Menuju Konoha

8.9K 690 37
                                        

Duo Naruto, Duo sasuke, Boruto dan Sarada sudah meninggalkan lokasi mereka. Sekarang saatnya mereka akan menemui Shikamaru dan yang lainnya. Naruto sudah mencoba mengenali jenis Cakra milik genin Konoha yang ikut bersama dengan Boruto dan Sarada.

"Bagaimana Ayah? Apa kau menemukan mereka?"

"Ya, lurus terus dan kita akan bertemu dengan mereka. Ada tambahan tiga orang diantara mereka."

"Siapa?"

"Salah satunya adalah Gaara"

"Eh, Gaara ada disini. Tapi untuk apa? Seharusnya ia sibuk mengurus Sunagakure."

"Tidak tau, dimasa lalu hal ini tidak pernah terjadi. Seharusnya kalian bertemu saat aku selesai mengurus Sakura. Ini terlalu cepat."

"Apa maksud Nanadaime, soal mengurus ibu?"

"Ah, dulu ada insiden kecil. Seseorang mengatakan pada sakura bahwa janji masa kecil itu sangat membuat aku menderita."

"Janji itu aku ucapkan saat pengejaran Sasuke yang pertama. Aku berjanji akan membawa dia kembali apapun yang terjadi."

"Lalu malam itu, dia datang memelukku dan menyatakan cinta. Aku sangat tau bagaimana perasaan Sakura pada Sasuke. Itu tidak akan mudah berubah. Dan kejadian selanjutnya kau sudah tau kan teme."

"Hmn, saat itu aku hampir melakukan kesalahan besar. Untung Naruto datang tepat waktu."

"Papa, apa yang terjadi setelah itu? Apa mama dalam bahaya dan Nanadaime yang sudah menyelamatkannya? Lalu dimana papa saat itu?"

"Saat itu teme tersesat di hutan, dia tidak bisa datang."

Dengan pelan Sasuke dewasa menghirup napasnya dalam-dalam, ia berharap agar mereka segera kembali ke masa depan dan tidak terhubung lagi dengan masa lalu. Sarada putrinya sangat banyak bertanya, ia pasti akan semakin mencari tahu perihal masa lalu papanya.

Di kondisi saat ini Sasuke dan Naruto remaja berada tepat di belakang mereka. Sejak tadi mereka berdua memandangi sosok mereka yang berasal dari masa depan. Benar-benar tidak dapat dipercaya, tapi hal ini memang sudah terjadi sekarang.

"Sasuke, apakah setelah semua ini kau akan kembali ke desa atau tetap bersama dengan hasil penelitian Orochimaru?"

"Kau tak perlu repot-repot peduli padaku. Kau bisa berbangga diri dengan menjadi pahlawan Konoha. Mereka sudah tidak mengucilkan mu."

"Aku tidak perduli dengan menjadi pahlawan atau menjadi monster rubah yang di benci. Aku hanya tidak bisa menerima jika aku sama sekali tidak bisa menggapaimu."

"Naruto, mengapa kau sangat perduli padaku?"

"Karena kau adalah temanku."

"Sebenarnya apa maksud perkataanmu itu?"

"Hah,yah. Aku sulit jika harus menjelaskannya. Tapi Sasuke, aku ingin bertanya padamu, siapa aku bagimu?"

Sasuke diam, ia tidak tahu harus mengatakan apa saat ini. Mungkin jika pertanyaan itu di berikan pada dirinya yang dewasa, ia akan mendapatkan jawabannya. Tapi, gengsinya terlalu tinggi jika hanya untuk bertanya tentang itu.

"Sudah jelas, kau masih belum mengerti aku sama sekali."

"Ayo cepat, kita bisa tertinggal dari mereka."

Siapa Naruto baginya? Mungkin apa yang ingin dikatakan oleh Sasuke adalah Naruto yang terlihat sangat pecundang. Tapi itu dulu, hampir 3 tahun lamanya mereka sudah tidak bertemu dan sekarang ini mereka sudah jelas semakin bertambah kuat.

FROM FUTURE ✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang