Boruto, Inojin dan Shikadai memimpin perjalanan mereka mengejar beberapa anggota Akatsuki yang membawa Sarada dan Cho-Cho tadi. Dibelakang mereka ada Naruto, Shikamaru, Omoi dan Karui sedangkan Sai ia melanjutkan pemantauannya tadi.
Sai memiliki tugas khusus dari Tuan Danzo untuk mencari markas Orochimaru. Ia ikut bersama dengan Naruto dan yang lainnya agar tidak menimbulkan kecurigaan dari mereka semua. Mengenal sosok Inojin, yang berasal dari masa depan membuatnya sedikit tidak percaya.
Satu-satunya ikatan yang ia miliki hanya ada pada Shin, namun sayang Shin sudah tidak ada lagi, bersamaan dengan hilangnya perasaannya. Selama ini, ia di bimbing oleh Danzo dimana ia harus menomor duakan Perasaan dan mengutamakan Misi.
"Dimana mereka pergi?"
"Aku ingat, mereka kearah sini tadi"
"Naruto, apa kau bisa menggunakan Sage mode mu?"
"Itu agak sulit, -ttebayo. Aku belum terlalu mahir lagi pula itu membutuhkan bantu dari minyak katak gunung Myoboku"
Naruto ingat saat ia melawan pain, ia beberapa kali berada dalam keadaan yang agak terdesak. Untung saja sebelum menuju Konoha, ia meninggalkan dua kagebunsin miliknya di sana untuk menyerap Cakra alam.
"Bagaimana dengan instingmu? Kau juga mahir disana kan?"
"Hnm, aku punya ide. aku akan menggunakan jurus andalanku, Tajuu Kage Bunshin no Jutsu"
"Ayah bisa membuat bayangan sebanyak ini?"
"Yah, itulah Naruto. Ninja yang memiliki banyak kejutan"
"Kenapa kau tidak menggunakannya dari tadi, Naruto no Baka!?" tanya Karui
"Aku masih belum pulih tadi, ingat kau memukul aku tanpa ampun tadi"
Banyangkan yang di keluarkan oleh Naruto mencapai 1000, ah tidak. Mungkin lebih dari pada itu, Boruto mulai sedikit kagum pada ayahnya. Di masa depan ayahnya hanya lebih sering menggunakan jurus bayangan yang hanya bisa memunculkan 3-10 unit bayangan jika pekerjaan ayahnya banyak.
"Hnm, paman Shikamaru."
"Hnm?"
"Apa paman sudah lama mengenal Ayahku?"
"Tentu saja"
"Bisa ceritakan bagaimana dia dulu?"
"Mendokusein. Seperti yang aku katakan tadi, dia adalah Shinobi yang penuh dengan kejutan. Dulu, orang-orang selalu mengucilkannya karena siluman rubah yang ada di dalam tubuhnya..."
"Ia tidak pernah pantang menyerah dan selalu giat berlatih untuk membawa Sasuke kembali ke Konoha. Bagiku Naruto tetaplah Naruto yang menyebalkan, tapi juga teman yang setia kawan"
"Paman Sasuke,yah?"
"Aku tidak tahu bagaimana cara Naruto membawa Sasuke kembali, tapi ku pikir di masa depan semuanya akan baik-baik saja. Aku yakin suatu saat nanti dia akan menjadi hokage yang hebat"
"Yah, paman benar. Ayahku adalah orang yang hebat meskipun jika di rumah ia akan menjadi ayah yang Bodoh"
Naruto sudah memerintahkan bayangannya untuk berpencar dan mencari keberadaan Sarada dan Cho-Cho. Di sisi lain, Sarada dan Cho-Cho sudah berada di sebuah ruangan yang gelap gulita sama sekali tidak ada penerangan. Tubuh mereka berdua terikat ke belakang dengan sangat erat.
"Sarada, aku kehilangan kripik kentangku"
"Huh, ada dimana kita sekarang. Tempat ini sangat gelap dan terasa sedikit lembab"
"Bagaimana ini, Sarada? Aku mau pulang"
"Tenanglah. Aku yakin Boruto dan lainnya sedang mencari kita"
Sejujurnya Sarada juga merasa takut sekarang, siang tadi mereka tidak sengaja berjumpa dengan beberapa orang berjubah hitam merah di perjalanan. Salah satu diantara mereka menggunakan topeng dan satunya lagi pengguna elemen Bom dan satunya lagi pengendali Boneka.
Sarada tidak tahu pasti siapa mereka namun perhatiannya lebih ke pada orang yang bertopeng, mata orang bertopeng itu seperti mata milik klannya Mangekyo Sharingan. Dan entah bagaimana bisa Ia dan Cho-Cho sudah berada di sini dalam sekejap.
"Hei, akan kita apakan kedua bocah itu?"
"Bagaimana kalau kita bermain dengan mereka? Aku jadi ingin menjadikan mereka salah satu dari koleksi boneka ku"
"Tidak, aku rasa mereka hanya anak biasa yang tidak mengancam. Bagaimana kalau kita memberikan mereka makanan?"
"Tobi, apa kau gila? Bagaimana jika mereka adalah mata-mata dari suatu desa?"
"Kau terlalu khawatir Dei, mereka hanya anak kecil tahu. Tidak akan berbahaya"
"Mengapa kita tidak menunggu Itachi dan Hidan dulu, kurasa sebentar lagi mereka akan kembali"
Sarada membulatkan matanya, sejak tadi ia mendengar pembicaraan yang terjadi diantara ketiga orang tadi. Pamannya Itachi ada di markas ini, dan sebentar lagi akan kembali. Bagi Sarada ini adalah keuntungan tersendiri baginya, ia harus bertemu dengan Pamannya dan memberitahu semua hal tentang ayahnya agar tidak terjadi pertarungan di antara paman dan ayahnya.
"Aku harus mencari cara untuk keluar"
"Sarada, bagaimana sekarang?" Lesu Cho-Cho
"Biarkan aku berpikir sebentar"
"Sarada"
"Tenanglah Cho-Cho, kita tidak akan dalam bahaya"
Setelah lama berpikir, akhirnya sebuah ide muncul di pikiran Sarada.
"Cho-Cho, kau lapar kan?"
"Tentu saja, perutku sudah keroncongan sejak tadi"
"Kalau begitu, minta saja pada mereka"
"Maksudmu, orang-orang di luar itu?"
"Iya, buat mereka sibuk dan aku akan mencoba untuk mencari jalan keluar"
Cho-Cho mengikuti apa yang Sarada katakan, ia memanggil orang-orang yang berada di luar untuk masuk kedalam ruangan mereka. Sementara Sarada mencoba untuk melepaskan ikatan tangannya, lalu mengendap-endap keluar dari ruangan itu.
"Hei, kau rambut kuning"
"Apa kau memanggilku?"
"Tentu saja, memang siapa lagi yang berambut kuning disini?"
"Ada apa?"
"Aku lapar, tolong bawakan aku makanan, aku mau makan burger ekstra pedas dan Ramen"
"Burger?"
"Iya, apa kau tidak tahu apa itu burger, makanan yang dilapisi oleh sayuran serta daging panggang dengan tambahan saos dan roti sebagai pengalas dan atasannya"
"Hah, hei Tobi, apa kau tahu makanan apa yang di maksud oleh anak ini?"
"Sasori, apa kau tahu?"
"Jangan bicara padaku"
Sarada yang sudah lepas dari tali kini mengendap-endap keluar ruangan. Ia akan mencari petunjuk sedikit mengenai tempat ini, lalu mencari Pamannya untuk mengatakan tujuannya, setelah itu ia akan mencari Sasuke ayahnya dan membawanya kembali ke Konoha, agar bisa menyelesaikan segala kesalahpahaman diantara keduanya. Serta yang paling utama sekarang, menghapus nama buruk kedua uchiha bersaudara ini di mata masyarakat.
Tbc
Cerita ini hanya karangan belaka, terdapat banyak perbedaan dari karakter di cerita dan di Anime/manganya.
Ditunggu akhir pekan nanti
Untuk next chapternya
ありがとう 🙏
KAMU SEDANG MEMBACA
FROM FUTURE ✅
Fanfiction👤Karakter milik MASASHI KISHIMOTO dan MIKIO IKEMOTO. 🖼️Pinteres "Mana ada Ninja yang bisa menciptakan Alat seperti itu -ttebayo, kau jangan membohongi aku Bocah" Uzumaki Naruto "BAKA Otou-san!!! Aku serius -ttebasa. aku anakmu di masa depan" Uzum...
