Love Two Different Lives 61

432 72 2
                                        

*tok tok tok* seseorang mengetuk pintu rumah minho dan sana.

"iya sebentar" ucap sana lalu berjalan ke pintu dan membukannya.

"jaebum" ucap sana dengan wajah terkejutnya.

"saya ingin bicara"

"silahkan duduk"

Setelah itu jaebum dan sana duduk lalu minho keluar dari kamar dan terkejut melihat papahnya lino yang ada di rumahnya.

"om jaebum, om ngapain di sini?" tanya minho dia hawatir papahnya lino akan menyakiti ibunya.

Jaebum bangun dari duduknya lalu memeluk minho dan dia menangis "om kenapa?" tanya minho.

"lino" ucap jaebum yang tentunya langsung membuat sana dan minho terkejut.

"lino kenapa om?" tanya minho panik.

"jaebum, lino kenapa?" ucap sana yang langsung berdiri.

Jaebum melepaskan pelukannya pada minho "kamu percis sekali kaya lino" ucap jaebum lalu mengelus kepala minho.

Mereka semua kemudian duduk dan jaebum mulai menjelaskan semuanya dan maksud dia kerumah sana.

"lino mengalami kecelakaan pesawat" ucap jaebum yang langsung membuat sana maupun minho panik seketika.

"apah kapan?" tanya sana.

"satu minggu yang lalu"

Sana mulai menangis dia sudah tidak bisa berbicara apapun, pantas saja ahir-ahir ini dia sering merasa tidak enak hati ternyata ini penyebabnya.

"kenapa bisa kecelakaan om?" tanya minho.

"lino sama istri om mau berangkat ke london karena lino mau kuliah disana, dan tiba-tiba saat mereka sebentar lagi mau mendarat pesawat itu hilang kendali dan jatuh ke laut, mina meninggal dan jasad lino tidak ditemukan sampai sekarang"

"anda tidak bisa berdiam diri disini, cari anak saya sampai ketemu, anda sudah berjanji akan menjaganya dengan baik tapi kenapa semuanya malah seperti ini" ucap sana berapi-api.

"saya minta maaf, saya dan istri saya gagal mengurus lino" ucap jaebum lalu menunduk.

"ini ngga mungkin terjadi, linoooo sayang kamu dimana? Jangan tinggalin ibu no" ucap sana dengan tangisnya dan minho hanya bisa memeluk ibunya agar lebih tenang.

Minho menangis dia sedih mendengar berita ini dan melihat ibunya sedih juga membuatnya merasa sakit, tapi dia juga tidak bisa menyalahkan hal ini pada papahnya lino, karena tidak ada orang yang mau celaka ini sudah kehendak tuhan tidak ada yang patut disalahkan.

"ibu yang sabar bu" ucap minho.

"minho kamu harus cari ade kamu ho, ibu gak mau dia kenapa-napa, linooooooo pulang nak pulanggg" ucap sana.

"ibu harus terima semua ini bu" dan seketika sana pingsan.

"bu, ibu, ibu bangun bu"

"ibu kamu pingsan, kita bawa ke rumah sakit"

"gak usah om, bawa ke kamar aja" ucap minho setelah itu minho membawa sana kekamarnya, tapi ternyata tubuh sana sangat lemas dan bahkan terasa panas.

"kayanya ibu kamu harus dibawa kerumah sakit ho"

"saya sama ibu gak punya uang om buat bayar rumah sakit, jadi ibu biar di rumah aja saya yang ngurus"

"biar om yang bayarin ho"

"gak perlu om, kalo om mau imbalan lagi seperti yang om dan istri om dulu lakukan, itu gak perlu" ucap minho dengan tangisnya dia langsung kembali menatap ibunya dan duduk disebelah ibunya.

"om ngga berharap imbalan apapun, ini semua demi kesembuhan ibu kamu, kamu maukan ibu kamu sembuh om gak akan nuntut imbalan apapun, percaya sama om, lino pasti akan sedih melihat ibunya sakit apalagi sekarang mamahnya sudah meninggal" ucap jaebum.

Minho menatap papahnya lino dengan penuh keyakinan, dia tidak boleh egois ini semua demi kesehatan ibunya dan lino supaya dia senang.

Ahirnya minho memutuskan untuk membawa ibunya ke rumah sakit, mereka membawa sana menggunakan mobil yang jaebum bawa. Dan sekarang sana sedang mendapatkan perawatan karena dia memang sudah sakit ahir-ahir ini hanya saja selalu di tahan karena tidak ada biaya untuk membawanya ke rumah sakit.

•••

Semenjak saat kejadian itu mereka semua kembali menjalani hidup mereka masing-masing seperti biasa, dan tentunya semua teman lino menutupi kecelakaan lino dari ailee begitu juga minho dan ibunya minho.

Mereka semua tidak mau membuat ailee sedih, toh sekarang ailee memang benar dengan minho dan selama ini ailee juga mengira lino itu minho jadi tidak ada yang perlu di jelaskan lagi bahwa pacarnya itu lino tapi dia mengiranya minho dan sekarang dia sudah bersama minho yang bukan lino tapi sekarang pacarnya lino sudah meninggal, dia pasti akan bingung dan hanya akan membuatnya sedih.

Mulai sekarang mereka hanya akan menjalani kembali hidup mereka masing-masing dengan baik seperti dahulu seperti saat ailee tidak kenal lino, dan minho tidak kenal ailee tapi semua kejadian kemarin tidak akan pernah minho hapus dari ingatannya, karena dia menyayangi lino adiknya.

Sekarang mereka sudah mulai masuk kuliah, ailee memasuki ruangan kuliahnya dia satu kelas bersama felix dan hong joong, sementara minho dia di fakultas kedokteran bersama seungmin dan changbin.

Setelah mengikuti kelas ailee duduk dikantin sendiri karena sojin masih ada kelas, ailee sedang meminum kopi dingin yang tadi dia pesan dari kantin, ailee melamun tapi entah apa yang dia lamunkan sekarang.

Dia hanya berfikir semenjak lino mengajaknya ke namsan seoul dulu semuanya jadi berubah, pacarnya tidak sama keesokan harinya dan dia tidak seperti minho pacarnya, itu yang terus dia fikirkan sampai sekarang.

Karena memang kejadian itu menjadi pertemuan terahir antara lino dan ailee karena setelah itu lino kembali kerumahnya dan dia tidak boleh keluar rumah.

"hai, ngelamun aja" ucap minho yang baru datang.

"eh minho" ucap ailee lalu senyum kecil dan minho duduk disebelah ailee.

"kamu kenapa?"

"ngga papa"

"bener gak papa? tapi ko kaya ada apa-apa"

"rasanya gak perlu deh gue ngomong kalo minho itu beda sekarang, kita lagi pula apa yang harus gue curigain dari dia, kita pacaran udah lama dan saling percaya aja lah" batin ailee.

"aku gak papa ko, serius"

"ohh, yaudah sukur deh kalo gak papa"

Sekarang minho juga sudah tidak perlu takut baper pada ailee karena ailee sudah menjadi miliknya sekarang, tapi bukan berarti dia bahagia atas kematian lino dia akan menjaga ailee untuk lino karena dulu sebelum pergi lino pernah meminta minho untuk menganggap ailee pacarnya ketika lino tidaka ada.

Minho juga tidak mengerti dulu mengapa lino berbicara seperti itu, dan ternyata karena semua ini dia berbicara seperti itu.

"ay"

"apa?" ucap ailee lalu menatap minho dan minho malah merasa gugup lagi padahal sebelumnya dia sudah mulai terbiasa dengan ailee.

"aku cinta sama kamu"

Ailee tersenyum "kamu kan udah pernah bilang cinta sama aku" ucap ailee menggoda minho.

"tapi aku mau kasih banyak cinta lagi buat kamu"

"iyah, aku juga cinta sama kamu minho" setelah itu ailee mencubit pipi minho karena dia merasa gemas.

Love Two Different LivesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang