Love Two Different Lives 67

452 59 10
                                        

Yohan menarik tubuh seseorang yang sudah dia temui beberapa kali itu, dia berbalik dan terkejut melihat yohan.

"yohan" ucapnya.

•••

Sementara itu ujian semester kini sudah selesai keluarga ailee maupun keluarga minho sudah sibuk mempersiapkan pernikahan ailee dan minho, mamah dan papahnya ailee juga sekarang sudah ada di seoul untuk mempersiapkan pernikahan anak mereka.

Baik gedung baju pengantin semua sudah dipersiapkan dan pernikahan ini juga diadakan sangat sederhana tidak usah bagus-bagus, tapi soal baju pengantin yang mengurusnya adalah mamah dan papah ailee dan mereka sudah menyiapkan yang spesial untuk pernikahan anak mereka.

Pernikahan merka juga akan dilaksanakan besok siang digedung pernikahan yang ada di kota seoul tentunya.

Ailee duduk dikamarnya, besok dia akan menikah dengan orang yang dia cintai tapi entah kenapa rasa salah itu terus menghantui fikiran ailee, apa yang salah dari semua ini? Kenapa ailee semakin merasa ada yang salah setiap kali hari berganti.

Dia merasa ada sesuatau yang minho sembunyikan darinya tapi dia tidak bisa memaksa minho untuk mengatakannya karena itu juga hanya perasaannya saja, dia takut minho akan tersinggung dan dia juga hanya bisa berusaha percaya pada minho.

Ka taeyeon masuk dan melihat ailee yang sedang melamun dia berniat untuk memberikan masker wajah pada ailee. Ka taeyeon, ayen dan kedua orang tua ailee sudah tau jika minho itu bukan lino kekasih ailee tapi mereka menyembunyikan nya sama seperti yang lain lakukan, ini semua untuk kebahagiaan hati ailee sendiri.

Ka taeyeon menghampiri ailee dan duduk disebelah ailee "adiknya kaka kenapa?" tanya ka taeyeon lalu mengelus rambut ailee.

Seketika ailee menangis "ka, kenapa setiap hari berganti aku semakin ngerasa kalo dari semua ini tu ada  yang salah?"

Ka taeyeon terdiam "salah gimana?" tanya ka taeyeon.

"aku ngga tau ka, aku ragu sama minho, apa aku salah kalo aku fikir dia bukan minho pacar aku?"

Ka taeyeon terdiam sejenak dia menundukan pandangannya lalu memandang ailee yang serius menatapnya.

"kamu lebih tau apa isi hati kamu, kalo itu yang kamu rasa bisa jadi itu bener tapi bisa jadi itu juga gak bener, kaka harap kamu bisa melupakan kesalahan itu dan fokus pada minho, karena sudah seharusnya kamu melupakan semua hal yang ngga perlu kamu fikirin ay"

"iya ka"

"nanti yang ada kamu sakit karena mikirin hal yang ngga ada"

"iya ka, aku minta maaf"

"gak usah minta maaf sama kaka, nantu malem kamu pake masker ini supaya besok wajah kamu fresh yah" ucap ka taeyeon sambil memberikan masker ke tangan ailee.

"iya ka"

"ya udah kaka keluar yah, kamu istirahat aja disini, gak usah kemana-mana"

"iya ka, tapi sojin mau main kesini"

"ya udah nanti biar kaka suruh sojin kekamar kamu aja"

"iya ka"

Setelah itu ka taeyeon keluar kamar, dan ailee membaringkan tubuhnya "lo gak boleh punya fikiran aneh ke minho, sebentar lagi lo bakal nikah sama dia lo harus yakin kalo minho gak nyembunyiin apapun dari lo" batin ailee.

"hai pengantin" ucap sojin sambil membuka pintu kamar ailee.

Ailee bangun dari tidurnya dan tersenyum pada sojin, sojin berjalan dan duduk disebelah ailee.

"lesu banget sih yang mau nikah, kenapa?"

"gak papa ko"

"senyum dong jangan lesu"

"iyah, nih kan senyum" ucap ailee lalu menunjukan senyumnya yang cantik.

"nah kan kalo gitu cantik hehe"

"iya bawel lo"

"eh, ayo dong perawatan biar besok cantik gue bantuin sekarang"

"nanti aja deh"

"ihh udah cepetan sekarang, jangan nanti-nanti"

"iya-iya yaudah ayu"

Setelah itu ailee segera mencuci wajahnya dan mulai perawatan bersama sojin tentunya.

•••

Semua anak-anak stray kids sedang berkumpul ditempat nongkrong mereka termasuk minho juga.

Mereka semua sedang bergurau kecuali minho dia masih bingung dengan pernikahannya sama ailee.

"kenapa si tu anak?" tanya hyunjin.

"gak tau" jawab han.

"ho lo kenapa?" tanya bang chan.

Minho menoleh pada mereka "gue takut" ucap minho.

"takut kenapa?" tanya felix.

"gue takut lino marah sama gue"

"ya ngga mungkin lah, justru lino akan bahagia disana dari pada ailee sama orang lain gue yakin lino akan lebih seneng ailee sama lo bang" ucap changbin.

"iya bener tuh, gue yakin lino gak akan marah ko sama lo" ucap seungmin.

"tetep aja gue gak bisa bahagia di atas kematian adik gue sendiri"

Mereka semua terdiam "apa gue kasih tau aja ailee soal kematian lino? biar gue gak ngerasa bersalah" tanya minho.

"tapi kalo lo kasih tau ailee, dia akan sedih dan lo gak akan jadi nikah sama ailee" ucap felix.

"dulu lino pernah bilang sama gue dia nyuruh gue nganggep ailee sebagai pacar gue, dan dia juga mau dia sendiri yang jelasin semuanya ke ailee, jadi gue makin tambah bingung"

"gimana dong? Gue aja yang dengernya bingung" ucap han.

"gue juga bingung, kenapa bisa berbelit-belit gini sih?" tanya hyunjin.

"tapi kalo nunggu lino yang jelasin sampe kapanpun semuanya gak akan jelas, karena lino udah gak ada" ucap seungmin.

"dan kalo jelasin abis nikah, nanti gimana kalo ailee ngambek dan malah minta cere" ucap changbin

"nah dan kalian malah bikin minho makin down, ngasih tuh solusi dong gimana sih?" ucap bang chan

Minho memegangi kepalanya yang terasa begitu pusing, rasanya dia ingin marah tapi tidak tahu marah kenapa? Pada siapa? Dan untuk apa dia marah?

Hari semakin sore dan gelap, minho, han dan seungmin pulang ke rumah mereka sekarang.

"udah ho jangan mikirin hal yang ngga-ngga, besok semuanya pasti lancar ko" ucap seungmin.

"iyah, lo sekarang istirahat yang banyak, langsung aja tidur" ucap han.

Minho tersenyum mereka memang teman yang sangat baik, minho senang bisa berteman dengan seungmin dan han.

"iyah, makasih ya kalian emang baik banget"

"iya lah, kitakan sahabat" ucap han.

"tau, mana mungkin kita jahat sama sahabat sendiri" ucap seungmin setelah itu mereka tertawa dab melanjutkan kembali jalan mereka sampai ke rumah masing-masing.

Love Two Different LivesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang