Taeyong hanya bisa menurut saat Jaehyun terus membawanya kesana-kemari untuk melakukan tour rumah dadakan. Taeyong sebenarnya heran padahal yang tinggal dirumah itu hanya tiga orang tapi kenapa harus sebesar ini sih?
"Jaehyun aku lelah"
"Bubu~~ mau Jeyun gendong?" Taeyong menggeleng dan mencebikkan bibirnya menatap Jaehyun kesal.
"Aku lelah Jae, nanti saja lagi. Boleh aku tidur saja?" tanya Taeyong yang membuat Jaehyun terlihat berpikir sebelum mengangguk.
"Ayo Bubu biar Jeyun antar kekamar" ajaknya seraya menarik tangan Taeyong yang kembali pasrah.
Satu hal yang Taeyong pelajari setelah mengenal Jaehyun selama empat jam ini--- dia itu keras kepala dan tidak bisa dibantah. Bahkan orangtuanya saja tidak bisa menolak keinginannya.
Ck. Tipe otoriter dan berkuasa. Menyebalkan.
"Bubu. Sekarang ini kamarmu" ucap Jaehyun yang membuat Taeyong berdecak kagum.
Kamar yang dipijakinya itu benar-benar mengagumkan.
Terlihat elegan dan berkelas. Taeyong bahkan sempat berpikir kalau ini yang namanya rumah dalam rumah.
"K-kau serius?" Jaehyun mengangguk kemudian berjalan lebih dulu kearah tempat tidur dan berbaring.
"Bubu sini. Katanya mau tidur" panggil Jaehyun seraya menepuk tempat disampingnya membuat kening Taeyong mengerut bingung.
"Kenapa kau tidur disana?" kali ini kening Jaehyun yang mengerut bingung.
"Inikan kamar Jeyun? Tentu saja Jeyun tidur disini" jawabnya kemudian memasang senyum semanis gula.
Taeyong tidak tahan. Untuk melayangkan tangannya kepipi Jaehyun maksudnya.
"Aku dikamar lain saja kalau begitu"
"NO. Bubu tidur disini dengan Jeyun. Tidak ada penolakan" ucap Jaehyun yang membuat Taeyong menarik napas dalam-dalam.
"Bersabarlah Lee Taeyong. Yang didepan itu hanya bocah tidak akan berbahaya" ucapnya sebelum berjalan menghampiri Jaehyun yang seketika tersenyum lebar.
"Apa yang kau lakukan?"
"Memelukmu" balas Jaehyun yang sekarang memeluk Taeyong dalam rengkuhan hangatnya.
"Selamat tidur Bubu" bisik Jaehyun yang ikut memejamkan matanya.
Sementara itu disebuah ruangan di rumah yang sama terlihat Baekhyun yang sedang duduk dipangkuan Chanyeol yang terlihat sibuk membaca kertas ditangannya.
"Kau yakin tidak masalah membiarkan Taeyong bersama Jaehyun?" tanya Baekhyun yang menyandarkan dagunya dibahu Chanyeol.
"Biarkan saja sayang. Jaehyun tau apa yang harus dia lakukan" balas Chanyeol tenang.
"Tapi--- bukankah aku sudah memberitahumu kalau Taeyong adalah mata-mata? Bisa saja dia salah satu orang yang dikirim musuh kita" ucap Baekhyun yang membuat Chanyeol terkekeh.
"Taeyong bukan salah satu dari mereka"
"Maksudmu?" tanya Baekhyun yang sekarang menarik diri dan menatap lekat si dominan yang mengulas senyum tampan.
"Sebenarnya aku juga baru menyadarinya. Kalau Taeyong adalah salah satu agent terbaik yang dimiliki Sehun. Entah apa alasannya bocah itu mengirimnya pada Jaehyun tapi kuyakin itu untuk keamanannya" jelas Chanyeol yang membuat Baekhyun terlihat menghela napas lega.
"Apa menurutmu Jaehyun tau?"
"Mungkin saja. Jaehyun anak yang cerdas dan mungkin lebih tau soal organisasi itu dibanding aku" ucap Chanyeol seraya menyugar rambutnya kebelakang.
KAMU SEDANG MEMBACA
ATTENTION (END)
Action----BXB---- Park Family ___ CHANBAEK. JAEYONG.HUNKAI Kisah ini menceritakan tentang cinta, obsesi dan dendam. Keserakahan dari orang-orang egois yang memuja kekuasaan dunia fana membuat mereka tanpa pikir panjang, membunuh demi kepentingan pribadi...
