1📝 -Harapan

160 24 70
                                        

Masa ini memang akan berakhir! Masa putih abu yang tak pernah ku hiasi dengan mutiara itu akhirnya menghiasi warnanya sendiri
-MMF-

Mafka Malihah Farha, perempuan itu sedang menyebrang jalan. Ia akan pergi ke sekolah untuk merayakan kelulusannya.

Hari ini ia lulus menjadi siswi SMA. Ia begitu cantik dengan paduan bedak tipis, pakaian yang ia kenakan pun sangat serasi dengan sepatu yang ia gunakan.

"Kenapa jalan begitu padat hari ini sih?" ocehnya sambil melihat sekekiling jalan untuk menyebrang.

Akhirnya ia berhasil menyebrang juga, namun langkahnya terhenti saat suara klakson mobil yang berada didepannya.

Tinnnn.... Tinnnn...Tinnn

"Duhh, sabar kali! Gak liat saya pake baju apa?" memaki pengendara yang sedari tadi itu membunyikan klakson.

Tinnn.... Tinnnnn .... Tinnn...

Suara klakson itu terus berbunyi, membuat Mafka kesal dan ingin menghampiri pengendara tidak sabaran itu!

Namun saat berjalan menghampiri pengendra itu, ia terlonjak saat ada seseorang yang menarik tangannya.

"Kenapa kau masih saja merepotkan ku!" interupsi seseorang yang kini memegang pergelangan tangannya.

Mafka menatap seseorang itu, begitu tampan tanpa celah. Jas yang ia kenakan begitu serasi dengan kulit putihnya.

"Woyy!! Malah bengong," sentaknya melepas tangan itu.

Namun Mafkaa tetap diam kemudian menyunggingkan senyum, membuat orang dihadapannya memutar bola matanya malas.

"Kak ngapain kesini?" ucap Mafka setelah menetralkan kegugupannya.

"Menurut kamu saya ngapain kesini?" berdecak sebal.

"Mana saya tau, Anda kan sudah menjadi mahasiswa. Masa menjawab pertanyaan seperti itu, malah balik tanya," balasnya mencoba santai.

"Huh.. Saya kesini untuk menjemput kamu! Puas?" menyerahnya, hari ini ia tidak ingin berdebat dengan gadis itu.

Mafka hanya menyunggingkan senyuman mendengar itu semua.

Dengan terpaksa si cowok menarik Mafka masuk menuju mobilnya.

Di sebuah tempat yang begitu berbeda dengan hari sebelumnya. Penuh hiasan dan tatanan yang begitu meriah, setiap orang mulai berdatangan memakai hal yang serupa dengan gadis bernama Mafka itu.

"Kak, mau pulang apa nungguin aku?" tanyanya.

Si cowok hanya memberikan tampang datarnya kemudian pergi begitu saja.

"Mafka," panggil seseorang di belakang gadis itu.

Si pemilik nama langsung berbalik badan. "Hey! Ada apa?" tanyanya langsung.

"Eumm, mau bareng ke dalamnya?"

"Boleh!" responnya cepat.

Semua mata tertuju kepada gadis yang tak pernah diketahui keberadaannya di sekolah. Mereka menyadari kecantikan gadis itu, bahkan sangat cantik dengan dandanan yang simple dan natural. Begitu pun dengan sosok laki-laki yang berada di sampingnya,  hingga membuat semua perempuan merasa iri.

Saat sedang terpesona dengan keduanya, tiba-tiba acara akan dimulai. Semua siswa memenuhi kursi yang sudah disediakan, tampilan dari setiap eskul pun memeriahkan acara perpisahan ini.

Setelah beberapa menit acara berlangsung, tiba saatnya untuk acara sungkeman kepada guru-guru.
Air mata tak bisa lagi dihindarkan oleh seluruh siswa maupun guru, mereka tak menyangka begitu cepat jalan kehidupan, dimana mereka akhirnya akan menjalani kehidupan yang sesungguhnya.

Harapku HadirmuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang