gue sedih namun bisa membuat gue kembali senang.
Seandainya Arfan punya rasa ke gue pasti gue bakal senang banget. Astaga apa yang barusan gue pikirin coba, sadar Kei sadar! Lo suka ke Aldo bukan ke Arfan. Hanya Aldo yang buat lo jatuh cinta bukan Arfan.
Hey gaes I'm back membawa cerita gaje ini semoga syukaaaa, makasih yang udah setia nunggu cerita ini up. Gue benar-benar berterima kasih kepada kalian semua.
Sejujur nya gue ngga ada waktu buat up, tapi gue berusaha kok, mohon dimaklumi karena gue baru aja masuk SMA jadi emang lagi banyak banget tugas nya, tiap hari ngga ada libur kayak nya. Fullday + tugas udah kayak makanan sehari-hari.
Aldo: thor jangan bacott mulu lo
Author: eh iya ya, maap jadi curhat gini.
Aldo: lebay huuuuuu...
Author: aku tersakiti karena mu mas(:
Aldo: bomat:)
Big kiss:*
KAMU SEDANG MEMBACA
PACAR CUEK [COMPLETED✔]
Teen FictionSeorang gadis SMA yang bernama Akeila Zefa dijodohkan oleh orang tua nya dengan seorang laki laki yang bernama Arfanda Pratama yang ternyata adalah kakak kelas Akeila di sekolah. Arfan di kenal sebagai orang yang paling cuek dan tidak peduli terhada...
![PACAR CUEK [COMPLETED✔]](https://img.wattpad.com/cover/169621192-64-k280503.jpg)