Minyoon
Gs Area
This Story is Mine
Happy Reading
.
.
.
“ Selamat pagi”
Yoongi menghela nafas pelan setengah jengah kala mendapati Park Jimin sudah berdiri tegap sambil memamerkan senyumannya tepat ketika ia membuka pintu mansionnya.
Pemuda Busan itu terlihat lebih cerah dari sebelum-sebelumnya, begitu sempurna dengan setlan kantor berwarna hitam yang begitu pas melekat ditubuhnya cukup membuat Yoongi mendengus berat, menahan diri untuk tidak kembal terpesona.
Sesuai dengan kesepakatan minggu lalu, Yoongi membiarkan Jimin untuk ikut membantunya mengurus Taehyun, ikut hadir menjadi sosok ayah yang ‘sebenarnya’ untuk anak itu. Dia tidak bisa egois menyembunyikan Taehyun selamanya.
Lagi pula, Daniel sudah mengizinkan, suaminya itu tidak masalah jika Jimin mau ikut membantu merawat Taehyun.
“ Mama”
Senyum Yoongi lantas mengembang saat matanya menatap sosok lain yang tadi terhalangi tubuh tegap mantan kekasihnya.
Itu Yoonji yang langsung menubruknya dengan pelukan manja. Yoongi tersenyum kecil, ia lantas menggendong Yoonji dan mengecup kening anak itu lama, melupakan atensi Jimin yang menatap keduanya dengan pandangan hangat.
“ Yoonji sudah sarapan?”
“ Belum Ma... papa tak sempat memasak karna tergesa-gesa datang kesini.”
Yoongi refleks menatap tajam pada Jimin, membuat pemuda itu sedikit meringis merasa bersalah pada putrinya itu. Bisa-bisanya Jimin tidak memastikan Yoonji sarapan terlebih dahulu sebelum keluar rumah?
“ Masuklah dulu, Taehyun masih sarapan”
Yoonji mengangguk dengan penuh semangat, membuat Yoongi tak kuasa untuk menahan senyum kecilnya.
Ia lantas melangkah masuk membawa Yoonji menuju dapur, dibelakangnya nampak Jimin mengikuti dengan senyuman yang terkulum.
Matanya tak lepas dari sosok cantik yang tengah berjalan dihadapannya itu, Yoongi begitu cantik dengan stelan kantor yang membungkus tubuhnya, begitu sempurna sayang bukan lagi miliknya.
“ Kak Taehyun!”
Yoonji memanggil begitu semangat saat mendapati Taehyun tengah sarapan di dapur, ia lantas meminta untuk turun kemudian berlari kecil menghampiri kakaknya itu. membuahkan senyuman geli dari Yoongi yang sedari tadi memperhatikan keduanya
“ Oh? Yoonji-ya? Ah.. mau sarapan, ayo sini duduk disebelahku”
Masih dengan semangat, Yoonji mengangguk kemudian menarik kursi disebelah sang kakak.
“ Mau sarapan apa? biar kakak yang ambilkan”
“ Eum.. seperti kakak saja..”
“ Yakin?”
“ Eum!”
Taehyun mendengus geli melihat tingkah kekanakan Yoonji, sudah menjadi kebiasaan anak itu akan mengikuti apapun yang dimakan olehnya, itulah kenapa Taehyun harus berhati-hati memilah makanan saat bersama bocah itu.
Anehnya, Taehyun tidak pernah merasa risih, ia justru senang jika Yoonji mengikuti semua perkataannya.
Jimin hanya mampu mengulum senyum kecil melihat kelakuan manis kedua anak itu. Hatinya menghangat, keduanya adalah anaknya, darah dagingnya.
Jimin sangat berharap jika keduanya akan selalu seperti itu sekaipun kenyataan pahit siap menghantam keduanya. Bolehkah sekali saja, Jimin berharap jika kedua anak itu akan menerima fakta menyesakkan itu dengan lapang dada?
KAMU SEDANG MEMBACA
House of Card
Fanfic[End] Tidak semua cinta harus diungkapkan. Terkadang sesakit apapun perasaan itu lebih baik tetap dipendam. Tetap menjadi rahasia kecil yang dibalut dengan senyuman. Hanya untuk menjaga, apa yang baik tetap berjalan baik. Ikatan mereka memang telah...
