Love Two Different Lives 22

703 101 9
                                        

Setelah acara ulang tahun chungdam high school kemarin, sekolah langsung libur panjang, libur tengah semester.

Lino berjalan keruang tv dia duduk lalu melamun, dia masih berfikir dan di otaknya banyak sekali pertanyaan untuk ibu kandungnya, dia ingin bertemu ibu kandungnya dan menanyakan semuanya, rasanya dia ingin marah semarah-marahnya.

Apa dia tidak menyayangi lino? Apa yang dia sayangi hanyalah minho? Kenapa ibunya harus menjualnya? Anggapan lino.

Ketika lino sedang melamun mina mamahnya lino datang menghampiri lino.

"lino, kamu kenapa?" tanya mamahnya lino.

"gak papa" lalu lino bangun dan menuju kekamarnya. Tidak lama lino keluar dan sudah memakai jaket dan membawa kunci motor.

"mau kemana?"

"keluar sebentar, nanti juga pulang ko jangan hawatir" jawab lino sambil berjalan keluar.

Sekarang sudah sangat malam tepatnya pukul 10 lebih, lino berhenti ditempat yang cukup sepi dengan membawa botol soju yang cukup banyak.

Lino membuka botol itu dan langsung meminum soju itu dari botolnya, sampai ahirnya dia mabuk parah dan tidak ada orang disana diasana sangat sepi.

Lino menghancurkan botol soju itu menggunakan tangannya sehingga tangannya berdarah banyak sekali lalu dia menangis.

"kenapa ibu gue sendiri tega ngejual gue" batin lino.

Ailee yang baru pulang dari caffenya mendapati seseorang dipinggir jalan dengan keadaan sedang duduk dan menangis, dia memukul-mukul tanah dan menjambak rambutnya sendiri.

Ailee merasa takut dia fikir orang yang dia lihat adalah orang gila, tapi setelah ailee lihat kembali ternyata dia adalah minho bersama motornya.

"minho, ngapain dia ditempat kaya gini? Apa dia mabuk?"

Ailee menghampiri lino yang sangat terlihat kacau dengan keadaan tangan yang berdarah banyak.

"minho, lo kenapa?"

Lino langsung menatap ailee dengan mata merahnya dan keadaan rambut yang berantakan tapi dia tidak menjawab ailee.

"lo ngapain disini? Lo mabuk? Tangan lo sampe kaya gini, kalo lo punya masalah jangan kaya gini, lo selesain semuanya baik-baik"

Lino menarik tangan ailee lalu tiba-tiba lino mencium bibir ailee ailee terkejut dan berniat melepaskan ciuman lino tapi dia tidak bisa karena lino menahannya, sampai cukup lama lino melepaskan ciumannya dan lino menangis didepan ailee.

"kenapa lo semua bohongin gue? Semuanya gak ada yang sayang sama gue, kalian semua jahat" oceh lino yang semakin membuat ailee bingung, ailee menyentuh bibirnya sebenarnya dia ingin marah pada minho, tapi dia juga kasihan pada minho apalagi jika melihat tangannya.

Minho kemudian memeluk tubuh ailee dan menangis didalam pelukan ailee, dia tidak sadar melakukan semua ini karena dia sedang mabuk.

"lo pulanh yah"

Lino diam tidak menjawab ailee dia masih memeluk ailee "mungkin minho lagi gak mau pulang, biar gue bawa dia ke caffe ajalah" batin ailee.

Love Two Different LivesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang