Thirty Five

2.8K 217 33
                                        

Untuk kalian para pembaca. Sesuai permintaan kita lanjutin dulu story kita yang satu ini. Kalo kitu langsung aja kita lihat ceritanya.

Tanpamu

Sudah sebulan lamanya sejak kepergian orang terkasihnya itu. Hari-hari Hinata memang berjalan lancar seperti biasanya. Namun tidak dengan hati Hinata, hatinya itu kini sudah sedikit membeku.

Sejak kepergian Naruto, Hinata mulai tinggal terpisah dengan keluarganya.

Alasannya Hinata hanya tak ingin keluarganya terlalu khawatir terhadapnya.

Dan hari ini seperti biasanya Hinata melakukan pekerjaanya sebagai seorang dokter spesialis.

Jadwal Hinata kali ini tidaklah terlalu padat seperti sebelum-sebelumnya. Hanya mengecek beberapa pasiennya dan beberapa operasi saja. Setelah itu semuanya selesai.

Begitulah keseharian Hinata begitu monoton dan tak berwarna.

Kini Hinata sudah selesai dengan segala pekerjaannya dan itu artinya saatnya pulang.

Namun belumnya pulang ke apartemennya teman baiknya, Yamanaka Ino langsung menyeretnya ke sebuah cafe di dekat area rumah sakit.

"Apa kau sudah selesai Hinata?" Tanya Ino sembari mengaduk-aduk minuman didepannya.

"Ya, Setelah ini aku akan pulang" jawab Hinata singkat.

"Pulang ke mansionmu atau ke apartemen?"

"Tentu saja ke apartemenku"

Suasana pun berubah menjadi sepi setelah perbincangan itu.

Ino mengerti, sangat mengerti malah. Kehilangan orang yang kau cintai memanglah tak pernah bisa dengan mudah terlupakan. Butuh waktu lama hingga akhirnya benar-benar terlupakan. Namun tak semua orang bisa melupakan semua kenangan itu dengan mudah meski sudah bertahun-tahun lamanya. Dan Hinata adalah salah satu orangnya.

Hinata tak bisa melupakannya begitu saja. Bahkan saking tak bisanya, cincin pertunangan yang harusnya disematkan oleh orang tersayangnya ini malah ia sematkan sendiri dijari manisnya.

Lalu dimana satu cincin lagi?

Cincin yang satunya lagi Hinata simpan didalam kotak bersama barang-barang pemberiannya dengan tanda bertuliskan my prince of sunshine.

Seluruh barang pemberian Naruto Hinata simpan dalam satu kotak besar dan disimpannya dikolong ranjang empuk miliknya.

Hingga saat ini Hinata masihlah belum percaya dengan kepergian Naruto yang begitu mendadak. Padahal seperti baru kemarin mereka saling memuji dan saling meledek satu sama lain. Namun kenyataannya sosok itu telah pergi bersama cinta pertamanya.

Ya, Hinata baru tau bahwa dulu Naruto punya kekasih bernama Shion. Dia alah seorang tentara wanita yang gugur dimedan perang beberapa tahun lalu.

Wanita yang begitu Naruto cintai hingga Naruto berani mengejarnya ke dunia dimana wanita itu berada.

Hinata tak bisa menolak kenyataan itu. Setiap orang pasti memiliki cinta pertama mereka masing-masing. Dan cinta pertama Hinata itu jatuh pada Naruto.

Miris memang. Dia adalah cinta pertamamu tapi orang yang kau sebut cinta pertama malah mengejar cinta pertamanya itu.

Dan Hinata tau itu setelah membaca buku harian miliknya yang tersimpan apik dirak buku dikamar orang terkasihnya.

Sebuah buku lusuh yang menceritakan kisah hidupnya dimulai dirinya bisa menulis hingga akhirnya dirinya memiliki orang yang dicintai semua tercatat begitu jelas.

My Boyfriend Is Captain Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang