Sore hari setelah makan siang tadi, Boruto dkk.a serta Naruto remaja dan yang lainnya kembali melakukan pencarian, setelah lama beristirahat tadi. Mereka akan fokus mencari dan jika bisa juga akan menyelinap masuk kedalam markas Akatsuki untuk mencari guru dari Karui dan Omoi serta Sarada dan Cho-Cho yang ikut di bawa oleh beberapa orang berjubah dengan motif awan merah.
"Hei..."
"Nani?"
"Ucapan mu bisa dipegang kan? Guruku akan baik-baik saja?" tanya Karui untuk kesekian kalinya.
"Tenang saja, lagi pula Akatsuki membutuhkan waktu yang lama untuk mengeluarkan Bijuu dari Jinchuuriki-nya" jawab Naruto dengan malasnya.
"Tou-san..."
"Hnm?" Tole Naruto tepat ke arah Boruto yang tepat di sampingnya
"Seberapa kuat Akatsuki itu jika di bandingkan dengan Otsutsuki?"
"Otsutsuki? Apa itu?"
"Ah, maksudku apa Akatsuki adalah organisasi yang sangat di takuti? Dan seberapa kuat mereka?"
"Hnm, Bisa saja. Mengenai kekuatannya kau bisa lihat sendiri ketika penyerangan pain."
Setelah lama melompati pepohonan akhirnya mereka tiba di sebuah tempat, di hadapan mereka sekarang ada sebuah goa. Berdasarkan hasil penyelidikan Sai dan Inojin, goa ini adalah salah satu tempat persembunyian organisasi Akatsuki atau mungkin tempat persembunyian Orochimaru?, Hanya dengan mengeceknya secara langsung maka mereka akan tau.
"Ayo cepat Kuta masuk"
"Apa kalian yakin, ini tempatnya? Disini sangat gelap dan pengap"
"Bagaimana kita bisa tau kalau kita tidak mengeceknya"
"Kalau begitu ayo kita masuk, -ttebasan"
"Berhati-hatilah Boruto, kita tidak tau ada apa didalam sana"
"Aku tau, -ttebasan"
"Ck, dasar anak nakal"
Boruto berhenti berjalan, mendengar kalimat itu dari Naruto remaja membuatnya sedikit rindu pada ayahnya di masa depan, entah apa yang sedang dilakukan oleh ayahnya di masa depan. Apakah Ayahnya di masa depan khawatir karena ia tak pulang selama berhari-hari atau masih tetap sibuk dengan segudang dokumen yang menumpuk di atas meja kerjanya.
Lebih dari pada itu, Boruto sangat merindukan pelukan ibunya dan Hima adiknya. Naruto yang melihat Boruto berhenti memegang pundak putra masa depannya itu seraya tersenyum.
"Jangan khawatir, mungkin sebentar lagi kalian akan segera kembali ke masa kalian"
"Aku tau, -ttebasan'"
"Bolt ayo kemari, aku menemukan benda aneh di ruangan ini" ucap Shikadai
"Apa yang kau temukan?"
"Lihat, ini seperti pipa yang menghubungkannya dengan tabung besar"
"Hei, lihat di dalam tabung ini ada manusia"
"Apa? Sebenarnya tempat apa ini -ttebasan"
Sai, Shikamaru, Naruto, Omoi dan Karui menghampiri ruangan yang tadinya dimasuki oleh genin masa depan itu. Melihat apa yang ada di dalam ruangan itu membuat Naruto kembali teringat pada salah satu misinya saat genin dulu ketika ia ikut bersama dengan Ino, dan Shino dalam menjalankan misi yang bersangkutan dengan Orochimaru.
"Ini tidak salah lagi, sepertinya kita salah masuk markas -ttebayo"
"Ada apa Naruto?"
"Markas ini bukan tempat persembunyian Akatsuki melainkan salah satu markas persembunyian Orochimaru?"
"Orochimaru? Aku seperti pernah mendengar nama itu, tapi dimana yah?" ucap Boruto sambil sedikit berpikir
"Astaga... Aku ingat sekarang"
"Apa kau mengenal orang yang bernama Orochimaru?"
"Aku belum pernah bertemu dengannya, tapi Sarada pernah bercerita tentang sosok Orochimaru"
"Hah?"
"Apa kau tau siapa orang Mitsuki?" Shikadai dan Inojin menggelengkan kepalanya
"Orang itu bernama Orochimaru, dan apa kau tau alasan Mitsuki hampir meninggalkan desa?"
"Aku hanya tau, Mitsuki pergi untuk mencari keluarganya"
"Sarada pernah mengatakannya pada ku soal sosok Orochimaru, ia dan Cho-Cho sampai bingung apa gender pria itu"
"Apa penampilannya seperti wanita?"
"Mungkin saja, makanya Mitsuki sampai bingung dia adalah ayah atau ibunya. Sayang sekali, padahal aku ingin melihat sosoknya tapi sepertinya dia tidak ada di sini"
"Hei, ayo pergi. Sepertinya Sarada dan Cho-Cho tidak ada disini"
"Tapi hari sudah malam, bisakah kita beristirahat saja disini?"
Kelima remaja itu berpikir sebentar, menginap semalam disini mungkin tidaklah masalah, namun mereka juga tidak tau apakah markas ini sudah tak berpenghuni lagi ataukah masih ada Kabuto, kaki tangan Orochimaru. Karena yang mereka ketahui, Orochimaru sudah di bunuh oleh Sasuke sebelum Sasuke pergi dan membentuk tim Taka.
"Aku pikir tak masalah, lagi pula disini ada beberapa ruang kamar. Kita mungkin bisa menggunakannya untuk semalam"
"Tapi apakah aman?"
"Tenang, aku sudah mengeceknya dengan jutsu ku. Tidak ada orang yang menempati goa ini lagi" kata Sai
"Baiklah, kalau begitu. Anak-anak sebaiknya kalian segera tidur. Kami akan bergantian untuk berjaga"
"Baiklah, ayah... Selamat malam"
Dilain tempat, Naruto dan Sasuke versi dewasa baru saja tiba di tepian sungai. Naruto mencoba untuk merasakan chakra Boruto dan yang lainnya lagi, namun terasa semakin menipis mungkin saja karena jarak mereka yang masih terbilang jauh.
"Bagaimana sekarang?"
"Kita harus tetap mencari mereka, dan membawa mereka kembali ke rumah"
" Bekas makanan ini masih belum lama, sebaiknya kita lanjut lagi"
"Hn"
"Anak-anak itu, tunggu saja jika aku sudah bertemu dengan mereka -ttebayo"
Naruto dan Sasuke kembali melanjutkan perjalanan mereka, sampai mereka tiba di depan sebuah gua. Dari sini Naruto bisa merasakan Cakra Boruto dan juga Cakra kurama secara bersamaan. Sasuke dan Naruto bersembunyi disebuah tempat yang tak jauh dari goa itu.
"Mereka disini, tapi.... Aku tidak bisa merasakan Chakra Sarada dan Cho-Cho"
"Sepertinya mereka terpisah"
"Kau benar, apa mungkin Sarada sedang bersama dengan dirimu?"
"Hnm, kuharap dia tidak mengatakan apapun, itu akan berdampak pada masa depan"
"Iya, aku juga berharap Boruto tidak mengatakan apa-apa padaku yang di masa ini, anak nakal itu"
Naruto dan Sasuke berjaga semalaman, mengamati ke arah goa dimana ketiga genin masa depan itu berada sekarang. Dalam pikiran Sasuke tak lepas dari Sarada putrinya, terutama mengingat perkataan Sarada beberapa Minggu lalu yang ingin mengubah masa lalunya jika di beri kesempatan untuk melakukan perjalanan waktu.
Tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
FROM FUTURE ✅
Fanfiction👤Karakter milik MASASHI KISHIMOTO dan MIKIO IKEMOTO. 🖼️Pinteres "Mana ada Ninja yang bisa menciptakan Alat seperti itu -ttebayo, kau jangan membohongi aku Bocah" Uzumaki Naruto "BAKA Otou-san!!! Aku serius -ttebasa. aku anakmu di masa depan" Uzum...
