Naruhina
Kisah cinta rumit antara seorang kapten dari salah satu kesatuan militer angkatan darat jepang dengan seorang dokter spesialis bedah.
Seperti apa kisahnya? Silahkan kunjungi saja dan baca kisahnya.
Sudah dua hari kedua pasangan itu berada di resort pribadi milik keluarga Uchiha. Dan selama dua hari mereka hanya bersenang-senang dengan pasangan mereka masing-masing.
Kemesraan mereka terus terpancar bahkan hingga sekarang.
Malam ini mereka berempat akan pergi ke acara festival tahun di tempat resort itu.
" Naruto-kun bagaimana penampilanku?" Tanya Hinata kepada tunangannya itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Naruto yang melihat penampilan Hinata pun dibuat terpana. Lihat saja, Kimono putih dengan hiasan bunga berwarna ungu yang digunakan hinata. Ohh sungguh Naruto tak bisa tahan dengan godaan ini.
Tapi ada satu yang Naruto tak suka dengan kimono yang Hinata pakai. Hal yang Naruto tak sukai dari kimono itu adalah bagian bawahnya yang hanya sampai pertengahan paha atasnya saja. 'akan kucongkel mata siapa saja yang berani melirik Hinata-ku. Pasti. Pasti akan kulakukan' batin Naruto
"Ya itu sangat cocok untukmu. Hmm tapi aku juga tak suka kau memakai kimono itu Hime"
"Ehh memangnya kenapa? Apa warnanya tak cocok denganku atau kaus kaki ini yang terlalu panjang?" Tanya Hinata pada dirinya sendiri
"Yang jelas jangan pakai itu. Ahh dan juga jangan pakai pakaian seperti itu lagi. Cukup aku saja yang melihatnya. Ingat itu atau aku akan cemburu" seru Naruto
"Hmm memangnya kalau kaptenku ini sudah cemburu akan melakukan apa?" Tanya Hinata dengan nada main-main
"Aku akan-"
Cup..
Tanpa ucap tanpa aba-aba Naruto langsung mencium bibir Hinata. Bahkan tak hanya mencium saja. Naruto malah tambah melumut bibir candu kesukaannya itu dengan penuh rasa.
Hinata yang kaget dengan tindakan Naruto tentu saja hanya terpaku. Sampai akhirnya Naruto melepas ciumannya dan sedikit menjauh dari tunangan manisnya itu.
"Itulah yang akan kulakukan" ucap Naruto sembari memberi bonus kecupan sayang di pipi sebelah kiri Hinata.
"Kutunggu di luar. Jangan nekat menggunakan kimono itu atau akan kuhukum nanti"
Hinata yang masih belum sadar hanya diam terpaku bagaikan patung. Hingga akhirnya Hinata sadar dan berteriak kencang kepada Naruto yang sudah keluar beberapa menit yang lalu.
"Dasar menyebalkan"gerutu Hinata dengan wajah memerah malu
*** Usai berganti pakaian dengan kimono lain. Dan setelahnya Hinata pun langsung pergi keluar villa untuk menemui tunangannya itu. Terlihat disana Sasuke dan Sakura pun sudah disana menunggu dirinya.
"Ahh Hinata kau sudah datang. Ehh kau tak memakai kimono yang kau tunjukan kemarin ya kenapa padahal kimono itu cantik sekali" ujar Sakura.
"Ohh itu aku tak jadi memakainya karna ada orang yang akan menghukum ku jika aku menggunakannya" jawab Hinata sembari mendelik tajam kearah Naruto yang hanya dibalas dengan senyuman tak berdosanya.